Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perbandingan Penerapan Sistem Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Jalan Simpang Peut -Kuta Makmue Dengan Jalan Lamie - Sarong Ijo Andri putra pratama; Azwanda; Aulia Rahman
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.444

Abstract

Ekspansi ekonomi sebagian besar didorong oleh infrastruktur. Salah satunya adalah pembangunan jalan yang sanggat berpengaruh terhadap mobilitas ekonomi antar daerah yang ada di Indonesia. Akan tetapi, masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) masih sering terjadi pada proyek konstruksi, hal ini ditujukan dengan hasil angka kecelakaan kerja yang masih tinggi. pekerjaan konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja, termasuk pekerjaan jalan yang tidak boleh mengesampingkan resiko yang terjadi.. Maka dari itu maksud dari penelitian ini untuk membandingkan penerapan sistem K3 pada jalan Simpang Peut-Kuta Makmue dengan Jalan Lamie-Sarong Ijo. Manfaat dari penelitian adalah agar mengetahui tentang penerapan sistem K3 dengan metode analisis perbandingan pada kedua proyek sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan pada proyek konstruksi.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil dari penelitian ini perbandingan antara kedua proyek menunjukan bahwa perbedaan tersebut dipengaruhi nilai K3 pada proyek Jalan Lamie-Sarang Ijo dianggap lebih baik dari pada proyek jalan Simpang Peut-Kuta Makmue.  Maka dari itu disarankan setiap orang yang terlibat pada proyek konstruksi tetap memperioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pihak manajemen terus memberikan pemahaman serta anjuran terhadap pekerja agar selalu mengikuti prosedur keamanan proyek yang ditetapkan
Improvement of Songkok Production Process Through Defect Analysis Using Seven Tools and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Sofiyanurriyanti; Azwanda; Mahmud Basuki; Moh. Ainul Fais; Silvana Mohamad
Jurnal Inotera Vol. 11 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : LPPM Politeknik Aceh Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31572/inotera.Vol11.Iss1.2026.ID560

Abstract

Product defects contribute to material waste, delays in delivery, and increased production costs. This study aims to identify the causes of product defects and reduce defect levels in songkok (traditional cap) production at CV PPI using the Seven Tools method and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Data were collected in August 2025, revealing three main types of defects: untidy stitching (29.47%), inaccurate sizing (32.11%), and velvet surface defects (38.42%). Defect analysis was conducted using Seven Tools, while corrective actions were determined through FMEA by calculating the Risk Priority Number (RPN). The findings show that the highest RPN value was 210 for inaccurate sizing, followed by untidy stitching (RPN 168) and velvet surface defects (RPN 140). Improvement recommendations include stricter supervision during production, periodic evaluation of tools and materials, revision of inadequate Standard Operating Procedures (SOPs), and proper selection of velvet materials that meet quality standards to ensure product consistency and customer satisfaction.