Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ANALISIS BIAYA MANPOWER MENGGUNAKAN METODE CRASHING PADA REPLATING REPARASI KAPAL DI PT. DAYA RADAR UTAMA LAMPUNG Rahman, Taufik
Inaque : Journal of Industrial and Quality Engineering Vol 10 No 2 (2022): Inaque Agustus 2022
Publisher : Teknik Industri Unikom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.774 KB) | DOI: 10.34010/iqe.v10i2.8188

Abstract

Kapal laut telah dikenal lama sebagai alat transportasi yang menghubungkan antar pelabuhan. Pada saat ini bagian kapal sebagian besar terbuat dari logam yang disebabkan oleh faktor usian kapal atau akibat benturan menyebabkan korosi dan kerusakan pada bagian kapal. Untuk menjaga agar kapal tetap dapat beroperasi melayani penumpang, barang dan kendaraan maka kapal harus melakukan pemeliharaan dan perawatan. Kegiatan pemeliharaan dan perawatan salah satunya adalah replating yaitu proses pergantian dan pembaharuan pelat besi maupun plat baja yang baru untuk menggantikan pelat lama уаng telah mengalami penipisan diakibatkan korosi maupun deformasi terhadap air laut atau terkena benturan. Aktivitas replating ini memerlukan waktu sehingga diperlukan suatu perencanaan kebutuhan manpower untuk reparasi kapal. Harus dilakukan analisis terhadap banyaknya manpower yang dibutuhkan dan menghitung penambahan biaya dengan digunakannya metode crashing. Dari hasil perhitungan biaya manpower untuk pekerjaan di replating pada proyek reparasi kapal KMP. Jatra III, di dapatkan jumlah manpower saat kondisi normal adalah 10 orang dan setelah menggunakan metode crashing memerlukan manpower 14 orang dengan total selisih biaya pada durasi normal dengan durasi crashing yaitu Rp.480.000,- Dengan demikian presentase kenaikan biaya manpower akibat adanya penambahan tenaga kerja adalah 1,8 % dari biaya normal yang di perlukan. Kata Kunci : manpower, crashing, replating, kapal.
IoT-enabled digital twin with renewable energy for sustainable mudless eel aquaculture Muhammad Ferdiansyah; Lika Mariya; Taufik Rahman; Sugeng Dwiono
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 41, No 3: March 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v41.i3.pp912-923

Abstract

This research develops and tests a digital twin (DT)-based smart aquaculture system for mud-free eel farming through the integration of IoT sensing, artificial intelligence (AI)-based prediction, edge computing, and solar energy-based automation. The approach used is experimental systems engineering, which includes system design, hardware and software implementation, virtual replication, and physical-digital two-way synchronization. The system utilizes ESP32-based pH, temperature, dissolved oxygen (DO), ammonia (NH₃), and turbidity sensors, MQTT communication, and Raspberry Pi edge computing. Water quality prediction is performed using long short-term memory (LSTM) and random forest regression. The dataset consists of 30 days of real-time data covering water quality, actuator activity (aerator, pump, feeder), and energy production and consumption by IoT sensors and energy meters. Results show that LSTM excels by R² = 0.94; RMSE = 0.14; MAPE <5% and synchronization latency <1.5 seconds. Solar energy integration reduces energy consumption by 54 67%, whilst automation increases eel survival rate by 78% to 91%. The novelty of this research lies in the first integrated implementation of DT, AIoT, and solar energy-based automation in mud-free eel farming. The proposed framework provides a precise, scalable, and sustainable solution for the development of modern aquaculture.
ANALISIS DISTRIBUSI MENGGUNAKAN PENDEKATAN SISTEM DINAMIS (Studi Kasus PT. Chairo Abadi Sentosa Bandar Lampung) Kristiadi Dwiguna; Taufik Rahman; Lidia Olga
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 1 No. 1 (2022): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.163 KB)

Abstract

Pengembangan dilakukan dengan merubah struktur terhadap model dasar. Terdapat lima buah skenario model yang dapat dikembangkan yaitu Jarak Tempuh Pengiriman (1), Waktu Tempuh Pengiriman (2), Pesanan Pengiriman (3), Biaya Pengiriman (4), dan Biaya Angkutan (5) Dari hasil kelima pengembangan model skenario tersebut, diintegrasikan dengan model dasar kemudian disimulasikan, dan hasilnya didapatkan variabel-variabel apa saja yang akan mempengaruhi skenario dari model dasar. Dari hasil pengembangan model dasar hasil skenario, maka dapat diambil kesimpulan untuk penggunaan pemodelan sistem dinamik, didapatkan lima buah skenario model yang perlu perusahaan ketahui dan dari setiap skenario menghasilkan data rata-rata dalam periode satu tahun yaitu jarak tempuh pengiriman (7615,867 Km), waktu tempuh pengiriman (259,7459 Jam), pesanan pengiriman (131,75 Unit), biaya pengiriman (Rp. 863.609.391,3), dan biaya angkutan (Rp. 1.323.367.834). Untuk biaya Alternatif/Optimal yang harus perusahaan keluarkan perbulan ialah Rp. 863.609.391,3 dari total pesanan 131,75 Unit dan jarak tempuh 7615,867 Km.
PENERAPAN MODEL ANTRIAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PELAYANAN DI PT. SUMBER INDAH PERKASA M Irfan Cendikiawan; Idris; Taufik Rahman
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 1 No. 1 (2022): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.695 KB)

Abstract

Banyak antrian disaat penerimaan bahan baku kelapa sawit menyebabkan para supir merasa tidak nyaman sehingga dibutuhkan suatu sistem antrian atau model untuk menangani masalah antrian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kasus adalah penelitian dilakukan secara intensif, terinci dan mendalam terhadap objek suatu organisme, lembaga atau gejala – gejala tertentu yang diteliti. Adapun kasus yang dibahas mengenai kebijakan system antrian kendaraan pengangkut kelapa sawit untuk kelancaran produksi pada PT. Sumber Indah Perkasa. Analisis model antrian yang cocok untuk sistem antrian yang digunakan pada PT. Sumber Indah Perkasa adalah model Multi Channel – Single Phase. Dari hasil penelitian menunjukkan nilai dari rata-rata truk pengangkut sawit dalam antrian (????????) adalah 0.0350, sedangkan jumlah rata-rata truk pengangkut sawit dalam sistem (????????) adalah,0.0175. Adapun waktu menunggu rata-rata truk pengangkut sawit dalam antrian (????????) adalah 1,05 menit dan waktu menunggu rata-rata truk pengangkut sawit dalam sistem (????????) adalah 0,5 menit dan sistem antrian dapat dikatakan optimal.
KAJIAN DIGITALISASI PELABUHAN TERHADAP KINERJA LOGISTIK AGROINDUSTRI DI PROPINSI LAMPUNG Taufik Rahman; Feti Arman
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 1 No. 1 (2022): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.266 KB)

Abstract

The study in this article is the digitization of ports in supporting agro-industrial logistics in Lampung Province. In writing this article, the research method used is the study of literature and secondary sources through a qualitative approach. Multi-modal transportation means that logistics in Lampung Province involves more than one type or mode of transportation. Data from the Ministry of Industry noted that Indonesia's logistics costs reached 24 percent of GDP. High logistics costs make Indonesia's Logistic Performance Index (LPI) rank low, at 46 in 2018. Indonesia is still losing to Malaysia at 41, Vietnam at 39, Thailand at 32, and Singapore at 7. Utilizing information technology, logistics can be accomplished. So it is hoped that with digitization, the delivery time of agro-industrial products and the costs incurred will be more efficient. The conclusion obtained is that the long waiting time experienced by agro-industry entrepreneurs when shipping goods through the port to the destination area can be reduced, one of which is through digitizing the port by utilizing information technology. Through port digitization, it is hoped that it will reduce dwell time and realize logistics connectivity through the development of multimodal logistics access (land and sea).
INTEGRASI SIX BIG LOSSES DAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DALAM PERAWATAN TRAKTOR FORD 6640-4WD DI PT. ALTRAK 1978 BRANCH LAMPUNG Taufik Rahman
Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE) Vol. 2 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Nusantara Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan terhadap mesin dan peralatan merupakan keharusan bagi perusahaan yang bergerak dibidang pertanian dan perkebunan. Traktor merupakan salah satu mesin industry pertanian yang digunakan untuk pengolahan tanah, penanaman, pemupukan hingga pemanenan. Traktor jenis ford 6640-4 WD merupakan mesin pertanian yang digunakan untuk aktivitas tersebut. Perawatan terhadap traktor jenis ini dilakukan oleh teknisi yang telah mendapatkan pelatihan dan bekerja sesuai standar operasional prosedur yang ditetapkan. Dalam pelaksanaannya masih banyak ditemukan traktor yang mengalami kerusakan karena kurang baiknya perawatan yang dilakukan oleh teknisi. Berdasarkan data yang diperoleh dari bulan Januari sampai Maret 2022 telah terjadi sejumlah kerusakan yang menyebabkan tidak tercapainya kegiatan pengolahan lahan, penanaman dan pemupukan. Oleh karena itu perlu dilakukan penilaian terhadap perawatan yang dilakukan dengan melakukan integrasi six big losses dan metode overall equipment effectiveness terhadap traktor ford 6640-4 WD yang digunakan. Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil Overall Equipment Effectiveness adalah sebesar 29%. Hal ini disebabkan karena tidak adanya nilai yang mencapai standar. Pada kinerja mesin traktor selama 3 bulan yaitu januari sampai dengan maret 2022 nilai avability rate 32.82%, performance rate 133.97%, quality rate 66%. Sedangkan dua losses terbesar penyebab turunnya kinerja mesin sehingga nilai OEE tidak mencapai standar tersebut adalah reduced speed losses sebesar 55% dan equipment speed losses sebesar 42% nilai tersebut setengah dari kerugian.
Peningkatan Kapasitas Produksi dan Pemasaran melalui Integrasi Teknologi Produksi dan Digital Marketing UMKM Kerupuk Kemplang Ummi Taufik Rahman; Dwi Agus Riyanto; Pipiet Mutiara Trisentian
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i2.1659

Abstract

Crackers made from wheat flour and processed fish have become a popular snack among Indonesian consumers. Mrs. Ratih Wardani, owner of Ummi Kemplang Crackers MSME located on Jalan Gatot Subroto, Gang Serasan 1, Bumi Raya Village, Bumi Waras District, Bandar Lampung City, encounters significant obstacles in marketing her products. Narrow market reach hinders business expansion. MSMEs play a vital role in Indonesia's economic development by utilizing local resources. However, digital transformation has become an urgent necessity to expand market reach, accompanied by improved financial management. This community service program aims to enhance production capacity and marketing strategies. Production process modernization is expected to boost the economic welfare of business partners. Marketing improvements were achieved through developing an online sales website that reaches local, national, and international markets. The provision of mixing and cutting machines successfully increased production capacity by 30% while opening opportunities for product diversification.
Rebranding Agrowisata Kebun Herbal Kesuma Bangsa Menjadi Eduagrowisata Ramah Keluarga Feti Arman; Dwi Agus Riyanto; Taufik Rahman
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i1.1690

Abstract

Limited equipment and limited skills are hindering the promotion of the Kesuma Bangsa Herbal Garden Agrotourism. Lack of knowledge of modern production techniques and efficient practices leads to low capacity. Furthermore, inconsistent quality is a challenge due to inefficient introduction and marketing. The lack of a clear and measurable business plan, particularly in terms of manual financial record-keeping, poses a risk of errors in cash management, which ultimately negatively impacts business sustainability. Limited knowledge of marketing and promotion, limited access to markets and distribution networks, and less than optimal use of digital marketing methods. Consequently, the Kesuma Bangsa Herbal Garden Agrotourism market access is limited. Through this community service, the Kesuma Bangsa Herbal Garden Agrotourism market will be expanded not only locally but also nationally. The Kesuma Bangsa Herbal Garden Agrotourism still faces limitations in digital marketing, particularly in understanding information technology that can be used to improve its business. This limitation impacts partners' lack of digital marketing skills. The Kesuma Bangsa Herbal Garden Agrotourism product lacks a clear branding strategy to differentiate its products in the market. This makes it difficult for the business to grow and compete, especially with other MSMEs that already have their own unique offerings. The problem formulation must be stated concretely and clearly in the introduction. Explain the objectives to be achieved through the community service activities with measurable and realistic targets. Also outline the expected benefits of the community service activities for both the target audience and the development of knowledge.