Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN PENGARUH KONSENTRASI PERAK NITRAT TERHADAP UKURAN PARTIKEL PADA SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK Ristian, Ina; Wahyuni, Sri; Supardi, Kasmadi Imam
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian pengaruh konsentrasi perak nitrat (AgNO3) terhadap ukuran pertikel dalam sintesis nanopartikel perak telah dipelajari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi perak nitrat terhadap ukuran partikel. Sintesis nanopartikel perak dilakukan menggunakan metode reduksi dengan variasi konsentrasi AgNO3 yaitu 0,5x10-3 M, 1x10- 3 M, 1,5x10-3 M dan natrium sitrat sebagai zat pereduksi. Dari hasil pengukuran spektrofotometer UV-Vis, serapan panjang gelombang nanopartikel perak terjadi pada kisaran 419-421 nm. Identifikasi ukuran partikel dengan PSA menunjukkan nanopartikel perak yang disintesis mempunyai ukuran antara 13,9-54,3 nm. Hal ini didukung oleh karakterisasi menggunakan TEM yang menunjukkan terdapat partikel perak berukuran nano hingga mencapai 6,9 nm. Nanopartikel perak yang memiliki stabilitas paling baik diaplikasikan pada binder cat PVAc dan diuji kemampuan antibakterinya terhadap bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil  pengujian menunjukkan bahwa konsentrasi AgNO3 1x10- 3 M merupakan konsentrasi optimum dalam menghasilkan nanopartikel perak yang cukup efisien dalam membunuh bakteri hingga 96,11%.
Hubungan Tingkat Kepatuhan Minum Obat ANtihipertensi dengan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Apotek Kimia Farma 937 Raya Bogor Nufus, Hayatun; Ristian, Ina; Dili Ariwati, Valentina; Atikah, Zulfa
Jurnal Nusantara Madani Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Nusantara Madani
Publisher : Jurnal Nusantara Mandani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1200/t3pkv568

Abstract

Hipertensi disebut juga penyakit tidak menular yang menjadi penyebab banyak kematian di dunia seperti penyakit gagal jantung, stroke, gagal ginjal dan penyakit kardiovaskular lainnya. Dalam meningkatkan efektifitas pengobatan dan mencegah terjadinya komplikasi maka pasien hipertensi perlu mengkonsumsi obat antihipertensi karena obat antihipertensi terbukti dapat mengontrol tekanan darah dalam batas normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tekanan darah pasien hipertensi di Apotek Kimia Farma 937 Raya Bogor. Metode penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan kriteria inklusi yang dipilih oleh peneliti dengan jumlah sampel 92 responden. Data didapatkan dari pengisian kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) dan pengukuran tekanan darah. Data yang didapat kemudian dianalisa dengan analisis univariat dan bivariat chi square menggunakan program SPSS. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang memiliki kepatuhan minum obat rendah sebanyak 39.1% dan hasil pengukuran tekanan darah sistolik maupun diastolik pasien hipertensi ringan sebanyak 53.3% dengan memperoleh p value 0.597 dan 0.614 atau >0.05 yang menyatakan tidak terdapat hubungan signifikan antara kepatuhan minum obat antihipertensi dengan tekanan darah pasien hipertensi di Apotek Kimia Farma 937 Raya Bogor.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN MASKER CLAY EKSTRAK METANOL KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI KAOLIN Nufus, Hayatun; Ristian, Ina; Fatimah, Siti; Ariwati, Valentina Dili
Jurnal Nusantara Madani Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Nusantara Madani
Publisher : Jurnal Nusantara Mandani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1200/7kx9h311

Abstract

Latar belakang: Rambutan merupakan buah yang banyak ditemukan didaerah tropis, di Indonesia memiliki berbagai macam jenis. Masker clay merupakan masker yang banyak diminati selain penggunaannya yang mudah memiliki kemampuan untuk meremajakan kulit. Perubahan kulit terasa ketika masker mulai memberikan efek yang menarik lapisan kulit ketika masker mengering. Subjek dan metode: Ekstrak kulit buah rambutan dibuat dengan cara maserasi menggunakan pelarut metanol 80%. Sediaan masker clay  dibuat dengan variasi konsentrasi kaolin dengan kadar 10%, 25%, 35%. Evaluasi sediaan yang di uji yaitu organoleptis, pH, homogenitas, daya sebar, daya lekat, iritasi, dan waktu kering. Hasil: Hasil uji evaluasi sediaan memenuhi pesyaratan masker clay, hanya pada uji daya lekat FI tidak memenuhi persyaratan.  Kesimpulan: Konsentrasi kaolin pada sediaan masker clay yang terbaik pada formula III dengan kadar 35%.