Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

MENINGKATKAN PENGENDALIAN DIRI PENERIMA MANFAAT MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DI BALAI REHABILITASI MANDIRI Fadillah, Galih Fajar
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENYESUAIAN SOSIAL REMAJA DITINJAU DARI PERAN IBU AYAH DAN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA Ernawati, Ernawati; Fadillah, Galih Fajar
Profetika Jurnal Studi Islam Vol. 19, No. 1, Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v19i1.7747

Abstract

This study aims to determine the relationship between mother's role, father's role and self-confidence with social adjustment in adolescents. The research subjects of class IX Muhammadiyah Middle School 1 Surakarta numbered 110 people. Data collection uses social adjustment scale, father's role scale, mother's role scale, self-confidence scale. Data analysis calculations used three predictor regression analysis techniques and cross tabulation analysis. From the results of data analysis, there is a significant relationship between father's role, mother's role and self-confidence with social adjustment, which correlates the role of father to social adjustment = 23.8%; mother's role in social adjustment = 16.1%; confidence in social adjustment = 18.1%. The total effective contribution of father's role, mother's role and confidence in social adjustment is 58%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran ibu, peran ayah dan kepercayaan diri dengan penyesuaian sosial pada remaja. Subjek penelitian siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Surakarta berjumlah 110 orang. Pengumpulan data menggunakan skala penyesuaian sosial, skala peran ayah, skala peran ibu, skala kepercayaan diri. Perhitungan analisis data menggunakan teknik analisis regresi tiga prediktor dan analisis tabulasi silang. Dari hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara peran ayah, peran ibu dan kepercayaan diri dengan penyesuaian sosial yang nilai korelasi  peran ayah terhadap penyesuaian sosial = 23,8%; peran ibu terhadap penyesuaian sosial = 16,1%; kepercayaan diri terhadap penyesuaian sosial = 18,1%. Total sumbangan efektif peran ayah, peran ibu dan kepercayaan diri terhadap penyesuaian sosial sebesar 58%.
Gaya belajar anak Homeschooling (studi pada keluarga pelaku Homeschooling) Alfin Miftahul Khair; Galih Fajar Fadillah
Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Jambore Konseling 3
Publisher : Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Homeschooling could be an education alternatives, the substance of activities of the school. The child is learns everything under control and supervise of parent. Families must have a strong commitment within the practice. This study is a qualitative phenomenological approach focused discusses a phenomenon about homeschooling. The aim of this research is to know the methods of study used in the process of teaching and learning results gained from the learning process through homeschooling. Collecting data is using the method of observation, interview and documentation. Data analysis using qualitative descriptive method and the validity of data is done by triangulation. The results are: 1) in behavioristic kids are love learning because fun and can be anywhere. Cognitively, kids can customize his ability to learn. In humanistic kids are aware to the conditions and environments around them. 2) Learning Outcome demonstrate the kids progress in cognitive, affective and psychomotor.
Gaya Belajar Anak Homeschooling (Studi pada Keluarga Pelaku Homeschooling) Khair, Alfin Miftahul; Fadillah, Galih Fajar
Konselor Vol 6, No 2 (2017): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.068 KB) | DOI: 10.24036/02017627563-0-00

Abstract

Homeschooling could be an education alternatives, the substance of activities of the school. The child is learns everything under control and supervise of parent. Families must have a strong commitment within the practice. This study is a qualitative phenomenological approach focused discusses a phenomenon about homeschooling. The aim of this research is to know the methods of study used in the process of teaching and learning results gained from the learning process through homeschooling. Collecting data is using the method of observation, interview and documentation. Data analysis using qualitative descriptive method and the validity of data is done by triangulation. The results are: 1) in behavioristic kids are love learning because fun and can be anywhere. Cognitively, kids can customize his ability to learn. In humanistic kids are aware to the conditions and environments around them. 2) Learning Outcome demonstrate the kids progress in cognitive, affective and psychomotor.  
Optimalisasi Peran Orang Tua Dalam Memahami Remaja Generasi Milenial Ernawati, .; Fadillah, Galih Fajar; khairi, Alfin Miftahul
Wacana Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/wacana.v12i1.168

Abstract

Abstrak: Latar belakang penelitian ini adalah masih adanya relasi yang kurang harmonis antara orang tua dan anak, hal tersebut berdampak signifikan pada sekat emosional yang ada. Terlebih lagi tantangan dalam memahami remaja generasi milenial masa kini. Orang tua sebagai orang yang pertama kali dikenal oleh remaja hendaknya dapat menjadi teladan yang baik, memberikan dukungan pada remaja serta diharapkan orang tua dapat memahami remaja, tidak hanya kebutuhan fisik tentunya namun kebutuhan psikologis dan kebutuhan agama. Kasus-kasus yang beredar di media surat kabar dan media online saat ini sungguh sangat memprihatinkan. Tidak jarang orangtua dengan tega bertindak kasar, bahkan sampai menghabisi nyawa buah hatinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang optimalisasi peran orang tua dalam memahami remaja generasi milenial. Penelitian ini bersifat kualitatif terapan (applied qualitative research) dan menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenology Analysis (IPA), teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan obersvasi serta dokumentasi. setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya optimalisasi peran orang tua dalam memahami remaja generasi milenial. Optimalisasi peran orang tua dikelompokkan dalam 4 kategori yaitu optimalisasi dalam peran pemenuhan kebutuhan ekonomi, fisik, psikologis, dan agama.Kata kunci : peran orang tua, generasi milenial
MENINGKATKAN PENGENDALIAN DIRI PENERIMA MANFAAT MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DI BALAI REHABILITASI MANDIRI Fadillah, Galih Fajar
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 2 No 1 (2013): Maret 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v2i1.2121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan layanan bimbingan kelompok dapat merubah tingkat pengendalian diri. Penelitian ini termasuk jenis penelitian ekperimen dengan desain one group pre-test and post-test design. Populasi penelitian ini adalah penerima manfaat yang tinggal dan memperoleh pendidikan di Balai Rehabilitasi Mandiri Semarang II. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala pengendalian diri yang memiliki 62 butir. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 orang meliputi 4 orang yang memiliki pengendalian diri sangat rendah dan rendah dan 2 orang memiliki tingkat pengendalian diri yang tinggi. Perlakuan kepada sampel penelitian berupa layanan bimbingan kelompok sebanyak 8 kali pertemuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah diskripsi presentase dan analisis wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan tingkat pengendalian diri yang dimiliki oleh penerima manfaat sebelum mereka mengikuti layanan bimbingan kelompok dan setelah mereka mengikuti layanan bimbingan kelompok. Berdasarkan perhitungan persentase terjadi perubahan tingkat pengendalian diri sebelum (50%) dan setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok (73%). Berdasarkan perhitungan uji wilcoxon hasil perhitungan jumlah jenjang sebesar=55> t tabel=8. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dapat digunakan sebagai upaya untuk merubah tingkat pengendalian diri yang dimiliki oleh penerima manfaat. The purpose of this research was to prove that group of guidence service could be change the level of selfcontrol. This research including of eksperiment reseach with one group pre-test and post test design. The population is all the client who live and get education in Balai Rehabilitasi Mandiri Semarang II. The sampling technique  is using purposive sampling. This research used scale of self control that have 62 items The number of this sample is 10 ,they are 4 people who have so low and low level of self control. 2 peoples have high level of self control . Treatment in this research was guidance group as many as 8 times by met face to face. Data analysis used persentage diskriptive and Wilcoxon analysis. Result from this reseach indicate that there are changing level ofl self control  from client before they get guidance group (50%) and after they get it become (73%). Analysis Wilcoxon show that  tcount (55) > t table (8). The result of this research show that group of guidance service can be used as a eforts to changed level of self control from the client who lived at Balai rehabilitasi Mandiri
PENYESUAIAN SOSIAL REMAJA DITINJAU DARI PERAN IBU AYAH DAN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA Ernawati Ernawati; Galih Fajar Fadillah
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 19, No. 1, Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/profetika.v19i1.7747

Abstract

This study aims to determine the relationship between mother's role, father's role and self-confidence with social adjustment in adolescents. The research subjects of class IX Muhammadiyah Middle School 1 Surakarta numbered 110 people. Data collection uses social adjustment scale, father's role scale, mother's role scale, self-confidence scale. Data analysis calculations used three predictor regression analysis techniques and cross tabulation analysis. From the results of data analysis, there is a significant relationship between father's role, mother's role and self-confidence with social adjustment, which correlates the role of father to social adjustment = 23.8%; mother's role in social adjustment = 16.1%; confidence in social adjustment = 18.1%. The total effective contribution of father's role, mother's role and confidence in social adjustment is 58%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran ibu, peran ayah dan kepercayaan diri dengan penyesuaian sosial pada remaja. Subjek penelitian siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Surakarta berjumlah 110 orang. Pengumpulan data menggunakan skala penyesuaian sosial, skala peran ayah, skala peran ibu, skala kepercayaan diri. Perhitungan analisis data menggunakan teknik analisis regresi tiga prediktor dan analisis tabulasi silang. Dari hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara peran ayah, peran ibu dan kepercayaan diri dengan penyesuaian sosial yang nilai korelasi  peran ayah terhadap penyesuaian sosial = 23,8%; peran ibu terhadap penyesuaian sosial = 16,1%; kepercayaan diri terhadap penyesuaian sosial = 18,1%. Total sumbangan efektif peran ayah, peran ibu dan kepercayaan diri terhadap penyesuaian sosial sebesar 58%.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT STRES NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN WIROGUNAN YOGYAKARTA Baiti Nur Rizqiyani; Angga Eka Yuda; Galih Fajar Fadillah; Ernawati Ernawati
EGALITA Vol 16, No 2 (2021): December
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/egalita.v16i2.12876

Abstract

Terputusnya hubungan dengan keluarga dapat mengakibatkan stres pada diri narapidana. Bagi beberapa narapidana keluarga menjadi tempat teraman untuk mengurangi tekanan. Dukungan keluarga memberikan dampak positif tehadap stres yang di alami narapidana. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat stres narapidana menjelang masa bebas tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Wirogunan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah narapidana menjelang masa bebas tahanan yang berjumlah 60 orang. Pengambilan sampel penlitian menggunakan teknik total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan skala likert dari dua variabel, yaitu dukungan keluarga dan tingkat stres. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi Produt Moment. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan analisis korelasi Product Moment, diketahui nilai rxy sebesar -0.288 dan p-value sebesar 0.026 (p 0.05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara variabel dukungan keluarga dan tingkat stres. Semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima maka akan semakin rendah tingkat stres yang dialami narapidana menjelang bebas. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah dukungan keluarga yang diterima, maka semakin tinggi pula stresnya. Sedangkan sumbangan efektif dukungan keluarga terhadap stres narapidana menjelang bebas sebesar 8,3% (r = 0,083) yang berarti sebesar 91,7% stres para narapidana mejelang bebas dipengaruhi oleh variabel lain selain dukungan keluarga. Dengan diperoleh dukungan keluarga sedang 42 (70%), rendah 10 (21,67%) dan tinggi  (23,3%) dengan tingkat stres sedang 34 (56,67%), rendah dan tinggi masing-masing 13 (21,17%). Tingkat variabel dukungan keluarga tergolong sedang, tingkat stres juga tergolong sedang. Dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stres narapidana menjelang bebas masuk dalam kategori sedang. Sedangkan berdasarkan distribusi frekuensi berdasarkan aspek masing-masing variabel dukungan keluarga dan tingkat stres dalam kategori baik.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN ORANG TUA MENIKAHKAN DINI ANAK AKIBAT HAMIL DI LUAR NIKAH (Studi Kasus di Desa Kalangan Klego Boyolali) Yulindawati Yulindawati; Galih Fajar Fadillah; Anni Nurul Hidayati
EGALITA Vol 16, No 1 (2021): June
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/egalita.v16i1.11573

Abstract

Tujuan penelitian ialah mengetahui gambaran proses pengambilan keputusan orang tua yang menikahkan anak usia dini akibat hamil diluar nikah. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan jenis studi kasus. Peneliti menjelaskan dan mendeskripsikan tentang proses pengambilan keputusan orang tua dalam mengatasi permasalahan anak hamil diluar nikah.  Hasil penelitian menunjukan bahwa orang tua memiliki dasar pengambilan keputusan intuisi, rasional dan fakta. Keputusan Orang tua untuk menikahkan anaknya merupakan solusi atau alternatif terbaik guna menyelesaikan permasalahan anak hamil diluar nikah. Adapula beberapa orang tua awalnya berencana untuk melakukan aborsi akantetapi setelah mengetahui resiko yang harus diterima oleh anaknya sehingga menikahkan anak menjadi alternatif utama. Orang tua berpikir menikahkan anak merupakan keputusan terbaik meskipun anak harus menikah diusia dini. Hal tersebut dilakukan guna menutupi aib keluarga karena mereka tidak ingin anaknya hamil tanpa adanya suami dan orang tua ingin anak bertanggung jawab atas perbuatan yang sudah dilakukan.
Pelatihan Komunikasi Assertif (Assertive Training) Pelajar SMP IT Insan Mulia Surakarta: Assertive Training SMP IT Insan Mulia Surakarta Ulfa Fauzia Argestya; Galih Fajar Fadillah; Anni Nurul Hidayati; Dhanu Eko Nugroho
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 6 (2022): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v7i6.3947

Abstract

This community service activity aims to provide an inculcation of an effective communication style, namely assertive communication at SMP IT Insan Mulia Surakarta.Online elearning causes students to have difficulty communicating, especially students of SMP IT Insan Mulia Surakarta. Some students still do not dare to refuse friends to play on the sidelines of study group activities or assignments, do not dare to ask the teacher during the learning process, are passive when they have arguments or ideas in organizational forums at school. If this is left without any preventive measures, it will have an impact on the development of student communication at SMP IT Insan Mulia Surakarta. The purpose of this activity is to provides training on effective communication styles, namely assertive communication. The method used in the delivery of communication styles is to use classical and group methods. This training was held for two days. On the first day of classical training in the form of materials and assignments, while the second day in small groups, namely the practice of assertive communication. The data collection instrument used an open questionnaire and observation. Based on the analysis of the instrument students showed changes in communication, namely students to convey their ideas or openly tell the conditions they are experiencing.