Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGGUNAAN APLIKASI ZELLO WALKIE TALKIE DIKALANGAN SOPIR TAKSI ONLINE DI KOTA BANDUNG Oktavianti, Meria; Fridha, Merry
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.287 KB)

Abstract

Taksi online, saat ini sudah menjadi fenomena yang biasa di beberapa kota besar di Indonesia, salah satunya di Kota Bandung. Banyak orang yang beralih profesi menjadi sopir taksi online, baik untuk pekerjaan tetap ataupun pekerjaan paruh waktu.Keberadaan para sopir taksionline ini memunculkan fenomena baru dalam penggunaan media komunikasi antar sesama sopir taksi online. Apabila sopir takdi konvensional mengguna handy talky sebagai media komunikasi yang menunjang pekerjaanya, berbeda dengan apa yang dilakukan oleh para sopir taksi online yang menggunakan aplikasi Zello Walkie Talkie sebagai media komunikasinya. Penggunaan aplilasi Zello Walkie Talkie tersebut menjadi sesuatu hal yang menarik untuk dikaji karena banyak aplikasi komunikasi yang mungkin untuk digunakan, tetapi mengapa para sopir taksi online di Kota Bandung memilih menggunakan aplikasiZello Walkie Talkiesebagai media komunikasisaat mereka bekerja.Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Adapun yang menjadi subjek penelitian ini adalah para sopir taksi online yang menggunakan aplikasi Zello Walkie Talkie dan tergabung dalam satu kelompok (group) yang sama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Zello Walkie Talkie dipilih oleh sopir taksi online di Kota Bandung dikarenakan penggunaannya yang mudah (user friendly), tidak memerlukan alat tambahan karena dapat langsung diinstall pada perangkat smartphone yang mereka miliki, dan tidak diperlukan biaya tambahan untuk penggunaan aplikasi tersebut. Kata Kunci :Aplikasi Android, Media Komunikasi,Taksi Online, Zello Walkie Talkie.
Eksploitasi Anak Melalui Akun Instagram (Analisis Wacana Kritis Praktek Sharenting oleh Selebgram Ashanty & Rachel Venya) Fridha, Merry; Irawan, Rahmat Edi
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i1.10703

Abstract

Praktek sharenting seringkali ditemui di akun instagram seseorang demikian pula dengan selebgram Ashanty dan Rachel Venya. Praktek sharenting ditandai dengan kerapnya orang tua membagi foto atau video anaknya ke media sosial. Penelitian ini menggunakan Analisis Wacana Kritis model Teun A. Van Dijk dan dari perspektif teoritis akan digunakan teori Szikoanalisis dari De Leuze Guatari. Szikoanalisis, di ibaratkan sebagai sebuah mesin hasrat yang terus bergerak, selalu diproduksi dan direproduksi untuk memuaskan subyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis wacana teks (level mikro, superstruktur hingga makro) kedua selebgram ini memanfaatkan kelucuan dan kecerdasan anak mereka demi publisitas melalui foto, caption maupun tagar di instagram. Pada level kognisi Sosial, peneliti menganalisis bahwa praktek sharenting tidak didasari pada pemahaman akan literasi media akan data privasi. Hasil analisis pada level konteks sosial memperlihatkan bahwa praktek sharenting dapat berujung pada eksploitasi anak karena orang tua mendapatkan keuntungan secara finansial dari endorse sebuah produk/jasa yang menggunakan anaknya menjadi model iklan. Di sisi lain masyarakat tidak menganggap kegiatan sharenting sebagai bentuk eksploitasi dan malah memberi dukungan positif terhadap foto atau video yang diunggah ke dua selebgram tersebut.
Comprehensive Sexuality Education Sebagai Pencegahan Terhadap Kekerasan Seksual Pada Siswa-Siswi SMP 8 Surabaya Merry Fridha; Haryanti, Astri
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.537 KB) | DOI: 10.36456/penamas.vol4.no1.a2382

Abstract

Kekerasan seksual di Jawa Timur menunjukkan angka yang memprihatinkan. Menurut data Polda Jatim jumlah kekerasan seksual selama bulan Januari-Februari 2019 di Jawa Timur mencapai 117 anak (merdeka.com diunduh 12 Agustus 2019). Sebagian besar korban mengalami kekerasan seksual di rumah dan menyusul tempat kedua adalah sekolah. Ironis memang, tempat yang seharusnya aman malah menjadi tempat membahayakan bagi anak. Permasalahan yang kerap terjadi pada korban kekerasan seksual adalah viktimasasi seksua yaitu korban merasa hal tersebut adalah aib sehingga kasus-kasus kekerasan seksual pun laksana gunung es, dimana banyak korban yang enggan atau tidak melaporkan. Untuk itu maka, upaya pencegahan kekerasan seksual diperlukan untuk memberikan pengetahuan kepada anak agar anak mampu melakukan deteksi diri terkait bahaya-bahaya yang bisa saja mengancam dimanapun dia berada. Upaya pencegahan ini diberikan dalam bentuk psikoedukasi kepada siswa-siswi SMP di SMP 8 Surabaya dengan jumlah siswa yang mengikuti Psikoeduasi berjumlah 54 orang. Untuk mengetahui efektifitas program psikoedukasi yang diberi nama comprehensive sexuality education ini, maka siswa-siswi yang menjadi partisipan diminta untuk mengisi pre-test dan setelah mengikuti program partisipan diminta untuk menjawab post-test guna mengukur pemahaman partisipan. Berdasarkan data yang diperoleh melalui kedua test tersebut maka dapat disimpulkan bahwa siswa memiliki perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah diberikan materi terkait pendidikan seksual. Hal ini menunjukkan bahwa siswa mulai memahami hal apa saja yang sebaiknya dapat ia lakukan sehingga dapat terhindar dari kekerasan seksual, termasuk resiko yang akan diterima ketika mereka melakukan hubungan seksual.
Analisis Framing Pemberitaan Kebijakan Pemerintah Terkait Ketenagakerjaan sebagai Dampak Covid 19 di Kompas.com dan Malaysiakini Palupi, Merry Fridha Tri; Irawan, Rahmat Edi
representamen Vol 6 No 02 (2020): Jurnal Representamen Volume 6 No 02 Oktober 2020
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/representamen.v6i02.4262

Abstract

Abstract In the beginning of 2020 the mass media coverage was adorned with information about covid-19 outbreaks. The spread of covid-19 has crossed continents and even the rest of the world, making this period called as pandemic because it has infected 4.9 million people. The magnitude of this incident made the media including Kompas.com and Malaysiakini.com continue to convey information not only about health issues, but also other impacts in various fields such as law, politics, security and other social issues such as the economy and employment. This online news portal from Indonesia and Malaysia always reports on the development of covid-19 outbreaks in their respective countries. So much news was uploaded by the two online media that researcher only chose one news related to labor policy as the impact of covid-19 outbreaks. Using the theory of reality construction from Peter L. Berger, researcher analyzed the news framing using Robert N Enmant's model. The results showed an imbalance between the two online news portals because it only represented one party, where Kompas.com fetched news about wages from the point of view of the business world while Malaysiakini framed the appeal for the suspension of Eid Al-fitr leave that delivered by Mufti P Pinang as an opinion leader who respected by the Malaysian society. Keywords: Framing Analysis, Policy, Labor, Pandemic, Online Media.
Pengaruh Komunikasi Organisasi terhadap Kinerja Karyawan di PT. Feva Indonesia Islami, Annisa Nur; Palupi, Merry Fridha Tri; Romadhan, Mohammad Insan
representamen Vol 7 No 01 (2021): Jurnal Representamen Volume 7 No 01 April 2021
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/representamen.v7i01.5127

Abstract

This study examines the influence of organizational communication on employee performance at PT. Feva Indonesia. Organizational communication has an important meaning in delivering messages within the scope of the organization. One of the organizational behaviors in which there is the delivery of person and information connecting aspects. Good communication fluency depends on a person's ability to communicate and communicate it. The problems that occur are because the communication process is not going well so that information from superiors to employees can cause a misunderstanding because the information conveyed is not understood. With good organizational communication, it is hoped that employee performance will also increase, because it is not an easy thing to improve employee performance. This type of quantitative research uses the total population of employees of PT. Feva Indonesia. Researchers have a role as key informants of 70 employees. The total population is less than 100 people, taken 70 respondents or total sampling. The research conclusion is that organizational communication variables have a significant effect on company performance.Keywords: organizational communication, employee performance
KONSTRUKSI MAKNA KENCAN DI SITUS PENCARIAN JODOH TINDER (Studi Fenomenologi Pada Pria Pengguna Tinder Di Jakarta) Fridha, Merry; Octavianti, Meria
Jurnal Nomosleca Vol 2, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/nomosleca.v2i2.625

Abstract

Abstract The use of a mate search application is currently being used by the people of Indonesia crowded. This is evidenced by the number of applications such as beetalk mate search, meowchat, OkCupid, tinder and much more. Mate search site can be trusted to provide solutions for speed and accuracy of the arrival of a mate for its users. This phenomenon will create a shift in meaning where in the past dating dating will be conducted by a couple who have gone through the introductory stage, approach, new assessment followed by a date. But today the stage is shortened to introduction through tinder mate search application, and then meet for a date. So dating conducted a blind date (blind date) because the two people familiar with the dating without opponents date. This attracted the attention of researchers so that researchers intrigued to know how meaning construction dating site matchmaking search Tinder (Phenomenology Study on Men Tinder Users in Jakarta). The theory used in this research is the theory of Computer Mediated Communication (CMC) and the Social Penetration Theory. With Qualitative research methodologies and approaches phenomenology, the study provides an overview of Constructivist paradigm will shift the meaning of dating for men dating search app users in the application tinder. The results showed that male informants in Jakarta tinder users will choose a date, like selecting items preferably in the online shop. If they like the woman then they will be invited to meet and relationships can be moved quickly towards the dating stage. Meaning of dating that is identified with the stages of relationship "intimate" into shorter stages. Keywords: Construction Meaning, dating, online dating app Tinder, Computer mediated communicationDOI : https://doi.org/10.26905/nomosleca.v2i2.625 
Eksploitasi Anak Melalui Akun Instagram (Analisis Wacana Kritis Praktek Sharenting oleh Selebgram Ashanty & Rachel Venya) Merry Fridha; Rahmat Edi Irawan
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i1.10703

Abstract

Praktek sharenting seringkali ditemui di akun instagram seseorang demikian pula dengan selebgram Ashanty dan Rachel Venya. Praktek sharenting ditandai dengan kerapnya orang tua membagi foto atau video anaknya ke media sosial. Penelitian ini menggunakan Analisis Wacana Kritis model Teun A. Van Dijk dan dari perspektif teoritis akan digunakan teori Szikoanalisis dari De Leuze Guatari. Szikoanalisis, di ibaratkan sebagai sebuah mesin hasrat yang terus bergerak, selalu diproduksi dan direproduksi untuk memuaskan subyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis wacana teks (level mikro, superstruktur hingga makro) kedua selebgram ini memanfaatkan kelucuan dan kecerdasan anak mereka demi publisitas melalui foto, caption maupun tagar di instagram. Pada level kognisi Sosial, peneliti menganalisis bahwa praktek sharenting tidak didasari pada pemahaman akan literasi media akan data privasi. Hasil analisis pada level konteks sosial memperlihatkan bahwa praktek sharenting dapat berujung pada eksploitasi anak karena orang tua mendapatkan keuntungan secara finansial dari endorse sebuah produk/jasa yang menggunakan anaknya menjadi model iklan. Di sisi lain masyarakat tidak menganggap kegiatan sharenting sebagai bentuk eksploitasi dan malah memberi dukungan positif terhadap foto atau video yang diunggah ke dua selebgram tersebut.
Edukasi Literasi Digital pada Remaja dalam Menangkal Cyberbullying Merry Fridha Tri Palupi; Fitri Norhabiba
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 4 (2021): August Pages 725-1020
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i4.408

Abstract

Revolusi industri 4.0 merupakan transformasi digital yang digambarkan sebagai sebuah pertukaran data dalam bidang teknologi komunikasi di mana digital dan fisik bersatu membuat pertukaran data secara real time. Demikian canggihnya, sehingga perubahan teknologi ini harus diimbangi dengan pola perilaku remaja sebagai pengguna terbanyak kedua dalam penggunaan media digital yaitu sebesar 18,72% (bps.go.id, diakses Agustus 2021). Dengan demikian, remaja harus bijak dalam bermedia. Kegiatan literasi digital merupakan langkah penting dan sesuai dengan program Kominfo yang menargetkan 12,5 juta masyarakat Indonesia terliterasi digital setiap tahunnya, sehingga 50 juta masyarakat akan terliterasi pada tahun 2024 (Agustini, 2021). Melihat pentingnya kegiatan tersebut, maka tim pengabdi melaksanakan kegiatan ini dengan mitra komunitas Cacak Yuk Lumajang yaitu sebuah komunitas yang mewadahi Putra-putri Duta Wisata Kabupaten Lumajang dan berada di bawah naungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang. Tim pengabdi berfokus pada pengenalan mengenai literasi digital dan bagaimana menangkal cyberbullying dengan bentuk kegiatan berupa workshop dan sharing session. Kegiatan ini di ikuti oleh 54 peserta. Sebelum kegiatan, peserta mengisi pretest dan setelah kegiatan peserta mengisi post-test. Dari hasil tersebut ditemukan 17 orang menjadi pelaku dan korban cyberbullying. Dan di akhir kegiatan pemahaman peserta akan literasi digital semakin bertambah dan peserta lebih memahami cara untuk menangkal cyberbullying.
Comprehensive Sexuality Education Sebagai Pencegahan Terhadap Kekerasan Seksual Pada Siswa-Siswi SMP 8 Surabaya Merry Fridha; Astri Haryanti
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol4.no1.a2382

Abstract

Kekerasan seksual di Jawa Timur menunjukkan angka yang memprihatinkan. Menurut data Polda Jatim jumlah kekerasan seksual selama bulan Januari-Februari 2019 di Jawa Timur mencapai 117 anak (merdeka.com diunduh 12 Agustus 2019). Sebagian besar korban mengalami kekerasan seksual di rumah dan menyusul tempat kedua adalah sekolah. Ironis memang, tempat yang seharusnya aman malah menjadi tempat membahayakan bagi anak. Permasalahan yang kerap terjadi pada korban kekerasan seksual adalah viktimasasi seksua yaitu korban merasa hal tersebut adalah aib sehingga kasus-kasus kekerasan seksual pun laksana gunung es, dimana banyak korban yang enggan atau tidak melaporkan. Untuk itu maka, upaya pencegahan kekerasan seksual diperlukan untuk memberikan pengetahuan kepada anak agar anak mampu melakukan deteksi diri terkait bahaya-bahaya yang bisa saja mengancam dimanapun dia berada. Upaya pencegahan ini diberikan dalam bentuk psikoedukasi kepada siswa-siswi SMP di SMP 8 Surabaya dengan jumlah siswa yang mengikuti Psikoeduasi berjumlah 54 orang. Untuk mengetahui efektifitas program psikoedukasi yang diberi nama comprehensive sexuality education ini, maka siswa-siswi yang menjadi partisipan diminta untuk mengisi pre-test dan setelah mengikuti program partisipan diminta untuk menjawab post-test guna mengukur pemahaman partisipan. Berdasarkan data yang diperoleh melalui kedua test tersebut maka dapat disimpulkan bahwa siswa memiliki perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah diberikan materi terkait pendidikan seksual. Hal ini menunjukkan bahwa siswa mulai memahami hal apa saja yang sebaiknya dapat ia lakukan sehingga dapat terhindar dari kekerasan seksual, termasuk resiko yang akan diterima ketika mereka melakukan hubungan seksual.
HUBUNGAN TERPAAN IKLAN SHOPEE SERTA TOKOPEDIA, AKSES APLIKASI DAN MINAT MEMBELI PADA MAHASISWA UNTAG SURABAYA Fitri Norhabiba; Merry Fridha Tri Palupi; Afifatur Rohimah
Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Vol 3, No 2 (2019): JURNAL KOMUNIKASI DAN KAJIAN MEDIA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jkkm.v3i2.1885

Abstract

The internet has brought many changes to society. As a new media, the internet not only has a function as a means of producing and distributing messages as other traditional media, but also as a media for storing messages. The convenience offered then developed into an application that makes it easy for users to be accessed at any time. Consumer behavior changes from traditional to online.This study examines aspects of the elaboration likelihood model and advertising exposure that are associated with consumer behavior for young people, especially at the student level and is a portrait contribution of a small proportion of young people in urban areas.This research took place in Untag Surabaya. The campus location was chosen because it is in the middle of the city and represents the profile of urban students for research. The population is Untag Surabaya students, amounting to 13849 students. Samples taken were 160 students, according to the calculation of Slovin formula, sampling by systematic random sampling. This type of research is quantitative descriptive in which data is taken to describe and generalize portraits of adolescent urban students.The results showed that there was a positive, moderate, and significant relationship between shopee advertising exposure and Tokedia, access to applications, and buying interest in Untag students, r (160) = 0.560 and 0.560, p <0.01. So it can be concluded that the higher exposure to Shopee and Tokedia advertisements, the higher the application access, the higher the buying interest.