Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengenal Batik Kapal Kandas sebagai Kaderisasi Nilai Konservasi Budaya Eta Yuni Lestari; Slamet Sumarto; Muhammad Azil Maskur; Puji Lestari
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/altifani.v3i2.385

Abstract

Pemberdayaan kelompok Karangtaruna di Desa Lau Kudus dengan pelatihan membatik bisa dijadikan sebagai kegiatan untuk mendukung pelaksanaan pendidikan karakter konservasi sosial budaya. Masih adanya permasalahan seperti minimnya pengetahuan masyarakat khususnya generasi muda terhadap budaya bangsa perlu dijadikan perhatian. Di Kabupaten Kudus terdapat salah satu motif batik yaitu motif Kapal Kandas, sayangnya motif ini termasuk batik yang hampir punah. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan tentang motif batik kapal kandas kepada karangtaruna yang merupakan mitra pengabdian sebagai upaya melestarikan budaya lokal Kudus. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melui kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan melalui zoom meeting. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu upaya kaderisasi nilai-nilai konservasi budaya lokal dapat dilakukan dengan memberikan pengetahuan tentang makna, nilai dan filosofi dari motif batik Kapal Kandas, untuk meningkatkan keterampilan membatik dapat dilakukan dengan melaksanakan kegiatan pelatihan membatik motif batik kapal Kandas, akan tetapi karena pandemic covid 19 kegiatan dialihkan dengan penayangan video membatik motif kapal Kandas. Serta menawarkan disain-disain pemanfaatan kain motif kapal kandas untuk dijadikan produk yang bernilai ekonomi seperti Kaos, Tote bag, masker, dan mug dengan motif Kapal Kandas. Diharapkan akan semakin banyak generasi muda yang mencintai batik sehingga dapat menjaga, melestarikan, mengamankan budaya lokal ditengah arus globalisasi yang tidak bisa kita hindari.
Pemberdayaan Karangtaruna melalui Pelatihan Pembuatan Merchandise Berbasis Budaya Lokal Eta Yuni Lestari; Slamet Sumarto; Puji Lestari; Nugraheni Arumsari
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 5 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v5i1.6244

Abstract

This community service activity aims to empower the youth organization (Karangtaruna) in Lau Village, Kudus Regency, through training on the production of local culture-based merchandise as an effort to preserve socio-cultural values and strengthen the local creative economy. The program adopted a community-based empowerment approach that emphasized the active participation of community members from the planning stage to evaluation. Sixteen youth members participated in various activities, including cultural conservation awareness sessions, participatory design and production training, digital marketing mentoring, and reflective discussions on sustainability. The results indicate significant improvement in participants’ awareness of cultural preservation, creative and entrepreneurial skills, and the emergence of local leaders who initiated collective business activities. The program successfully transformed the youth group from a passive community into an active, innovative, and self-reliant organization. At the national level, the activity supports the development of conservation-oriented character in line with the vision of Universitas Negeri Semarang as a conservation-minded university. At the global level, this initiative contributes to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 4 (Quality Education), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), and SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), by promoting youth participation as agents of change and reinforcing cultural sustainability within global development frameworks.