Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Saffron (Crocus sativus) Pada Yoghurt Terhadap Pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa Widhyasih, Retno Martini; Suminar, Nunu; Lestari, Diah
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2022): Anakes: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v8i1.800

Abstract

Saffron (Crocus sativus) merupakan tumbuhan yang dapat digunakan sebagai obat tradisional dan juga digunakan dalam produk olahan makanan. Bahan aktif saffron, seperti flavonoid, saponin, dan tanin, diketahui merupakan senyawa antibakteri. Saffron dapat digunakan dalam produk fermentasi seperti yoghurt yang berperan sebagai prebiotik untuk zat aktif yang terkandung dalam yoghurt, yaitu bakteri asam laktat (BAL). Bakteri patogen dapat menyebabkan beberapa penyakit, diantaranya Pseudomonas aeruginosa. Bakteri ini diketahui menyebabkan infeksi pneumonia nosokomial yang ditularkan melalui pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai zona hambat, volume hambat minimum dan pengaruh penambahan saffron yoghurt terhadap Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode true experimen dengan desain post test only control group. Uji daya hambat dilakukan dengan metode difusi sumur dengan lima kelompok perlakuan yaitu 5 helai dan 10 helai saffron dalam yoghurt dengan volume 25 µl, 50 µl, 100 µl, 150 µl, dan 200 µl. Setiap perlakuan diulangi lima kali. Sebagai kontrol positif larutan ciprofloxacin 0,25% dan akuades sebagai kontrol negatif. Pengujian dilakukan di Laboratorium Bakteriologi Politeknik Kemenkes Jakarta III pada bulan Juni 2020. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney pada tingkat kepercayaan 95% dengan α = 0,05 (5%). Hasil statistik diperoleh nilai p <0,05 (p = 0,000). Maka dapat disimpulkan penambahan saffron pada yoghurt berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa.Kata kunci: Crocus sativus, Pseudomonas aeruginosa, Saffron, Yoghurt.
PENERAPAN METODE DISCOVERY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA POKOK BAHASAN BANGUN DATAR Lestari, Diah
Renjana Pendidikan Dasar Vol 4 No 1 (2024): Edisi Februari 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menerapkan metode discovery guna meningkatkan hasil belajar matematika pokok bahasan bangun datar pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Ampenan. Prosedur penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus yang tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi guru dan lembar observasi siswa, serta soal-soal evaluasi. Sedangkan LKPD digunakan pada saat kegiatan penemuan. Hasil yang diperoleh dari siklus I, siklus II, dan siklus III mengalami peningkatan prosentase ketuntasan belajar masing-masing sebesar 53,84%, 88,46%, 92,31%. Peningkatan persentase ketuntasan belajar disertai dengan peningkatan rata-rata kelas masing-masing sebesar 53,92; 75,12; 75,38. Pada siklus II telah tercapai peningkatan prestasi belajar secara klasikal dimana minimal 85% siswa mencapai nilai ≥ 70. Namun agar penelitian terlaksana sesuai dengan rencana yang telah dibuat yaitu sebanyak 3 siklus, maka peneliti melanjutkan penelitian hingga siklus 3. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengajaran dengan menggunakan metode discovery dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 1 Ampenan.
Mengungkap Konservatisme Akuntansi dengan Dewan Direksi, Ukuran Perusahaan, Leverage, dan Kesempatan Tumbuh dengan Pemoderasi Financial Distress Lestari, Diah; Budiman, Nita Andriyani; Afifi, Zaenal
Jurnal Akuntansi Inovatif Vol 2 No 2 (2024): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59330/jai.v2i2.31

Abstract

Latar Belakang: Konservatisme akuntansi adalah prinsip yang menekankan kehati-hatian dalam mengakui aset dan pendapatan dalam laporan keuangan. Penelitian konservatisme perlu dilakukan karena membantu mencegah manipulasi laporan keuangan dan mendukung keputusan investasi yang lebih tepat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dewan direksi, ukuran perusahaan, leverage dan kesempatan tumbuh terhadap konservatisme akuntansi dengan financial distress sebagai variabel moderasi.       Metode Penelitian: Sebanyak 105 perusahaan di bidang perusahaan barang consumer primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021 berdasarkan pemilihan sampel menggnunakam metode purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini mencakup perusahaan barang konsumer primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2017-2021. Software yang digunakan dalam melakukan uji moderate regression analysis adalah IBM SPSS. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa leverage berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi, sementara dewan direksi dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi. Financial distress memperkuat pengaruh dewan direksi terhadap konservatisme akuntansi dan memperlemah pengaruh leverage terhadap konservatisme akuntansi. Namun, financial distress tidak memoderasi pengaruh ukuran perusahaan dan kesempatan tumbuh terhadap konservatisme akuntansi. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur dengan mengeksplorasi pengaruh dewan direksi, ukuran perusahaan, leverage, dan kesempatan tumbuh terhadap konservatisme akuntansi, serta peran financial distress sebagai variabel moderasi.
Effect of pH Variations in Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) Medium on E. coli Growth Lestari, Diah; Haliza, Eva Nur; Setiawan, Heru
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 22 No 1 (2024): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol22.Iss1.1298

Abstract

The growth of E. coli is influenced by several factors, including environmental pH. Environmental pH unsuitable for bacterial growth conditions will interfere with the enzyme activity and influence bacterial growth. This study aimed to determine the effect of pH variations (5.3, 5.8, 6.3, 7.3, 7.8, 8.3) in EMBA medium on E. coli growth. The research method used was true experiment post-test-only control design. The samples in this study were suspensions with dilutions of 10-4, 10-5, 10-6, and 10-7, inoculated using the duplo test to EMBA with various pH conditions, so that the total sample size is 48. The results showed that the mean number of E. coli bacteria on EMBA with pH 5.3 was 9.1 x 106 CFU/mL; with pH 5.8 was 9.6 x 106 CFU/mL; with pH 6.3 was 1.2 x 107 CFU/mL; with pH 7.3 was 1.1 x 107 CFU/mL; with pH 7.8 was 9.7 x 106 CFU/mL; and with pH 8.3 was 7.1 x 106 CFU/mL. Growth in positive control showed the mean number 1.4 x 107 CFU/mL; negative control showed no growth of E. coli or other microorganisms. Based on the One-Way ANOVA statistical test with a 95% confidence level, there was no difference in the mean number of E. coli bacteria in the six pH variations of EMBA medium (p-value > 0.05). E. coli bacteria grew best at neutral pH. Its growth decreases in slightly acidic and slightly alkaline pH, but it can still be observed. This allows E. coli to survive in extreme pH. Pathogenic E. coli have developed the potential to live inside the human body. They will experience temporary stress in unfavourable conditions before finally adapting. The advice for future researchers is to test the effect of pH on E. coli growth by using other E. coli growth media or with a wider range of pH (more acidic and more basic). It is also recommended to conduct further research about the effect of various environmental conditions such as temperature, nutrients, and others on bacterial growth.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MINIMALISASI RISIKO PAPARAN FORMALIN PADA BAHAN MAKANAN Purwanti, Angki; Lestari, Diah; Prasetyorini, Tri
Jurnal LINK Vol 19 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.8898

Abstract

Formalin merupakan bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet dalam bahan makanan. Bahan ini bersifat karsinogenik, akumulasi yang tinggi dalam tubuh akan menyebabkan iritasi lambung, alergi sampai terjadinya kanker saluran cerna. Jenis bahan makanan di pasar diantaranya ayam potong, ikan basah, cumi, kerang, sotong, udang, ikan asin, otak-otak, bakso dan mi basah yang dengan sengaja menggunakan formalin sebagai pengawet. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk pemberdayaan kader dan masyarakat dalam minimalisasi risiko paparan formalin. Peserta kegiatan adalah kader dan perwakilan masyarakat dari RW 03 dan RW 02, Kelurahan Cipayung Jakarta Timur sebanyak 59 orang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, pemberian materi penyuluhan, pelatihan cara pemeriksaan, penurunan kadar formalin dan media leaflet berisi bahaya, jenis, ciri makanan, dan cara minimalisasi formalin dan alat pemeriksaan formalin kit. Hasil kegiatan diperoleh peningkatan pengetahuan formalin secara umum rata-rata 21% dan formalin secara spesifik 12%. Hasil observasi peserta mampu melakukan pemeriksaan makanan yang mengandung formalin dengan formalin kit dan cara menurunkan kadar formalin secara sederhana.
Perbandingan Kadar Fe Serum, TIBC dan Ferritin Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Pre dan Post Hemodialisa di RSUD Leuwiliang: Comparison of Serum Fe, TIBC and Ferritin Levels in Failed Patients Chronic Kidney Pre and Post Hemodialysis at SRUD Leuwiliang Prasetyorini, Tri; Lestari, Diah; Lesmana, Kartika
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 6 No. 2 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v6i2.6890

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) adalah salah satu penyebab gangguan fungsi ginjal yang progresif dan irreversible sehingga kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme, keseimbangan cairan dan elektrolit, dan menyebabkan uremia serta membutuhkan terapi pengganti ginjal yang tetap, berupa dialisis atau transplantasi ginjal. Hemodialisa (HD) bertujuan mengganti fungsi ginjal sehingga dapat memperpanjang kelangsungan hidup dan memperbaiki kualitas hidup pada penderita gagal ginjal kronik. Penderita GGK yang melakukan hemodialisa dapat menderita anemia yang disebabkan oleh defisiensi eritropoietin, sehingga dilakukan penilaian status besi pada PGK meliputi Ferritin, Fe Serum dan Total Iron Binding Capacity (TIBC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar Fe Serum, TIBC dan Ferritin pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional berdasarkan pengumpulan data pasien yang menjalani hemodialisa di RSUD Leuwiliang periode tahun 2021-2022. Dikumpulkan data sebanyak 63 pasien dan didapatkan hasil uji Wilcoxon pada Fe Serum dan Ferritin dengan α 0,05 diperoleh nilai p-value 0,240 dan 0,840 dengan tingkat kepercayaan 95%, dapat diputuskan bahwa Ha ditolak artinya tidak ada perbedaan kadar Fe Serum dan Ferritin pada pasien GGK pre dan Post HD. Sedangkan uji Paired T-Test pada TIBC didapatkan nilai p-value 0,000 dapat diputuskan bahwa Ha diterima artinya ada perbedaan kadar TIBC pasien GGK pre dan post HD. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat perbedaan kadar Fe Serum dan Ferritin pada pasien GGK pre dan post hemodialisa, dan terdapat perbedaan kadar TIBC pada pasien GGK pre dan post hemodialisa di RSUD Leuwiliang.
Penerapan Laporan Laba Rugi Untuk Meningkatkan Efisiensi UMKM Pabrik Tahu Lestari, Diah; Aflah, Destina Nailatul
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 3 No. 3 (2025): Renata - Desember 2025
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.210

Abstract

UMKM Pabrik Tahu masih terdapat kesulitan dalam pencatatan laporan laba rugi secara manual, sehingga menyebabkan turunnya efisiensi usaha, kesalahan pencatatan, serta kesulitan pengambilan keputusan yang tepat dalam bisnis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM Pabrik Tahu agar lebih efisien dalam pencatatan laporan laba rugi berbasis digital. Metode strategi pengabdiannya meliputi persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi serta keberlanjutan
Efforts To Prevent Anemia Through Education On Worms And Checking Hemoglobin (Hb) Levels Of Students At Cikiwul 1 State Elementary School, Bantar Gebang, Bekasi City, West Java Lestari, Diah; Mujianto, Bagya; Inderiati, Dewi; Amaniah , Citra; Hardianto, Nova
International Journal Of Community Service Vol. 5 No. 4 (2025): November 2025 ( Indonesia - Thailand - Malaysia - Timor Leste - Philippines )
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v5i4.907

Abstract

One of the risk factors for worm infections is low knowledge and environmental sanitation. Elementary school age children are a vulnerable group for experiencing this infection. The Cikiwul 1 Bantar Gebang public elementary school is located in the Bantar Gebang Bekasi waste dump area. Poor school environmental sanitation is a risk factor for the spread of worms and the incidence of nutritional deficiencies and absorption, so that students can suffer from anemia. This community service with the community partnership program (IPKM) science and technology scheme aims to prevent anemia through education about worms and hemoglobin examination of Cikiwul 1 public elementary school students. The target audience is 100 students in grades 5 and 6. The implementation method is through education, providing knowledge about worms, measuring the increase in knowledge through pre-test and post-test. Hemoglobin examination using the biosensor method using Point of Care Testing (POCT), based on the criteria of the World Health Organization, 2001) or clinical practice guiding anemia, 2005. The examination material used is the student's capillary blood. Implementation results were obtained from 100 students who took part in the education, 99 students took the initial knowledge measurement (pre-test), and the measurement of increasing knowledge (post-test). The pre-test result was 69.9, the post-test result was 85.1. There was an increase in knowledge of 15.2%. The results of increasing knowledge for the recognition of worm types were 63%, for the prevention of worms 80%, for the causes of worms 52.5%, for the effects of worms 28.3%, and for the detection of worms 11.1%. The overall prevalence of anemia is still relatively high (22%), with moderate anemia predominant (17%). Boys tend to experience anemia more than girls. Class 6 showed the highest proportion of moderate anemia (19.6%), indicating the potential for continued accumulation of nutritional deficiencies. There were no cases of severe anemia, but 1 in 5 children had Hb levels < 11.5 g/dL, which indicates the need for nutritional intervention and continued health monitoring.