Laksmi Trisasmita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOCIO-ECONOMIC RELATIONSHIP WITH FEEDING PATTERNS FOR STUNTED CHILDREN 24-59 MONTHS IN THE WORKING AREA OF THE MALIMONGAN BARU HEALTH CENTER IN MAKASSAR CITY Ainun Auliyah; Healthy Hidayanty; Nurhaedar Jafar; Abdul Salam; Laksmi Trisasmita
Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Vol. 12 No. 1 (2023): Vol.12, No.1, 2023: Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia
Publisher : Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jgmi.v12i1.26080

Abstract

Introduction: Stunting is a linear growth disorder caused by malnutrition and chronic infectious diseases as indicated by a Z-Score for height for age (TB/A) less than -2 standard deviations (SD) based on WHO standards. Objective: To determine the socio-economic relationship (education, employment and income) to the feeding patterns of stunted toddlers aged 24-59 months in the working area of ​​the Malimongan Baru Health Center. Materials and Methods: This research was conducted on 66 stunted toddlers aged 24-59 months in Makassar City using the random sampling method and chi-square analysis using the SPSS application. Results: There is a relationship between mother's education, mother's occupation, father's occupation, and parental income with feeding pattern (p-value<0.05) and there is no relationship between father's education and feeding pattern (p-value>0.05 ) Conclusion: High maternal education, working mothers and fathers, high family income have proper feeding patterns for toddlers compared to low maternal education, mothers and fathers do not work, and low family income.
FOOD CONSUMPTION PATTERNS AND INCIDENCE OF CHRONIC ENERGY DEFICIENCY IN PREGNANT WOMEN: POLA KONSUMSI MAKANAN DAN KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL Stevanya Britney; Veni Hadju; Laksmi Trisasmita; Djunaidi M. Dachlan; Abdul Salam
Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Vol. 13 No. 1 (2024): Volume 13, No.1, 2024
Publisher : Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jgmi.v13i1.28298

Abstract

Pendahuluan: Ibu hamil yang menderita Kurang Energi Kronik dapat berisiko melahirkan bayi dengan berat bayi lahir rendah dan akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga dapat mengakibatkan anak stunting bahkan, dapat berisiko fatal yakni terjadi kematian pada ibu. Tujuan: untuk menganalisis pola konsumsi makanan dan kejadian Kurang Energi Kronik pada ibu hamil di daerah pesisir wilayah kerja puskesmas galesong. Bahan dan Metode: Penelitian ini dilakukan pada 148 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Galesong. Pola konsumsi pada ibu hamil diukur dengan menggunakan Recall 2×24 jam dan Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan analisis deskriptif dilakukan dengan menggunakan SPSS. Hasil: didapatkan sebanyak 25% ibu hamil yang menderita KEK. Dalam penelitian ini didapatkan makanan tersering yang dikonsumsi berupa nasi, tempe, telur, bayam hijau dan pisang. Dari uji bivariat didapatkan hubungan signifikan antara zat gizi makro (karbohidrat dan lemak) dan kejadian KEK yakni sebesar p = 0,049 dan p = 0,040 serta tidak terdapat hubungan signifikan antara zat gizi makro (protein dan karbohidrat), keberagaman pangan dengan kejadian KEK (p > 0,05). Mayoritas ibu hamil yang menderita KEK mengonsumsi energi kurang (80,0%), protein kurang (50,0%), lemak kurang (73,0%), karbohidrat kurang (90,0%) serta keberagaman pangan yang cukup (53,3%). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara antara zat gizi makro (karbohidrat dan lemak) dan kejadian Kurang Energi Kronik pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas GalesongKata kunci : Pola konsumsi, Ibu hamil, KEK, Keberagaman Pangan