Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Fundraisingdalam Islam: Studi Kritis Terhadap Transparansi Dan Akuntabilitas Lembaga Filantropi Syariah Di Indonesia Lepiya Juniza; Fina Meilani; Puput Wulandari; Ahmad Syaifullah; Samiyono Samiyono
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji etika fundraising dalam perspektif Islam dengan fokus pada aspek transparansi dan akuntabilitas lembaga filantropi syariah di Indonesia. Dalam perkembangan era digital, praktik penghimpunan dana (fundraising) mengalami transformasi signifikan yang menuntut adanya tata kelola yang lebih baik dan sesuai dengan prinsip syariah. Namun demikian, masih terdapat berbagai tantangan dalam implementasi nilai-nilai etika Islam, khususnya terkait keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban pengelolaan dana umat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif-normatif. Data diperoleh dari jurnal ilmiah bereputasi, literatur akademik, serta regulasi terkait pengelolaan filantropi Islam di Indonesia. Analisis dilakukan dengan mengkaji konsep etika Islam dalam fundraising serta membandingkannya dengan praktik yang diterapkan oleh lembaga filantropi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas merupakan prinsip fundamental dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga filantropi. Prinsip tersebut selaras dengan nilai-nilai Islam seperti amanah, shiddiq, tabligh, dan fathanah. Namun demikian, implementasinya di lapangan masih menghadapi kendala, seperti belum seragamnya standar pelaporan, keterbatasan akses informasi publik, serta variasi kualitas tata kelola antar lembaga. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan sistem governance berbasis syariah diperlukan untuk meningkatkan kredibilitas lembaga filantropi Islam di Indonesia. Dengan demikian, optimalisasi etika fundraising tidak hanya berdampak pada efektivitas penghimpunan dana, tetapi juga pada keberlanjutan kepercayaan masyarakat.
Integration of IMTAQ and Science and Technology in Improving Community Empowerment in Ulujami Village, South Jakarta Sofwan Manaf; Much. Hasan Darojat; Ahmad Syaifullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bisma) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Bisma)
Publisher : Universitas Darunnajah, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/bisma.v1i1.62

Abstract

Abstract The situation of the metropolitan community which tends to be busy and hedonistic causes the emergence of social phenomena in the community, this case occurs among the people in Ulujami Village. The social phenomenon that occurs causes low public concern for participation in social, religious activities and awareness of the importance of mastering technology for owners of micro, small and medium enterprises. Based on these problems, Darunnajah University students created a community service program by carrying out community empowerment activities in an effort to improve IMTAQ and science and technology and the integration of the two in Ulujami Village. Because by integrating IMTAQ and science and technology in life, it can form a rabbani society and intellect. To realize these activities, various activities are carried out by actively involving the community. The activity focuses on improving the community's ability to study religion and technology by holding socialization activities to village officials and communities in an inclusive manner, conducting socialization and training to the younger generation and teaching religion to children as the basis for their education. Meanwhile, the implementation of technology empowerment is carried out for MSME owners to be able to develop their business through marketing with social media and online.