Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Architecture, Landscape

Studi kasus evaluasi kualitas hunian berdasarkan fitur desain rumah pasca COVID-19 Rahmadhani, Gita; Helen, Nurrul
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tahun 2019, dunia dikejutkan dengan penyebaran penyakit yang diketahui sebagai Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19. Pemerintah menerbitkan berbagai strategi kebijakan untuk mengatasi penyebaran pandemi, salah satunya adalah berdiam di rumah. Rumah menjadi salah satu benteng pertahanan manusia sebagai bentuk resiliensi diri. Oleh karena itu, desain rumah harus bisa memenuhi kategori rumah sehat agar bisa melindungi penghuni dari penyakit. Namun, rumah yang telah terbangun seringkali belum memenuhi indikator rumah sehat. Artikel ini menganalisis dan memberikan rekomendasi desain pada salah satu rumah eksisting di Pekanbaru berdasarkan indikator rumah sehat pasca COVID-19. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa observasi dan teknik analisis data berupa analisis deskriptif. Kami mengggunakan hasil analisis untuk memberikan rekomendasi berupa peningkatan fitur rumah yang sesuai dengan indikator rumah sehat.
Perancangan Hunian Sewa dengan Mengimplementasikan Kriteria Hunian Sehat Pasca Pandemi COVID-19 Adi Eden Hasonangan; Angela Putri Rafiqah; Satria Markus; Nurrul Helen; R. Lisa Suryani
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan pada dunia arsitektur. Desain bangunan perlu beradaptasi dengan perubahan gaya hidup pasca pandemi, terutama hunian. Hunian tidak hanya untuk keluarga, namun juga bagi perantauan seperti mahasiswa atau pekerja yang jauh dari keluarga. Pandemi COVID-19 memberikan tantangan pada arsitek untuk menciptakan ruang yang aman dan sehat bagi penghuni di dalamnya. Artikel ini membahas implementasi desain arsitektur berdasarkan delapan kriteria hunian sehat pasca pandemi pada hunian sewa di Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa kajian literatur dan observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah narasi deskriptif untuk menjelaskan analisis tapak dan kebutuhan ruang. Kajian ini tidak hanya menghasilkan rancangan hunian aman dan sehat, namun juga hunian yang mampu merespon dan beradaptasi saat terjadi pandemi berikutnya. Meskipun begitu, hasil kajian ini memerlukan peningkatan dengan adanya kajian lebih lanjut mengenai preferensi penghuni hunian sewa dan kajian tentang material yang sehat untuk meningkatkan kinerja bangunan.
Studi Komparasi Penerapan Elemen Arsitektur Melayu pada Rumah Lontiok Melayu Di Kampar Rahmadhani, Gita; Arfiana, Luthfika; Dewi, Oriana Paramita; Helen, Nurrul; Dwi Annisa, Laili; Kuswoyo, Indra; Saspriatnadi, Morian; Nugraha, Nurzahwa Dwita; Isnaini
JALUR: Journal of Architecture, Landscape & Urban Design Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitektur tradisional Melayu diwujudkan dalam berbagai tipologi yang bervariasi antar wilayah. Rumah sebagai produk arsitektur memiliki hubungan erat dengan kehidupan manusia, sehingga tipologi arsitektur rumah secara tidak langsung dipengaruhi oleh pola perilaku pemiliknya. Rumah Lontiok merupakan salah satu bentuk arsitektur tradisional Melayu yang masih dapat dijumpai di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Kampar, yang dikenal kuat dengan budaya Melayunya. Di wilayah ini, masih terdapat masyarakat yang tinggal di rumah tradisional Lontiok. Namun, dinamika perilaku masyarakat modern turut memengaruhi perkembangan sosial dan budaya, termasuk dalam upaya pelestarian budaya Melayu di Kampar. Penelitian ini merupakan studi komparatif dua rumah Lontiok yang terletak di dua desa berbeda di Kabupaten Kampar, masing-masing dengan kondisi sosial dan lingkungan yang berbeda. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan penerapan arsitektur Melayu pada kedua rumah tersebut berdasarkan karakteristik tipologi arsitektur rumah tradisional Melayu. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai pelestarian nilai-nilai arsitektur tradisional dalam konteks kehidupan masyarakat masa kini.