Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Merpsy Journal

Stres Kerja dan Dukungan Sosial terhadap Turnover Intention pada Pekerja Barista Sofia Sofia; Winy Nila Wisudawati
Merpsy Journal Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/merpsy.v15i1.19752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh stres kerja dan dukungan sosial terhadap turnover intention pada pekerja barista di Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan subjek pekerja barista yang ada di Kota Tangerang. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak100 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh stres kerja dan dukungan sosial terhadap turnover intention pada pekerja barista di Kota Tangerang. Variabel stres kerja berpangaruh positif terhadap turnover intention dengan artian jika stres kerja naik maka turnover intention juga akan naik, sedangkan variabel dukungan sosial berpengaruh negatif terhadap turnover intention dengan artian jika dukungan sosial naik maka turnover intention turun dan sebaliknya jika dukungan sosial turun maka turnover intention naik. Turnover intention dipengaruhi oleh stres kerja dan dukungan sosial sebesar 16,8%. 
Online Relationship dengan Self disclosure di Instagram pada Remaja Paranagari, Vira; Wisudawati, Winy Nila
Merpsy Journal Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/merpsy.v16i1.19751

Abstract

Dimasa sekarang ini banyak orang lebih memilih untuk berinteraksi melalui media sosial karena lebih efisien dan mudah, namun dibalik kemudahan nya terdapat bahaya dari media sosial yang mengintai pengguna nya. Karena jejak digital yang sulit untuk dihapuskan dapat menjadi boomerang tersendiri bagi pengguna nya terutama dalam hal pengungkapan diri karena berbagai informasi diri yang tersebar di internet akan dapat dengan mudah di salahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Meskipun begitu masih banyak pengguna yang tidak segan untuk mengungkapkan dirinya melalui media sosial meski telah mengetahui bahaya nya.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara  onlinerelationship dengan self disclosure di instagram pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel pada penelitian ini adalah remaja usia 18-21 tahun, aktif dan memiliki akun Instagram pribadi. Jumlah responden pada penelitian ini berjumlah 191 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara interaksi sosial online dengan self disclosure di media sosial instagram pada remaja. Harapan dari adanya penelitian ini yaitu dapat menambah pengetahuan baru mengenai interaksi sosial online dan self disclosure di media sosial serta lebih memahami dinamika aktivitas pengguna media sosial dari sudut pandang ilmu psikologi.