Slamet Panuntun
Sekolah Tinggi Agama Islam Walisembilan Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN SERBUK JAHE SEBAGAI PELUANG USAHA PASCA PANDEMI COVID-19 Slamet Panuntun; Uswatun Marhamah; Anni Nurul Hidayati; Nur Rahmawati; Galih Fajar Fadillah; Ernawati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.358 KB)

Abstract

Dampak covid-19 terhadap Indonesia cukup besar, khususnya dalam sektor perekonomian. Keterbatasan aktifitas berdagang, munculnya marketplace secara daring, keterbatasan pelaku usaha dalam penggunaan teknologi, dan inovasi pelaku usaha khususnya pelaku usaha rumah tangga (home industry). Dampak tersebut sangat dirasakan oleh kelompok ibu-ibu PKK Mandala Graha Jaten. Melihat situasi dan kondisi demikian penulis mencoba untuk melakukan kegiatan yang bersifat membantu masyarakat desa Jaten dengan mengadakan pelatihan. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu warga masyarakat untuk bisa lebih produktif dalam menghadapi wabah pandemi yang saat ini masih menjadi momok bagi masyarakat dengan ide kreatif masyarakat. Kegiatan Pelatihan ini diperuntukkan bagi perkumpulan ibu-ibu PKK Mandala Graha Jaten yang berlokasi di Desa Jaten. Metode yang digunakan adalah PAR (Parsipartory Action Research) dengan tahapan perencanaan, kegiatan, pengamatan dan refleksi Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal keilmuan bagi ibu-ibu PKK Mandala Graha Jaten. Kegiatan pengabdian ini memberikan wawasan baru kepada ibu-ibu PKKyang sebelumnya menggunakan tanaman jahe hanya sebagai pelengkap rasa masakan menjadi tanaman yang dapat diseduh dan bernilai ekonomis. Selain itu, dampak lain dari pengabdian ini peserta pelatihan termotivasi   untuk berkarya dan berkumpul dalam rangka melaksanakan program kerja PKK menjadi lebih antusias. Selain menambah wawasan pengbadan ini juga memberikan dampak psikologis terkait motivasi dan antusias peserta dalam mengikuti kegiatan PKK secara umum ataupun pelatihan pembuatan serbuk jahe secara khusus.
The Role of Islamic Humanism in Shaping Students’ Character: An Islamic Educational Philosophy Approach Slamet Panuntun; Fatah Syukur; Fatkuroji Fatkuroji
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 18 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v18i1.8614

Abstract

This study examines the decline of empathy, social responsibility, and moral awareness among students influenced by digital culture and increasing individualism. Grounded in Islamic educational philosophy, the research aims to analyze the implementation of Islamic humanism in student character development at MI Tegowanu and SDIT Al Firdaus Grobogan. The novelty of this study lies in its empirical case-study approach, which explores the internalization of Islamic humanistic values through educational practices, school culture, and institutional vision in Islamic elementary schools. This research employed a qualitative case study design. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis involving principals, teachers, students, and foundation representatives. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, while triangulation and credibility tests were applied to ensure validity and reliability. The findings indicate that both schools successfully integrated Islamic humanistic values into daily educational activities despite the challenges of digital individualism and declining social empathy. Students demonstrated empathy, cooperation, discipline, respect, and social responsibility, grounded in the principles of tauhid and karamah insaniyah. The study concludes that Islamic humanism effectively strengthens character education through curriculum integration, teacher mentoring, a supportive school culture, and institutional commitment, providing a practical, replicable framework for Islamic elementary education.