Wayan Nurita
Program Studi Sastra Jepang Universitas Mahasaraswati Denpasar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GAYA HIDUP MINIMALIS ORANG JEPANG YANG DIPENGARUHI OLEH AJARAN ZEN Anak Agung Istri Candrawati; Wayan Nurita; Anak Agung Ayu Dian Andriyani
Jurnal Daruma : Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Daruma: Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang
Publisher : Program Studi Sastra Jepang Fakultas Bahasa Asing Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.175 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh yang ditimbulkan ajaran Zen terhadap gaya hidup minimalis orang Jepang dewasa ini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori globalisasi Arjun Appadurai dan teori perubahan sosial Piotr Sztompka. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yang diperoleh dari buku-buku berbahasa Indonesia, Inggris dan Jepang yang memiliki relevansi hubungan dengan penelitian ini. Penulis menggunakan buku-buku tersebut karena sesuai dengan objek penelitian dan dapat menjawab rumusan masalah yang ada dalam penelitian ini.Analisis data yang dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis dari data yang telah dikumpulkan, bahwa ajaran Zen dalam peranannya dapat memengaruhi gaya hidup minimalis orang Jepang. Peran ajaran Zen tersebut memengaruhi gaya hidup minimalis orang Jepang dari segi tempat tinggal/hunian, makanan, kesenian dan kebudayaan.
PERSAMAAN DAN PERBEDAAN SETSUZOKUSHI GA, KEDO DAN DEMO DALAM NOVEL FURU KARANGAN KANAKO NISHI Titisari Puspa Indrati; Ni Wayan Meidariani; Wayan Nurita
Jurnal Daruma : Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Daruma: Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang
Publisher : Program Studi Sastra Jepang Fakultas Bahasa Asing Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.017 KB)

Abstract

This research aims to determine and describe the similarities and the differences between ga, kedo and demo as setsuzokushi. This research is descriptive - qualitative. The data source of this research is a novel written by Kanako Nishi, titled Furu. The data are sentences in novel that containing ga, kedo and demo as setsuzokushi. Data were analysed using theory of setsuzokushi by Chino and Tanimori. Result of this research are ga, kedo and demo are used to combining two sentences or two clauses which have opposite meaning. The differences are ga in this novel is used only for written language, kedo only for spoken language, and democan be used for both written dan spoken language. By the position in sentence, ga can be used in front or the middle of sentences, kedo in middle or end of sentence and demo can be used in front or middle of sentence.
AKTUALISASI DIRI TOKOH UTAMA MENJADI SEORANG GURU DALAM DRAMA GOKUSEN SEASON 1 Rosamaria Grace Vianda Hapsari; Wayan Nurita; Ni Luh Gede Meilantari
Jurnal Daruma : Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Daruma: Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang
Publisher : Program Studi Sastra Jepang Fakultas Bahasa Asing Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.312 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktualisasi diri tokoh utama yang bernama Yamaguchi Kumiko dalam drama Gokusen season 1 karya Kozueko Morimoto, menjadi seorang guru. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dialog yang terdapat pada drama Gokusen season 1. Teori yang digunakan yakni teori motivasi hierarki kebutuhan milik Abraham Harold Maslow. Penelitian ini menggunakan metode simak, dengan teknik lanjutan catat, sebagai metode dan teknik pengumpulan data. Selanjutnya hasil dari penelitian ini disajikan dengan menggunakan metode informal. Hasil dari penelitian ini adalah Kumiko memiliki 7 unsur kebutuhan aktualisasi diri yakni kebenaran, kebaikan, kesatuan, keunikan, penyelesaian, keriangan dan kegembiraan, kebermaknaan.
PENYEBAB BERGESERNYA FUNGSI GION MATSURI (祇園祭) DI KYOTO Tri Rokhani; Wayan Nurita; Anak Agung Dian Andriyani
Jurnal Daruma : Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Daruma: Linguistik, Sastra dan Budaya Jepang
Publisher : Program Studi Sastra Jepang Fakultas Bahasa Asing Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.032 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji penyebab terjadinya pergeseran fungsi Gion Matsuri (祇園祭) di Kyoto. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu perubahan sosial Piotr Sztomka. Sumber data yang digunakan data primer yang diperoleh dari buku-buku bahasa Jepang yang berhubungan dengan penelitian ini agar dapat menjawab permasalahan yang ada. Metode penelitian yang digunakan dalam menganalisis data adalah deskriptif skualitatif dan menggunakan metode informal dalam penyajian data analisis. Hasil menunjukkan bahwa tedapat tiga penyebab yang menjadikan pergeseran fungsi Gion Matsuri (祇園祭) yaitu: 1. Terbukanya ideologi masyarakat terkait Gion Matsuri (祇園祭), 2. Adanya orang asing yang ikut serta dalam perayaan Gion Matsuri (祇園祭), dan 3. Bergesernya peranan Gion Matsuri (祇園祭) sebagai pariwisata budaya.