Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN OLIVE OIL TERHADAP STRETCH MARK PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Intanwati Intanwati; Therecia Wijayanti; Marice Marice; Trivina Trivina; Youlenta Ernesontha
Journal of Midwifery and Health Administration Research Vol 3 No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu KesehatanBrebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11044428

Abstract

Latar Belakang: Stretch mark disebabkan oleh peregangan kulit selama kehamilan. Dampaknya antara lain rasa gatal, rasa hangat, kering, dan menurunkan kepercayaan diri hingga dapat mengganggu kehamilan. Olive oil merupakan bahan alami yang baik untuk perawatan kulit. Tujuan penelitian ini untuk pengaruh pemberian Olive oil terhadap stretch mark pada ibu hamil trimester III di Rumah Bersalin Mulia. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pre- eksperimen menggunakan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dari penelitian ini adalah ibu hamil trimester III primigravida di Rumah Bersalin Mulia, periode April-Juni 2023 yang berjumlah 89 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 18 responden ibu hamil primigravida trimester III. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil: Analisis Paired-T Test menunjukkan hasil P-value (1 > α 0.05), hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan skor stretch mark sebelum dan sesudah pemberian olive oil pada ibu hamil trimester III di Rumah Bersalin Mulia. Kesimpulan : Tidak ada pengaruh pemberian olive oil terhadap strecth mark pada ibu hamil trimester III di Rumah Bersalin Mulia. Pemberian olive oil dapat diberikan pada ibu hamil trimester III untuk meningkatkan perasaan positif dan kesejahteraan saja. Kata kunci: stretch; mark ;olive ;oil; hamil
SOSIALISASI PEMANFAATAN MINYAK KELAPA SEBAGAI MINYAK PIJAT UNTUK IBU DAN BAYI Efrosina Ludovika Kalista; Marsela Renasari Presty; Marice Marice; Therecia Wijayati; Lina Astuty; Susanna Susanna; Intanwati Intanwati; Agnes Dwiana Widi Astuty; Youlenta Ernesontha; Trivina Trivina
JOMUSE : Journal of Health Community Services Vol 2 No 1 (2023): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Stikes Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak Kelapa Murni dapat membantu pertumbuhan ekonomi tidak hanya di wilayah namun juga secara nasional di Indonesia. Meski demikian, masih banyak ditemukan potensi yang tidak dikembangkan secara maksimal oleh masing-masing wilayah. Salah satu yang hingga saat ini belum dapat dimaksimalkan adalah produk dari kelapa yang banyak di temui di Kalimantan Barat. Padahal produk olahan dari kelapa termasuk salah satu produk yang banyak diminta tidak hanya didalam negeri tapi juga sampai ke luar negeri. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk melakukan sosialisasi tentang pemanfaatan minyak kelapa sebagai minyak pijat untuk ibu dan bayi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah tahap persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi serta tahap pelaporan. Adapun hasil yang diperoleh yaitu sebelum dilakukan sosialisasi, masih banyak warga yang belum mengetahui fungsi dari minyak kelapa, selain itu pengetahuan ibu nifas terkait pijat oksitosin dengan tujuan memperlancar produksi ASI juga diketahui masih kurang begitu juga dengan penggunaan minyak kelapa dalam proses pemijatan tersebut. Namun setelah dilakukan sosialisasi, masyarakat memahami, bahwa selain menghasilkan gula dari kelapa, kelapa juga dapat memproduksi minyak kelapa murni yang dalam hal ini digunakan untuk minyak pijat terutama pada ibu dan bayi.
Pelatihan Pijat Bayi pada Kader Posyandu di dusun Konyo, Desa nangka, Kecamatan Menjalin Apriliana Pipin; Youlenta Erneshonta; Intanwati Intanwati; Marice Marice
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 4 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i1.6680

Abstract

Malnutrisi pada bayi dan balita dampaknya luas, sifatnya permanen dan tidak bisa diperbaiki. Rendahnya pemahaman Kader kesehatan terkait dengan pemantauan pertumbuhan anak merupakan salah satu penyebab meningkatnya angka malnutrisi dikarenakan tindakan koreksi yang terlambat atau bahkan terabaikan. Oleh karena itu, tim pengabdi memandang penting pemberian edukasi terkait pertumbuhan dan perkembangan anak serta pelatihan pijat bayi bagi kader sebagai upaya optimasilasi tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Menjalin, Kabupaten Ngabang pada bulan November 2024. Sasaran kegiatan ini adalah kader sebanyak 10 orang. Pelatihan pijat bayi diselenggarakan selama dua hari. Pada hari pertama, peserta kegiatan diminta untuk mengisi pre-test sebelum pemberian materi. Adapun materi yang disampaikan antara lain edukasi terkait pentingnya pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita, serta demonstrasi pijat bayi. Peserta kegiatan difasilitasi untuk melakukan diskusi tanya jawab dan praktik pijat bayi pada phantom. Pada hari kedua, peserta kegiatan dibagi menjadi 2 kelompok dan masing-masing kelompok didampingi oleh satu orang tim pengabdi untuk melakukan pijat bayi. Di sesi terakhir, peserta kegiatan diminta untuk mengisi post-test. Kegiatan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pijat bayi dan pemantauan pertumbuhan balita sasaran oleh peserta kegiatan. Target kegiatan ini dapat tercapai sesuai rencana, di mana terdapat peningkatan pemahaman sasaran terkait pertumbuhan dan perkembangan anak, peningkatan keterampilan sasaran dalam melakukan pijat bayi, dan peningkatan berat badan balita sasaran.
The Effect of Facial Massage on Mouth Closure Ability in Toddlers at Pal 3 Community Health Center, Pontianak Therecia Wijayati; Marice Marice; Youlenta Ernesotha
Open Access Health Scientific Journal Vol. 7 No. 2 (2026): August 2026
Publisher : Griya Eka Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55700/oahsj.v7i2.234

Abstract

Background: Feeding difficulties associated with poor mouth closure ability may impair oral motor function and negatively affect nutritional intake and child growth. Facial massage has been introduced as a simple, non-pharmacological intervention to stimulate facial muscles and improve oral motor performance; however, evidence regarding its effectiveness among toddlers remains limited. This study aimed to determine the effect of facial massage on mouth closure ability among toddlers at Pal 3 Community Health Center, Pontianak.Methods: A quantitative pre-experimental study with a one-group pretest–posttest design was conducted from January to March 2026 at Pal 3 Community Health Center, Pontianak. A total of 40 toddlers aged 1–5 years were recruited using purposive sampling. Facial massage using almond oil was administered twice weekly. Mouth closure ability was assessed before and after the intervention using a structured observation checklist. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential analysis, with statistical significance set at p < 0.05.Results: Before the intervention, 90.0% of toddlers demonstrated poor mouth closure ability, while only 10.0% showed good mouth closure ability. Following facial massage, the proportion of toddlers with good mouth closure ability increased to 90.0%, whereas the proportion with poor mouth closure ability decreased to 10.0%. The mean mouth closure score increased from 2.25 ± 2.34 to 7.20 ± 2.80, with a mean difference of 4.95 ± 0.47. Statistical analysis revealed a significant improvement after the intervention (p < 0.001).Conclusion: Facial massage significantly improved mouth closure ability among toddlers and may serve as a safe, simple, and cost-effective complementary intervention to enhance oral motor function in primary healthcare settings.
Pengaruh Aromaterapi Peppermint Untuk Mengurangi Mual Muntah Pada Kehamilan Di Puskesmas Pal Tiga Pontianak Tahun 2025: Therecia Wijayanti, Marice, Efrosiana Ludofika Kalista, Asmaurina Pramulya Therecia Wijayanti; Marice Marice; Efrosiana Ludofika Kalista; Asmaurina Pramulya
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v12i4.451

Abstract

Nausea and vomiting during pregnancy is a major problem that occurs in early pregnancy. This condition causes discomfort in the mother and requires treatment to overcome nausea and vomiting. Peppermint aromatherapy is a safe and effective therapy that can be used to treat nausea and vomiting in pregnant women. Peppermint leaves contain essential oils, namely menthol, which has the potential to facilitate the digestive system and can relieve stomach cramps or mild anesthetics and contain carminative and antispasmodic effects that work in the small intestine in the gastrointestinal tract that can overcome or eliminate nausea and vomiting. The purpose of this study is to analyze the effectiveness of peppermint aromatherapy on reducing the frequency of nausea and vomiting in pregnant women. This type of research is a Pre-Experimental study with a One-Group Pretest-Posttest Design approach. The population of this study was pregnant women at the Pal Lima Community Health Center, from January to June 2025, totaling 238 people. The sampling technique used was purposive sampling, which is sampling based on the researcher's considerations that determine special characteristics that are in accordance with the research objectives so that they can answer the research problems. The results of the study were obtained using the Wilcoxon statistical test, where the results showed that Ha was accepted and Ho was rejected, meaning that there was an effect of giving peppermint aromatherapy on reducing the frequency of nausea and vomiting in pregnant women.