Dewi Ariyani Wulandari, Dewi Ariyani
Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKES Wira Husada Yogyakarta

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Insecticide resistance of Aedes aegypti in Indonesia: a systematic review Sofiana, Liena; Rokhmayanti, Rokhmayanti; Martini, Martini; Wulandari, Dewi Ariyani
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 12, No 3: September 2023
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v12i3.22843

Abstract

In Indonesia, dengue hemorrhagic fever (DHF) continues to be an issue. Although there have been fewer dengue infections in the past three years, many areas of Indonesia remain dengue endemic. Insecticide use is one DHF prevention and control method that has been used for a long time. Long-term usage of insecticides can cause the vector, Aedes aegypti, to develop resistance. Insecticide resistance to Aedes aegypti in Indonesia was the focus of this study's analysis of the literature review. A systematic review using keywords based on population, interest and context (PICo) was employed in the study strategy. The databases used to find the publications were ScienceDirect, ProQuest, PubMed, Google Scholar, and Garuda from 2018 to 2022. Hence, 40 papers out of the 6,429 total articles were relevant and should be reviewed and analyzed. According to an analysis of the paper, it was discovered that Aedes aegypti mosquitoes are resistant to insecticides of the pyrethroid and organophosphate classes in various parts of Indonesia. However, it was discovered that several regions were both tolerant of and vulnerable to pyrethroids and organophosphates. If insecticides are to be utilized intolerant and vulnerable locations, monitoring and evaluation of their usage must be done, and a strategy of varying insecticide kinds and dosages and boosting community empowerment toward mosquito nest elimination behaviour must be implemented.
Faktor risiko kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Imogiri I Bantul Yogyakarta Wulandari, Dewi Ariyani; Basuki, Prastiwi Putri; Sunaryo, Sunaryo
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i2.690

Abstract

Salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi masalah kesehatan yang sangat serius saat ini adalah hipertensi yang disebut sebagai the silent killer. Hipertensi selalu masuk dalam 10 besar penyakit sekaligus 10 besar penyebab kematian di DIY selama beberapa tahun terakhir berdasarkan STP Puskesmas maupun STP RS. Berdasarkan hasil survey community di wilayah kerja Puskesmas Imogiri 1, ditemukan kasus hipertensi sebesar 21,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Imogiri 1. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Imogiri 1, Bantul, Dareah Istimewa Yogyakarta. Sampel penelitian ini sebanyak 112 orang dan teknik pengambilan sampel dengan cara purpossive random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan aplikasi pengolah data dengan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara usia (OR=7,77), status gizi (OR=4,985), dan riwayat hipertensi (OR=5,58) dengan kejadian hipertensi. Serta tidak ada hubungan antara perilaku merokok, konsumsi garam, aktivitas fisik, dan tingkat stress dengan kejadian hipertensi. Saran agar Puskesmas menambah program promotif seperti memberikan pendidikan kesehatan masyarakat dengan melakukan penyuluhan mengenai faktor risiko yang dapat meningkatkan kejadian hipetensi serta meningkatkan program preventif
Faktor risiko kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Imogiri I Bantul Yogyakarta Wulandari, Dewi Ariyani; Basuki, Prastiwi Putri; Sunaryo, Sunaryo
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia MIKKI VOLUME 13 NOMOR 1, APRIL 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i1.684

Abstract

Salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi masalah kesehatan yang sangat serius saat ini adalah hipertensi yang disebut sebagai the silent killer. Hipertensi selalu masuk dalam 10 besar penyakit sekaligus 10 besar penyebab kematian di DIY selama beberapa tahun terakhir berdasarkan STP Puskesmas maupun STP RS. Berdasarkan hasil survey community di wilayah kerja Puskesmas Imogiri 1, ditemukan kasus hipertensi sebesar 21,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Imogiri 1. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Imogiri 1, Bantul, Dareah Istimewa Yogyakarta. Sampel penelitian ini sebanyak 112 orang dan teknik pengambilan sampel dengan cara purpossive random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan aplikasi pengolah data dengan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara usia (OR=7,77), status gizi (OR=4,985), dan riwayat hipertensi (OR=5,58) dengan kejadian hipertensi. Serta tidak ada hubungan antara perilaku merokok, konsumsi garam, aktivitas fisik, dan tingkat stress dengan kejadian hipertensi. Saran agar Puskesmas menambah program promotif seperti memberikan pendidikan kesehatan masyarakat dengan melakukan penyuluhan mengenai faktor risiko yang dapat meningkatkan kejadian hipetensi serta meningkatkan program preventif.