Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu Rumah Tangga Dengan Angka Kejadian Diare di Kelurahan Bulakrejo Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo Nisa Nur Kusuma; Sunardi Sunardi; Nine Elissa Maharani
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2022): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, July 2022
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.435 KB) | DOI: 10.35473/proheallth.v4i2.1615

Abstract

Diare adalah suatu kondisi dimana seseorang buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, biasanya tiga kali atau lebih sehari dalam kurun waktu tiga bulan terakir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) perilaku penggunaan air yang bersih, perilaku jamban yang sehat, dan perilaku cuci tangan dengan sabun dan air yang bersih dengan angka kejadian diare ibu rumah tangga di Kelurahan Bulakrejo Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo. Jenis Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Populasi ibu rumah tangga Kelurahan Bulakrejo Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo sebanyak 194. Sampel Penelitian 107 responden.Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kejadian diare. Analisis data univariat dan bivariat Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% atau α= 5% = 0.05. Hasil Penelitian perilaku menggunakan air yang bersih kategori baik 51.4%; Perilaku menggunakan jamban yang sehat kategori baik 55,1%; Perilaku cuci tangan menggunakan sabun dan air yang bersih kategori baik 60,7%; Kejadian diare ibu rumah tangga sebanyak 44,9%; Ada hubungan perilaku menggunakan air yang bersih dengan kejadian diare (p value 0,000); Ada hubungan perilaku jamban yang sehat dengan kejadian diare (p value 0,000); Ada hubungan cuci tangan dengan sabun dan air yang bersih dengan kejadian diare (p value 0,000). Disarankan kepada pihak instansi kesehatan untuk lebih sering memberikan penyuluhan-penyuluhan kesehatan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan metode yang mudah dipahami oleh masyarakat khususnya ibu rumah tangga sehingga dapat berperilaku sehat untuk pencegahan penyakit diare.
Arah Masa Depan Rekam Medis Elektronik dalam Era Kesehatan Digital: Literature Review : Arah Masa Depan Rekam Medis Elektronik dalam Era Kesehatan Digital: Literature Review I Gusti Agung Ngurah Putra Pradnyantara; Harinto Nur Seha; Nisa Nur Kusuma
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2025): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v8i2.7306

Abstract

Electronic Medical Records (EMR) have become one of the key pillars of digital health transformation, particularly in improving documentation efficiency, quality of care, and patient data integration. However, the implementation of EMR in various countries, including Indonesia, still faces several challenges such as limited infrastructure, user resistance, data standardization issues, and information security concerns. This study is a scoping review aimed at mapping the challenges and strategies of EMR implementation based on relevant literature from the past ten years. Articles were searched through PubMed, Scopus, and Google Scholar using the keywords “electronic medical record,” “implementation challenges,” and “strategies.” The review findings indicate that the main barriers to EMR implementation include technical factors (interoperability, infrastructure costs), human factors (digital literacy of healthcare professionals, resistance to change), and organizational factors (management support, policies, and regulations). Strategies frequently recommended in the literature include continuous training, early stakeholder engagement in the planning phase, clear national policies, and strengthening data security and privacy. This study provides a comprehensive overview of the dynamics of EMR implementation and can serve as a basis for decision-making by healthcare managers and policymakers in supporting digital health transformation. Keywords: electronic medical record, implementation, challenges, strategies, scoping
Strategi Kebijakan Internal dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit: Systematic Literatur Review Andriani, Nurul Dwi; Rezyana Budi Syahputri; Nisa Nur Kusuma; I Gusti Agung Ngurah Putra Pradnyantara
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2026): Vol. 8 No. 1 (2026): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, January 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pelaksanaan pelayanan yang bermutu menjadi indikator keberhasilan rumah sakit dalam menjamin bahwa pelayanan kesehatan berjalan dengan adil, efektif, efisien serta berorientasi kepada kepuasan pasien. Pentingya penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang berbasis mutu menjadi tuntutan bagi pelayanan kesehatan. Untuk mencapai mutu pelayanan kesehatan yang baik, pentingnya untuk menyusun strategi kebijakan internal rumah sakit guna mencapai sasaran mutu pelayanan pasien. Penelitian ini disusun dan difokuskan dalam Upaya mendapatkan strategi kebijakan internal yang memiliki pengaruh penting dalam pelaksanaan mutu pelayanan kesehatan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Tahapan dalam penelitian ini yaitu merumuskan masalah penelitian, menelusuri literatur, menilai kualitas penelitian, menggabungkan hasil dan meletakkan temuan dalam konteks. Penelitian ini menggunakan kerangka PICO (Population, Intervention, Comparison, Outcome). Artikel yang dipilih dalam rentang waktu tahun 2021 hingga tahun 2025. Proses pencarian data dilakukan melalui beberapa basis data terindeks, yaitu Google Scholar, PubMed dan Science Direct. Seluruh proses ini kemudian sajikan menggunakan alur Diagram PRISMA Flow. Hasil penelitian didapatkan 16 Artikel yang dilakukan analisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan patient safety yang sesuai standart, pelaksanaan akreditasi pada pelayanan Kesehatan dan penerapan Rekam Medis Elektronik berpengaruh terhadap mutu pelayanan kesehatan di RS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi Kebijakan Internal yang dapat diimplementasikan dalam Upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dibagi menjadi tiga aspek ( patient safety, akreditasi dan Rekam Medik Elektronik). Ketiga aspek hasil penelitian ini relevan sebagai dasar perumusan kebijakan internal rumah sakit dalam peningkatan mutu pelayanan melalui penguatan patient safety, pemenuhan standar akreditasi, dan optimalisasi penerapan rekam medis elektronik. Kata kunci: Mutu, Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit ABSTRACT The implementation of quality services is an indicator of a hospital's success in ensuring that healthcare services are delivered fairly, effectively, efficiently, and with a focus on patient satisfaction. The importance of providing quality-based healthcare services has become a demand for health services. To achieve good quality in healthcare services, it is crucial to develop internal policy strategies within the hospital aimed at meeting the quality objectives for patient care. This research is organized and focused on efforts to obtain internal policy strategies that significantly influence the implementation of quality healthcare services. The research method employs a Systematic Literature Review (SLR) approach. The stages of this research include formulating, searching the literature, assessing the quality of research, combining results, and placing findings in context. This study uses PICO framework (Population, Intervention, Comparison, Outcome). The selected articles span the years 2021 to 2025. The data search process is conducted through several indexed databases, namely Google Scholar, PubMed, and Science Direct. The entire process is then presented using a PRISMA Flow Diagram. The research identified 16 articles for analysis. The results of the analysis indicate that the implementation of patient safety that meets standards, the implementation of accreditation in health services, and the application of Electronic Medical Records influence the quality of healthcare services in hospitals. The conclusion of this research is that internal policy strategies that can be implemented to improve the quality of healthcare services are divided into three aspects ( patient safety, accreditation, and Electronic Medical Records).  The findings provide empirical support for hospital management in formulating internal policies aimed at enhancing service quality through strengthening patient safety practices, meeting accreditation standards, and optimizing the use of electronic medical records.   Keywords: Quality, Healthcare, Hospital