Ekspansi ekonomi sebagian besar didorong oleh infrastruktur. Salah satunya adalah pembangunan jalan yang sanggat berpengaruh terhadap mobilitas ekonomi antar daerah yang ada di Indonesia. Akan tetapi, masalah keselamatan dan kesehatan kerja (K3) masih sering terjadi pada proyek konstruksi, hal ini ditujukan dengan hasil angka kecelakaan kerja yang masih tinggi. pekerjaan konstruksi memiliki risiko kecelakaan kerja, termasuk pekerjaan jalan yang tidak boleh mengesampingkan resiko yang terjadi.. Maka dari itu maksud dari penelitian ini untuk membandingkan penerapan sistem K3 pada jalan Simpang Peut-Kuta Makmue dengan Jalan Lamie-Sarong Ijo. Manfaat dari penelitian adalah agar mengetahui tentang penerapan sistem K3 dengan metode analisis perbandingan pada kedua proyek sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan pada proyek konstruksi.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil dari penelitian ini perbandingan antara kedua proyek menunjukan bahwa perbedaan tersebut dipengaruhi nilai K3 pada proyek Jalan Lamie-Sarang Ijo dianggap lebih baik dari pada proyek jalan Simpang Peut-Kuta Makmue. Â Maka dari itu disarankan setiap orang yang terlibat pada proyek konstruksi tetap memperioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pihak manajemen terus memberikan pemahaman serta anjuran terhadap pekerja agar selalu mengikuti prosedur keamanan proyek yang ditetapkan
Copyrights © 2023