Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT Patria Asda; Novi Istanti; Jakson Muid
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v9i1.260

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan                              kesehatan secara paripurna. Rumah sakit condong catur merupakan rumah sakit tipe D di wilayah depok sleman. Di Rumah Sakit Condong Catur Yogyakarta ditemukan masalah berupa disiplin kerja yang kurang dan motivasi  kerja  perawat  menurun  disebabkan karena pekerjaan yang banyak seperti tanggung jawab terhadap banyaknya pasien.Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara motivasi kerja perawat dengan kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di Rumah Sakit Condong Catur Yogyakarta.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua perawat pelaksana yang berada           di Rumah Sakit Condong Catur Yogyakarta yang berjumlah 42 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukan nilai analisis bivariate bahwa motivasi kerja mempunyai hubungan dengan kinerja perawat dalam melakukan asuhan keperawatan, dengan nilai significancy pada hasil menunjukan (p=0,000< 0,05).Kesimpulan: Ada hubungan antara motivasi kerja perawat dengan kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di Rumah Sakit Condong Catur Yogyakarta.Latar Belakang: Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan          kesehatan secara paripurna. Rumah sakit condong catur merupakan rumah sakit tipe D di wilayah depok sleman. Di Rumah Sakit Condong Catur Yogyakarta ditemukan masalah berupa disiplin kerja yang kurang dan motivasi  kerja  perawat  menurun  disebabkan karena pekerjaan yang banyak seperti tanggung jawab terhadap banyaknya pasien.Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara motivasi kerja perawat dengan kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di Rumah Sakit Condong Catur Yogyakarta.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua perawat pelaksana yang berada di Rumah Sakit Condong Catur Yogyakarta yang berjumlah 42 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukan nilai analisis bivariate bahwa motivasi kerja mempunyai hubungan dengan kinerja perawat dalam melakukan asuhan keperawatan, dengan nilai significancy pada hasil menunjukan (p=0,000< 0,05).Kesimpulan: Ada hubungan antara motivasi kerja perawat dengan kinerja perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di Rumah Sakit Condong Catur Yogyakarta.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT STRES PADA LANSIA PENSIUNAN DI RW. 04 TAMBAKBAYAN CATURTUNGGAL DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA TAHUN 2014 Firtson Alsuinfo Kamengbila; Patria Asda; Aris Budi Pratama
MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia) Vol 4, No 1 (2016): Vol.4 No.1 Februari 2016
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v4i1.110

Abstract

ABSTRACTBackground: The elder is a natural process in becoming old. These days, someone will experience  a physical and mental decrease, and also social step by step. This life condition will bring its own  burden where someone will leave their daily job that has been done for a long time. It will be causing stress, especially to the people that will be retired. Retirement often considers as a unpleasant reality so before the time, some people will feel stressed because they cannot imagine what kind of life that they will faced after that. To deal with the stress on the elder pensioner, these retirements need a self-defense mechanism. There are two kinds of koping mechanism, task oriented reaction and ego oriented reaction. Objective: To know the coping mechanism with level of stress on the retirement elder at RW 04 Tambakbayan Caturtunggal Depok Sleman Yogyakarta.Method: This is a quantitative research with cross sectional design. The sample was taken by using total sampling, and the data were analyzed by using Spearman Rank. Result: Based on the result using Spearman Rank, it was found the probability value 0,000. Because of P<0,05 and that means Ho accepted and Ha was rejected so there’s signifi cant relation between coping mechanism with the stress level on retirement elder.Conclusion: There’s relation between coping mechanisms with the stress level on retirement elder at RW 04 Tambakbayan Caturtunggal Depok Sleman Yogyakarta.
PELAKSANAAN SASARAN KESELAMATAN PASIEN RESIKO JATUH DI RUANG RAWAT BEDAH RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL Emi Tri Harwati; Patria Asda; Eva Runi Khristiani
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v10i1.337

Abstract

pasien dan rumah sakit. Pasien sudah pasti mengalami kerugian akibat cedera yang mungkin ditimbulkan dan meningkatnya biaya pelayanan. Data dari Joint Commision Internationale from United Stated, yang telah di laporkan bahwa terdapat 120 kejadian jatuh di tahun 2018. Data di Indonesia, untuk melaporkan insiden keselamatan pasien ada 103 rumah sakit. Pasien dengan kejadian jatuh di rumah sakit merupakan masalah yang serius karena dapat menyebabkan cedera ringan sampai berat bankan kematian,serta menimbulkan trauma psikologis Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan sasaran keselamatan resiko jatuh di ruang bedah RSUD Panembahan Senopati BantulMetode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yaitu metode dalam meneliti populasi atau sampel tertentu, instrumen penelitian dijadikan alat untuk pengumpulan data, analisis data berbentuk statistik. Penelitian dilaksanakan di Ruang Bedah RSUD Panembahan Senopati dengan jumlah sampel 32 perawat. Hasil : Pelaksanaan sasaran keselamatan pasien resiko jatuh sedang di ruang bedah RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta sebagian besar hasilnya baik yaitu 28 (93,3%) responden, sedang untuk resiko jatuh tinggi juga mendapatkan hasil baik yaitu 27 (90%) respondenKesimpulan : Sebagian besar perawat ruang bedah melaksanakan sasaran keselamatan pasien (resiko jatuh)dengan hasil yang baik.  
GAMBARAN MINAT MAHASISWA SEMESTER VI ANGKATAN 2010 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN (S-1) STIKES WIRA HUSADA YOGYAKARTA TERHADAP NURSING ENTERPRENERSHIP Yohanes Agoes Passo Marey; Patria Asda; Beti Kristinawati
MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia) Vol 2, No 1 (2014): Vol.2 No.1 Februari 2014
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v2i1.97

Abstract

ABSTRACTBackgrounds: A nursing entrepreneur is a nurse who combines abilities, nursing and business skills, andall resources he possesses to run his own business. A nursing entrepreneur provides clients’ treatment, health equipments, consultation, and education related to nursing.Goal: To description the interest of students of semester VI Nursing Study Program (S-1) Wira Husada Health Institute Yogyakarta in being nursing entrepreneurs. Methods: A quantitative research with product moment design, and purposive sampling to take research sample with 85 students for the sample out of the population of 109 semester VI students. The data were collected by distributing questionnaires and digging up the standard data. The data then were tested and analyzed. Results: The Students of Nursing Study Program (S-1) Wira Husada Health Institute Yogyakarta had a medium-leveled interest in being nursing entrepreneurs.
PENGETAHUAN IBU TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN KEBERADAAN JENTIK DI DUSUN KLEDOKAN, SELOMARTANI, KALASAN, SLEMAN, YOGYAKARTA Patria Asda; Sri Sumartina
MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia) Vol 7, No 2 (2018): Vol.7 No.2 Desember 2018
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v7i2.131

Abstract

ABSTRACT Background: The results of a preliminary study by interviews with the head space conducted by researchers at the health center Kalasan on October 6, 2015, found the number of people suffering from dengue from January to March 2015 as many as 27 people and one family there are two persons affected by the disease DBD.Objective: To identify level of knowledge about dengue haemoraghic fever in dusun kledokan, selomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.      Methods: This study used quantitative methods of observational analyticwith cross sectional design. Sample in this research are PKK members in RT 4-6 Dusun Kledokan, Selomartani, Kalasan. Research tool used is a questionnaire for the level of knowledge and observation sheet for the existence of larva, engineering analysis using Chi Square (x2).Results: The level of knowledge of DBD on PKK members in RT 4-6 Dusun Kledoakan, Selomartani, Kalasan in both categories 82 respondents(92.1%), while the presence of larvae were classifi ed as no larvae namely 62 respondents(69.7%). The results of research that is no relationship between the level of knowledge of DHF in PKK with the existence of larva with ƿ-value = 0.001 <0.05. Conclusion: Based on the results that the relationship between the level of knowledge of DHF in PKK with the existence of larva in Hamlet Kledokan, Selomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG OBESITAS DENGAN PENERIMAAN HARGA DIRI REMAJA DI SMP PANGUDI LUHUR 1 TIMOHO YOGYAKARTA Patria Asda; Sri Kandi sara
MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia) Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No.1 Februari 2017
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v5i1.28

Abstract

Background: Obesity teens have become major health problem. Many teens who prioritize  physical appearance (physical appereance) in relationships with peers. They still includes physical things visible from the outside. Therefore, teenagers trying to appear as an individual who attract the attention of others, both peers of the same sex or of the opposite sex. In order to appear as attractive as possible, then a teenager seeking that his body lean and avoid obesity.Objective: To determine the relationship of knowledge about adolescent obesity and adolescent self-esteem reception in SMP Pangudi Luhur 1 Timoho.Methods: This study was an observational study with cross sectional analytic. The subjects were obese adolescents in junior Pangudi Luhur 1 Timoho Yogyakarta. Total population (juvenile obesity) in SMP Pangudi Luhur 1 Timoho Yogyakarta as many as 37 people. Mechanical samplers using total sampling method.Results: The results of this study showed that the majority of teenagers in junior Pangudi Luhur 1 Timoho knowledgeable unfavorable as much (70.3%), and well as many (29.7%), for proceeds of low self-esteem as much (81.1%), and higher by (18.9%). Test chi square correlation between the level of knowledge of adolescents about the relationship of obesity with the acceptance of adolescent self-esteem known sig 0.001, which means there is a positive relationship with the Contingency Cooeficient of (0.509). Conclusion: There was a significant correlation between the level of knowledge about adolescent obesity and adolescent self-esteem reception.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGHUNI KOS TENTANG HIV/AIDS TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI DUSUN GLENDONGAN, TAMBAK BAYAN, CATUR TUNGGAL, DEPOK, SLEMAN, YOGYAKARTA Nova Nusa Indah; Patria Asda; Heni Febriani
MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia) Vol 3, No 1 (2015): Vol.3 No.1 Februari 2015
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v3i1.107

Abstract

ABSTRACTBackground: Of the five counties and municipalities in Yogyakarta, Yogyakarta city was ranked first with HIV/AIDS. In Yogyakarta there are 423 people living with HIV and there are 210 people living with AIDS. The second rank was occupied by the Sleman district with 279  234 people living with HIV and AIDS. Bantul district ranks third with 249 189 people living with HIV and people living with AIDS. Progo district was rated four with 62 people living with HIV and 46 people with AIDS. Gunungkidul be at least the district HIV/AIDS. There are 40 people with HIV and 65 people with AIDS in Gunungkidul. The purpose of this study was to determine the relationship of the level of knowledge about the disease boarders of HIV/AIDS on reproductive health in the hamlet Glendongan, Tambakbayan, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.Objective: to know relationship boarders level of knowledge about HIV/AIDS in the hamlet Glendongan Tambakbayan Caturtunggal Depok Sleman Yogyakarta.Methods: This study is a quantitative research study design using cross sectional method. Population and samples in this study were student boarders in the village Glendongan, and collecting data using questionnaires instrument. Statistical analysis using Chi-square test with a significance level of 0.05%.Results: Knowledge of HIV/AIDS 82.5% and 85% reproductive health, this suggests that there is a relationship between the boarders of knowledge about HIV/AIDS and reproductive health, where the results obtained are: P-value = 0.000 ≤ α = 0, 05.Conclusion: There is a significant relationship between the level of knowledge about HIV/AIDS to reproductive health by boarders
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT STRES LANSIA DI BALAI SOSIAL TRESNA WERDHA Patria Asda; Marius Agung Sasmita Jati; Angelo Freitas
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v8i1.169

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Stres adalah respon tubuh yang tidak spesifik terhadap setiapkebutuhan tubuh yang terganggu, suatu fenomena universal yang terjadi dalamkehidupan sehari hari dan tidak dapat dihindari, setiap orang mengalaminya,stres memberi dampak total secara individu yaitu terhadap fisik, psikologis,intelektual, sosial dan spritual. Stres dapat mengancam keseimbanganfisiologis. Jumlah lansia adalah 88 orang laki-laki 32 orang dan perempuan 56orang dan untuk yang tidak memenuhi kriteria ada 16 orang. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan dukungan keluargadengan tingkat stres pada lansiaMetode: Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik, denganpendekatan cross sectional. Sampel sejumlah 42 orang. Instrument penelitianadalah kuesionerHasil: Berdasarkan hasil penelitian dan hasil data yang di uji menggunakanstatistik dengan speraman rank bahwa lansia yang di Balai pelayanan sosialtresna werdha unit budi luhur kasongan bantul yogyakarta. Dukungan keluargaKurang 35 orang (83,3%), Cukup 6 orang (14,3%), Baik 1 orang (2,4%), untukTingkat stres Ringan 4 orang (9,5%), Sedang 34 orang (81,0%), Berat 4 orang(9,5%). Dengan taraf kesalahan yaitu 0,1 dan nilai signifikan yaitu 0,03. Simpulan: terdapat hubungan yang signifikan antara Hubungan dukungankeluarga dengan tingkat stres pada lansia di Balai pelayanan sosial tresnawerdha unit budi luhur kasongan bantul yogyakarta. Dan nilai correlationcoefficient positif dengan nilai sebesar 0,452 menunjukan bahwa keeratanhubungan korelasi termasuk dalam kategori sedang
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG STROKE DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PADA MASYARAKAT DUSUN DONOLAYAN DONOHARJO SLEMAN YOGYAKARTA Patria Asda; Nasiatul Aisyah Salim; Joni H. Lapaibel
MIKKI (Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia) Vol 7, No 1 (2018): Vol. 7 No. 1 Februari 2018
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v7i1.15

Abstract

Background: The knowledge and preventive behaviors toward stroke must be associated because this disease is often called as “CVA (Cerebrovascular Accident)”. Stroke is the third leading cause of death in the world. 15 million people worldwide suffer a stroke, one-third of them die and the rest is left permanently disabled. Indonesia Basic Health Research in 2013 especially in Special Region of Yogyakarta (DIY) shown that stroke is the second leading non-communicable disease in DIY. Data of stroke recorded in Public Health Offi ce in Sleman in 2015 indicated that the highest number was 1.325 cases. Data of Community Health Center (PUSKESMAS) in Ngaglik II in 2015 shown that there were 142 stroke cases occurred, and the highest was in Donoharjo with 62 people spread in all villages, and the leading case was in Donolayan village with 8 people. Objectives: To fi nd out the level of knowledge about stroke, preventive behaviors, and the association between the knowledge about stroke and the preventive behaviors in communities of Donolayan Donoharjo Sleman Yogyakarta. Methods: The method used in this research is quantitative with cross sectional design. The respondents participated in this research are 64 people aged 40-60 years old in Donolayan village. The sampling technique employed is total sampling, and the data processing used in this research is Chi-square.Results: The result indicated that the level of knowledge in communities about stroke was 54 people (84,4%), and the preventive behaviors of stroke were 50 people (78,1%), and there was a signifi cant relation known sig (2-sided) 0,033<0,1 with correlation coeffi cient value 0,281.Conclusion: There was a signifi cant relation between the knowledge about stroke and the preventive behaviors of stroke in communities of Donolayan Donoharjo Sleman Yogyakarta. Therefore, the better the knowledge of respondents have, the better the preventive behaviors of respondents obtain.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG TUMBUH KEMBANG ANAK DENGAN KEPATUHAN MENIMBANG BALITA DI DESA HARGOSARI KECAMATAN TANJUNGSARI GUNUNGKIDUL Kabul Hadiwiyanto; Yuli Ernawati; Patria Asda
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v9i2.301

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan dan perkembangan Balita merupakan bagian indikator penting status kesehatan anak, diperlukan adanya pemantauan teratur di posyandu. Partisipasi, pengatahuan ibu, merupakan salah satu komponen yang diperlukan dalam keberhasilan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita. Posyandu Mawar Dusun Gaduhan Desa Hargosari Kecamatan Tanjungsari adalah salah satu posyandu yang mempunyai capaian kunjungan balita 71, 42% (dibawah target 85%). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak dengan kepatuhan menimbang balita di Desa Hargosari Kecamatan Tanjungsari Gunungkidul. Metode: Jenis penelitian adalah deskriptif denganrancangan crossectional dengan sampel ibu balita sebanyak 83 responden. Alat penelitian menggunakan kuesioner serta lembar observasi dan analisis data dengan menggunakan spearman-rank.Hasil: Tingkat pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak sebagain besar dalam pengetahuan cukup (63,1%). Sebagian besar responden dalam menimbang balita ke posyandu dalam kategori tidak  patuh (72,3%). Responden dengan pengatuan baik semuanya patuh, sementara responden yang tidak patuh mempunyai pengetahuan yang cukup dan kurang. Analisis bivariate didapatkan p-value = 0,000 dengan nilai r = 0.915 (korelasi sangat kuat).Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang anak dengan kepatuhan menimbang ibu balita ke posyandu.Kata kunci: Pengetahuan, Kepatuhan, Menimbang, Balita