Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Praktik Tradisi Lokal Bameti dan Balobe Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Masyarakat Pesisir Belly Talarima; Ivy Violan Lawalata; Hellen Nanlohy
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.989

Abstract

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2018, menujukan bahwa prevalensi stunting di provinsi Maluku sebesar 34,02% dengan tiga kabupaten yang menjadi lokasi fokus penanganan stunting di tahun 2018 - 2019 masing-masing, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Kepulauan Aru. Data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, menunjukan prevalensi stunting di Provinsi Maluku sebesar 28,7%. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi dalam bentuk ceramah dan tanya jawab dilengkapi dengan peralatan media seperti LCD dan sound system. Hasil yang didaptkan menunjukan bahwa ada peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah seluruh peserta mengikuti kegiatan, dimana hasil pre test menunjukan nilai mean 52,73 dan hasil post test menunjukan nilai mean 79,24 dimana terjadi peningkatan nilai mean sebesar 25,51. Kesimpulan dari kegiatan ini memberikan gambaran bahwa melalui penyampian materi dalam bentuk ceramah dan tanya jawab telah meningkatkan pengetahuan seluruh peserta yang mengikuti kegiatan, dengan harapan bahwa pembudayaan tradisi lokal bameti dan balobe dapat mencegah stunting.
AKSELERASI PEMAHAMAN MBKM DAN PELEMBAGAAN KEMITRAAN STRATEGIS DI SMA NEGERI 45 MALUKU TENGAH Alfonsina Marthina Tapotubun; Natelda R. Timisela; Juliana B. Mamesah; Hellen Nanlohy; Fransina Latumahina; Mirtha Y. S. Risakotta; Revency V. Rugebregt; Imelda K. E. Savitri; Edison Jambormias; Jogenes Patty; R. B. D. Sormin
PAKEM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pakem.6.2.152-160

Abstract

The implementation of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) policy requires readiness not only from higher education institutions but also from secondary education units as strategic upstream partners. However, a significant literacy gap exists in coastal regions, particularly at SMA Negeri 45 Maluku Tengah. Despite the availability of digital infrastructure, the understanding among students and teachers regarding the urgency of MBKM and the Kampus Mengajar program remains critically limited. This community service aims to accelerate the understanding of this policy and to institutionalize formal partnerships. The implementation method utilized a participatory-educative approach comprising three stages: analysis of the partner’s literacy paradox, interactive socialization of career opportunities in the Society 5.0 era, and the institutionalization of cooperation (Perjanjian Kerja Sama/PKS). The results indicate a transformation in student understanding. Qualitatively, success indicators were evident in the shift of student discussion substance; moving from skepticism due to financial constraints to competency-based optimism after comprehending the Flagship scholarship schemes. This activity also successfully produced a strategic output in the form of a signed Cooperation Agreement (PKS), which serves as the legal foundation for the school to transform into a social laboratory within the Universitas Pattimura Independent MBKM ecosystem.