Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Sistem Budidaya Tanaman Kakao Secara Berkelanjutan Pada Kelompok Tani Rukun Tani Dusun Karang Tani, Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan Sugiatno, Sugiatno; Evizal, Rusdi; Susanto, Herry; Sembodo, Dad R. J.; Nurmauli, Niar
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8912

Abstract

Provinsi Lampung merupakan salah satu penghasil biji kakao di Indonesia  yang dihasilkan oleh perkebunan rakyat (pekebun). Produktivitas kebun kakao di Lampung khususnya di Dusun Karang Tani semakin lama semakin menurun, hal tersebut karena petani kakao yang tergabung dalam Kelompok Tani Rukun Tani  belum mengelola lahan kakaonya dengan baik.  Kondisi lahan kakao di Dusun Karang Tani merupakan lahan berpasir dengan jenis tanah podsolik merah kuning yang rentan terhadap degradasi lahan.  Untuk mengelola lahan tersebut petani perlu dibekali pengetahuan bagaimana mengelola lahan kakao yang benar agar lahan tetap produktif.  Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan petani di Dusun Karang Tani tentang sistem budidaya kakao secara berkelanjutan.  Kegiatan dilaksanakan di Dusun Karang Tani, Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan yang berlangsung mulai bulan Juli hingga November 2019. Kegiatan dilakukan dengan metode tatap muka di dalam ruangan dan demontrasi di lahan.  Materi kegiatan tatap muka meliputi  sistem budidaya kakao berkelanjutan, pengelolaan nutrisi tanaman, pola tanam sistem pertanian berkelanjutan, konservasi tanah, dan pengelolaan hama dan penyakit terpadu.  Kegiatan dievaluasi melalui evaluasi awal, evaluasi proses, dan evaluasi akhir.  Evaluasi awal dan evaluasi akhir dilakukan dengan menggunakan lembar daftar pertanyaan yang berkaitan dengan materi pelatihan.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) Sebelum dilakukan pelatihan, tingkat pengetahun petani peserta terhadap sistem budidaya kakao secara berkelanjutan masih rendah (nilai  rata-rata 28,5), terutama pada pemahaman materi konservasi tanah di  kebun kakao (nilai 22,5) dan materi pengelolaan nutrisi tanaman dan pemupukan (nilai 27,5); (2) Pada saat kegiatan pelatihanberlangsung, tanggapan petani pesertan terhadap materi pelatihan sangat baik, peserta aktif bertanya terhadap materi yang belum jelas, dan aktivitas peserta baik yang ditunjukkan denga tingkat kehadiran yang tinggi; (3) Setelah dilakukan pelatihan, pengetahuan petani Dusun Karang Tani terhadap sistem budidaya kakao secara berkelanjutan meningkat  hingga kategori tinggi (nilai 74,9) atau dengan kenaikan 162,8%, kenaikan tingkat pengetahuan tertinggi terjadi pada materi teknik konservasi tanah di lahan kakao (211,1%) dan pengelolaan nutrisi tanaman dan pemupukan (200%).
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN ECO ENZYME DI DESA HAJIMENA LAMPUNG SELATAN Dermiyati, Dermiyati; Wibowo, Lestari; Nurmauli, Niar; Ivayani, Ivayani
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 1, Maret 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i1.10206

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan ibu-ibu Dasawisma/Majelis Taqlim (MT) Ulul Al-Baab Bataranila Desa Hajimena melalui penerapan teknologi pembuatan Eco Enzyme yang berkualitas dan memiliki manfaat bagi kesehatan dan lingkungan.  Kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman tentang manfaat ecoenzym dan keterampilan dalam membuat ecoenzym. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan, demonstrasi dan percontohan. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu Rumah Tangga yang tergabung dalam Dasawisma/ MT Ulul Al-Baab Dusun IV Bataranila di Desa Hajimena Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Materi yang disampaikan merupakan teknologi tepat guna pembuatan Eco Enzyme sebagai alternatif pemecahan masalah sampah dan limbah rumah tangga yang dapat mencemari lingkungan. Melalui kegiatan ini diharapkan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu Dasawisma/MT Ulul Al-Baab di Dusun IV Bataranila Desa Hajimena meningkat. Sumberdaya lokal berupa limbah/sampah organik dapat menjadi Eco Enzyme yang berkualitas yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah di pekarangan dan sebagai disinfektan untuk memperbaiki kualitas lingkungan. Sosialisasi, Pelatihan dan Pendampingan untuk Pembuatan ecoenzyme dilakukan di Masjid Ulul Al-Baab Bataranila. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya antusiasme dan partisipasi aktif para peserta dalam mengikuti Soasialisasi dan Pelatihan Pembuatan Ecoenzyme yang dilakukan secara berkelompok serta pendampingan selama tiga bulan hingga ecoenzyme nya jadi dan siap digunakan. Peningkatan pemahaman pengetahuan peserta terkait dengan pengertian, cara pembuatan, dan pemanfaatan ecoenzyme meningkat dari 21% hingga 65%. Luaran kegiatan ini adalah laporan pengabdian, video kegiatan berdurasi 5 menit, dan seminar hasil pengabdian kepada masyarakat atau artikel yang akan diterbitkan di Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Efficacy of atrazine 500 g/l Herbicide against Various Types of Weeds and Its Impact on Maize Plants (Zea mays Linnaeus): Efikasi Herbisida Atrazin 500 g/l terhadap Berbagai Jenis Gulma, dan Dampaknya terhadap Tanaman Jagung (Zea mays Linnaeus) Ibrohim, Ibrohim; Pujisiswanto, Hidayat; Nurmauli, Niar; Susanto, Herry
Jurnal Proteksi Tanaman (Journal of Plant Protection) Vol. 7 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Plant Protection Department, Faculty of Agriculture, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpt.7.1.22-33.2023

Abstract

Atrazine 500 g/l is a selective herbicide that can be applied during pre- or post-growth of corn. This study aimed to determine the effective level of dosage in controlling weeds in the corn planting area and its impact on growth and corn yields. The study was conducted at the Experimental Garden of Universitas Lampung, South Lampung, and the Weed Laboratory of the Faculty of Agriculture, Universitas Lampung, from August to November 2022. The study used a Randomized Block Design (RBD) with seven treatments and four replications. The treatment consisted of 5 herbicide doses (Atrazine 500 g/l (500, 750, 1,000, 1,250, and 1,500 g/ha), manual weeding, and control. The results showed that Atrazine 500 g/l at doses of 750 - 1,500 g/ha effectively controlled the growth of total weeds, broadleaf and grass weeds, Digitaria ciliaris, and Richardia brasiliensis. While at doses of 500–1,500 g/ha, it effectively controlled Eleusine indica, Cleome rutidosperma, and Commelina benghalensis. Those doses did not poison, and did not inhibit growth, and the yield of maize.