Muhtar Lutfi
Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan, Jurusan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Tadulako

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Korelasi antara Jumlah UMKM, Jumlah Penduduk, Tenaga Kerja dengan Pertumbuhan Ekonomi Kota Palu Tahun 2019-2023 Ni Kadek Muliyani; Rita Suirlan; Muhtar Lutfi; Nurnaningsih Nurnaningsih; Mukhtar Tallesang
DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 10 No 2 (2025): Dialektika: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/dialektika.v10i2.7048

Abstract

Economic growth measures the progress of a region. In Palu City, economic development is influenced by various factors, including total of MSMEs, population, and workforce. MSMEs play a role as driver of the local economy, while the total of population and workforce reflects the potential of human resources that can contribute to economic growth. The purpose this study is analyze the relationship between the total of MSMEs, population and workforce with economic growth in Palu City in 2019-2023. The research method uses quantitative approach with correlational associative research type. The analysis method uses Pearson Correlation. The results of the analysis show that the total of MSMEs has positive but insignificant correlation with economic growth, with low level of closeness, the total of population has positive but insignificant correlation with economic growth, with moderate level of closeness and the workforce has a positive but insignificant correlation, with moderate level of closeness with economic growth.
Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Komoditas Kopi Robusta di Desa Watutau Kecamatan Lore Peore Irfan Irfan; Yunus Sading; Muhtar Lutfi; Musdayati Musdayati; Mukhtar Tallesang
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 6 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v6i1.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan ekonomi lokal berbasis kopi di Desa Watutau Kecamatan Lore Peore dalam mengembangkan kopi robusta menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan untuk meningkatkan budidaya kopi robusta di Desa Watutau melibatkan faktor-faktor kekuatan seperti lokasi geografis yang sesuai, pengalaman petani dalam pengelolaan budidaya kopi, dan kualitas kopi yang baik, sumber daya alam yang melimpah Namun, terdapat juga hambatan dalam distribusi hasil tani kopi robusta di Desa Watutau, seperti sumber daya manusia yang rendah, pengetahuan akan pengembangan kopi yang minim.  Dengan demikian, penelitian ini memberikan gambaran tentang potensi dan tantangan dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis kopi robusta di Desa Watutau, serta merumuskan strategi yang dapat meningkatkan hasil produksi dan distribusi kopi robusta di wilayah tersebut.
Analisis Pendapatan Usaha Tani Kol di Desa Maholo Kecamatan Lore Timur Kabupaten Poso Moh. Azan; Muhtar Lutfi
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 6 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v6i1.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi besarnya biaya dan pendapatan dari usaha tani kol di Desa Maholo, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso. Penelitian dilakukan dengan populasi petani kol di Desa Maholo, dan menggunakan metode sensus untuk menentukan sampel, dengan total 15 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa survei, observasi, studi pustaka, dan wawancara menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani dengan luas lahan 1 hektar memperoleh keuntungan sebesar Rp27.405.000 per musim tanam. Sementara itu, petani dengan luas lahan 0,6 hektar mendapatkan keuntungan Rp12.155.000 per musim tanam, dan petani dengan luas lahan 0,3 hektar memperoleh pendapatan sebesar Rp7.850.000 per musim tanam.
Analisis Pendapatan Industri Rumah Tangga (Home Industry) Kacandipa di Desa Sunju Kecamatan Marawola Isyam Wahyudi; Santi Yunus; Muhtar Lutfi; Musdayati Musdayati; Andi Herman Jaya
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 6 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v6i1.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan Home Industry Kacandipa Teratai di Desa Sunju Kecamatan Marawola. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode wawancara. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemilik industri Kacandipa Teratai. Home Industry Teratai Kacandipa dalam satu bulan proses produksi Kacandipa diperoleh penerimaan kotor yang diperoleh sebesar Rp 22.000.000, sedangkan total biaya yang digunakan dalam satu bulan produksi sebesar Rp 13.576.769/bulan. Dari kedua biaya tersebut yang mempunyai total pendapatan tertinggi dibandingkan dengan total biaya yang digunakan pada Home Industry Kacandipa, sehingga diketahui keuntungan yang diperoleh Home Industry Kacandipa Teatai dalam satu bulan produksi adalah Rp 8.423.231/bulan, Dalam hal ini mengolah keuntungan yang diterima cukup tinggi.
Analisis Pengaruh Kemiskinan dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kriminalitas di Sulawesi Tengah Periode 2018-2022 Sahrul SA. Nahe; Failur Rahman; Edhi Taqwa; Muhtar Lutfi; Santi Yunus
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v6i2.177

Abstract

Kriminalitas adalah perilaku individu tertentu yang melanggar norma sosial dan hukum sehingga masyarakat sangat menentang kejahatan yang ada. Banyak variabel, termasuk pengangguran dan kemiskinan, merupakan kontributor utama kejahatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara kejahatan dan pengangguran dan kemiskinan di Sulawesi Tengah. Regresi linier berganda adalah teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, dan data sekunder berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS). Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat kriminalitas Provinsi Sulawesi Tengah terkena dampak positif kemiskinan; (2) Tingkat kejahatan provinsi dipengaruhi secara negatif oleh pengangguran. Hasil dari penelitian ini Kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kriminalitas di Sulawesi Tengah dan Pengangguran berpengaruh negatif terhadap tingkat Kriminalitas di Sulawesi Tengah. Dalam 5 tahun yaitu pada tahun 2018-2022
Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk dan Belanja Daerah terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2015-2022 Widya Amelia; Rita Yunus; Yunus Sading; Muhtar Lutfi; Musdayati Musdayati
Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jppd.v6i2.178

Abstract

Menurut nilai pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), pertumbuhan ekonomi adalah proses perbaikan kondisi perekonomian suatu negara secara terus-menerus dalam jangka waktu tertentu. Penelitian ini mengkaji bagaimana pengaruh jumlah penduduk dan belanja daerah terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 1) Di kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tengah, jumlah penduduk mempunyai pengaruh yang baik dan signifikan terhadap PDRB. 2) Di kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Tengah, belanja daerah berpengaruh signifikan dan positif terhadap Produk Domestik Bruto (PDRB). Dengan kata lain, PDRB Provinsi Sulawesi Tengah dapat meningkat sebagai respons terhadap pertumbuhan penduduk dan peningkatan investasi daerah.
Pelatihan, Pendampingan Digital Marketing Untuk Peningkatan Kualitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Desa Loru Kabupaten Sigi Muhtar Lutfi; Edhi Taqwa; Ika Rafka; Vera Sri Endah Cicilia; Bella Oktaviana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.5435

Abstract

Pelatihan dan pendampingan digital marketing bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas usaha dan daya saing di era digital. Program pengabdian ini dilaksanakan di Desa Loru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, yang sebagian besar warganya bergerak di sektor pertanian dan perdagangan kecil. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta implementasi strategi pemasaran digital bagi pelaku UMKM, sehingga mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui survei awal, identifikasi masalah, pelatihan terstruktur, praktik langsung, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta terkait penggunaan media sosial, marketplace, dan e-commerce. Secara kuantitatif, beberapa pelaku usaha mengalami peningkatan pendapatan sebesar 50–100% setelah dua bulan pelatihan, sementara secara kualitatif terlihat adanya perubahan dalam pengelolaan akun media sosial, peningkatan penjualan online, serta kualitas promosi produk yang lebih profesional. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa digital marketing terbukti efektif dalam mendorong transformasi UMKM Desa Loru menuju bisnis yang lebih kompetitif, meskipun masih terdapat tantangan berupa keterbatasan infrastruktur internet, literasi teknologi, dan modal. Oleh karena itu, keberlanjutan program ini membutuhkan dukungan pemerintah daerah, akademisi, dan sektor swasta untuk memperkuat ekosistem digital UMKM lokal.