p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Vokasi Mekanika
Muhammad Lathif Mahendra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DAN CASE METHOD PADA HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN TEKNIK PEMESINAN BUBUT Muhammad Lathif Mahendra; Arwizet Karudin; Nelvi Erizon; Yufrizal Yufrizal
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v5i2.517

Abstract

Kehidupan masyarakat baru-baru ini berubah sebagai hasil dari kemajuan teknologi informasi. Siswa Indonesia memiliki pilihan untuk menghadiri sekolah menengah kejuruan, yang dianggap sebagai pendidikan menengah kejuruan . Tujuan dari penelitian ini menerapkan pembelajaran case-method dan project based learning Mesin Bubut Kelas XI Teknik Mesin SMK N 1 Sumatra Barat. Bentuk pada riset ini Quasi Experimental Design Research dengan Subjek yang diambil sebanyak 60 orang siswa. Hasil penelitian memperlihatkan analisis data nilai post-test diuji dengan pengujian independent sample t test terlihat nilai dari sig 0,003 artinya 0,003 < 0,005. Pada hasil tersebut dapat diketahui model belajar project-based learning dan case method berpengaruh hasil belajar murid telah berhasil diimplementasikan di kelas XI Teknik Pemesinan SMK N 1 Sumbar. Kedua, hasil belajar siswa kelas eksperimen setelah menerapkan pembelajaran case-method dan project based learning di peroleh rata-rata penilaian sebesar 83. Perolehan nilai akhir ini meningkat dari sebelumnya rata-rata nilai 75. Ketiga, sikap keaktifan, motivasi, minat belajar, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab pada belajar Teknik Mesin Bubut Kelas XI Teknik Permesinan SMKN 1 Sumbar di peroleh rata-rata nilai sikap kelas kontrol 80 dan kelas esperimen 82. Keempat, keterampilan dan kreatifitas siswa belajar Teknik Mesin Bubut Kelas XI Teknik Permesinan SMKN 1 Sumbar, diperoleh jumlah nilai di control class bernilai 82 dan experimental class bernilai 86.
DAMPAK MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF THINK PAIR SHARE BERBASIS PROYEK TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR, KREATIVITAS DAN KERJASAMA MAHASISWA PADA MATA KULIAH MEKATRONIKA Arwizet Karudin; Ambiyar Ambiyar; Bulkia Rahim; Budi Syahri; Remon Lapisa; Muhammad Lathif Mahendra
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v5i2.526

Abstract

Mekatronika merupakan mata kuliah yang mengintegrasikan beberapa disiplin ilmu yakni: ilmu mekanika, kelistrikan, sistem informasi, dan teknik kontrol. Materi mekatronika cukup sulit dipelajari dan dipahami oleh mahasiswa. Perlu adanya upaya memberikan sebuah model pembelajaran yang dapat membantu mempercepat mahasiswa menguasainya mata kuliah ini. Riset ini bertujuan guna melihat dampak implementasi model pembelajaran kolaboratif think pair share berbasis proyek terhadap hasil studi mahasiswa, kreativitas dan kemampuan kerjasama mahasiswa dalam melaksanakan tugas pada mata kuliah mekatronika. Rancangan kelas pada riset ini dibedakan atas kelas eksperimen (n=27) dan kelas kontrol (n=25). Untuk kelas eksperimen perlakuan yang diberikan adalah menerapkan pembelajaran kolaboratif think pair share berbasis proyek, dan pada kelas kontrol digunakan model pembelajaran biasa. Hasil penelitian memperlihatkan terjadinya peningkatan yang cukup signifikan pengetahuan mahasiswa pada mata kuliah mekatronika dari nilai rata-rata 61,0 menjadi skor post test 86,3 untuk pretest dan posttest, diperoleh gain score sebsar 25,3. Sementara untuk kelas kontrol dari 61,1 menjadi skor 81,2 dengan gain score 20,1 Untuk nilai kreativitas dan kerjasama mahasiswa dalam pembelajaran untuk kelas eksperimen selama proses pembelajaran diperoleh skor 88,1 dan 90,3 sedangkan kelas kontrol 81,7 dan 83,9. Hasil penlitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran kolaboratif think pair share berbasis proyek bisa menaikan hasil belajar, nilai kreativitas dan kerjasama mahasiswa selama proses pembelajaran.