Articles
Hubungan strategi PIS-PK dengan kepatuhan berobat penderita TB Paru di wilayah Puskesmas Wonosari 1 Gunungkidul
Irjayana, Muhammad Imron;
Asda, Patria;
Syarifah, Nur Yeti
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47317/mikki.v12i1.522
Latar Belakang : Tuberkulosis Paru adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Salah satu program puskesmas yang dilakukan pemerintah adalah melakukan strategi mendatangi langsung dari ke rumah untuk melakukan pendataan penyakit sekaligus pemeriksaan kesehatan atau disebut juga dengan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK). Pendekatan keluarga adalah salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan atau meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga (Kemenkes, 2016).Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan strategi PIS-PK dengan kepatuhan berobat penderita TB paru di wilayah puskesmas wonosari 1 Gunung kidul.Metode Penelitian : Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yaitu rancangan penelitian yang pengukuran atau pengamatannya dilakukan secara simultan pada satu saat. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh penderita TB Paru di Puskesmas Wonosari 1 Gunung Kidul yang telah tercatat direkam medis pada tahun 2017 s/d 2018 sebanyak 26 Responden.Hasil : Berdasarkan hasil perhitungan chi square di peroleh (p-value = 0,016 < Level of Significant = 0,05) hal ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan Stategi PIS-PK dengan Kepatuan berobat penderita TB paru.Kesimpulan : Strategi Pis-Pk berhubungan signifikan dengan Dengan Kepatuhan Berobat Penderita TB Paru.
Pengetahuan dan pelatihan perawat mempengaruhi kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan
Kholifah, Siti;
Asda, Patria
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47317/mikki.v11i1.451
Latar Belakang: Dokumentasi asuhan keperawatan yang benar sebagai bukti secara profesional dan legal tentang pekerjaan perawat yang dapat dipertanggungjawabkan. Aktivitas yang dilakukan perawat terhadap pasien harus terdokumentasikan dengan baik. Evaluasi penerapan standar asuhan keperawatan periode bulan Januari 2017 s.d Juni 2017 didapatkan hasil rata–rata 62,21%.Tujuan: Menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan pengetahuan dan pelatihan terhadap kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di Rumah Sakit Condong Catur.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif analitik regresi dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit Condong Catur sebanyak 56 perawat, dengan teknik purposive sampling sebanyak 20 perawat. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi, analisis bivariat menggunakan uji t dan analisis multivariat menggunakan uji F dengan regresi linier berganda.Hasil: Hasil uji t nilai signifikansi pengetahuan 0,003<0,05 Ha diterima Ho ditolak, pelatihan 0,242>0,05 Ho diterima Ha ditolak, uji F pengetahuan dan pelatihan 0,002<0,05 Ha diterima Ho ditolak.Kesimpulan: Ada pengaruh secara parsial pengetahuan terhadap kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di Rumah Sakit Condong Catur, tidak ada pengaruh secara parsial pelatihan terhadap kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di Rumah Sakit Condong Catur, ada pengaruh secara simultan pengetahuan dan pelatihan terhadap kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di Rumah Sakit Condong Catur.
Beban kerja perawat di unit rawat jalan RSUD Panembahan Senopati Bantul
Asda, Patria;
Nuryani, Isty
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47317/mikki.v10i2.384
Latar belakang: dalam memberikan pelayanan kesehatan peran perawat sangat penting. Kualitas kinerja perawat semakin dituntut untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Unit rawat jalan RSUD Panembahan senopati memiliki jenis pelayanan yang bervariasi dan jumlah kunjungan pasien yang banyak sedangkan jumlah tenaga perawat yang bertugas hanya sedikit. Perawat selain melakukan asuhan langsung kepada pasien, juga melakukan kegiatan administrasi Tujuan penelitian: mengetahui gambaran beban kerja perawat di unit rawat jalan rumah sakit umum daerah panembahan senopati Bantul Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriftif analitik. Sampel diambil dengan total sampling semua perawat pelaksana di unit rawat jalan sebanyak 30 orang. Data diambil dengan mengunakan kuesioner, dan selanjutnya dilakukan analisis univariat. Hasil penelitian: mayoritas responden berusia <40 tahun sebanyak 56,67%, mayoritas berjenis kelamin perempuan (86,67%,) Pendidikan terbanyak adalah DIII Keperawatan (96,67%) dan masa bekerja >10 tahun (60%). Beban kerja perawat masuk kategori ringan sebanyak 56,67% dan sedang sebanyak 43,33%, tidak didapatkan hasil beban kerja dalam kategori berat.Kesimpulan: beban kerja perawat di Unit rawat jalan RSUD Panembahan Senopati Bantul termasuk dalam kategori beban kerja ringan
KUALITAS PELAYANAN DAPAT MENINGKATKAN KEPUASAN PASIEN DI KLINIK GIGI GENTAN SURAKARTA
Salim, Nasiatul Aisyah;
Asda, Patria;
Meirina, Nurlisa
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2023): J-KESMAS Volume 9 Nomor 1, Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35329/jkesmas.v9i1.3855
Oral disease is considered a major health problem because of its high incidence and prevalence worldwide. Dental complaints felt by patients can cause anxiety and stress, so dentists need to provide good dental care services. Paying attention to the quality of service at the dental clinic is the first and most important factor in improving service. Patient satisfaction is one of the key indicators of quality in healthcare organizations. Gentan Dental Clinic Surakarta was founded in 2012. This clinic has not conducted a survey on patient satisfaction levels. This study aims to determine the relationship between service quality and patient satisfaction at the research is quantitative research with a cross sectional approach. The number of samples is 85 people. The sampling technique used purposive sampling with the criteria of patients aged more than 17 years and visiting or receiving services more than once. The research instrument used a questionnaire. Data analysis used the chi square test. The results of the study explained that the quality of service in the good category was 78,8 % and patient satisfaction in the satisfied category was 67,1 %. The statistical test between service quality and patient satisfaction at the Gentan Dental Clinic with a p-value of 0,000.
PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI HUMAN PAPILLOMAVIRUS (HPV) DI DUSUN NGLABAN NGAGLIK SLEMAN
Asda, Patria;
Chasanah, Siti Uswatun
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 10 No 2 (2019): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (437.103 KB)
Latar Belakang: Secara Global kanker leher rahim menempati posisi kedua penyebab kematian wanita akibat kanker. Setiap tahun ditemukan 510.000 kasus baru, 288.000 kasus meninggal, atau setiap dua menit seorang wanita meninggal oleh karena penyakit ini. Kejadian kanker leher rahim 80% kasus dijumpai di negara berkembang.Penyebab dari kanker serviks adalah Human Papilomavirus (HPV). Pencegahan terjadinya kanker serviks dengan pemberian imunisasi HPV. Saat ini masih ada masyarakat yang belum mengetahui tentang pentingnya imunisasi HPV dalam pencegahan Kancer serviks. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran masyarakat terutama ibu terkait pengetahuan tentang imunisasi Human papillomavirus (HPV). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran pengetahuan ibu tentang imunisasi Human papillomavirus (HPV). Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang masih merupakan Wanita Usia Subur (WUS) yang berdomisili di Dusun Nglaban Ngaglik Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta sejumlah 70 orang. Data di analisis dengan statistik deskriptif yaitu distribusi frekuensi. Hasil penelitian: mayoritas ibu di didusun Nglaban Ngaglik Sleman memiliki pengetahuan yang kurang (64,3%) tentang Imunisasi HPV. Mayoritas pengetahuan ibu kurang terkait tujuan, jadwal, efek samping dan kontraindikasi imunisasi HPV. Kesimpulan: mayoritas Pengetahuan ibu di dusun Nglaban tentang imunisasi HPV adalah kurang (64,3%). Sebagian besar ibu di dusun Nglaban masih belum banyak terpapar informasi tentang imunisasi Human papillomavirus (HPV) dan manfaatnya untuk mencegah kanker serviks. Kata kunci: pengetahuan, imunisasi HPV, vaksin HPV, Human Papillomavirus
PERBEDAAN PERSEPSI PASIEN TERHADAP PEMBERIAN TERAPI ORAL DAN INJEKSI DENGAN TERAPI INJEKSI SAJA
Asda, Patria;
Kristanto, Agung;
rohmayati, Tuti
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 8 No 1 (2017): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (161.241 KB)
Pengobatan secara injeksi banyak digemari oleh pasien diseluruh dunia. Para pasien merasa bahwa bila diberi injeksi penyakitnya akan lebih cepat sembuh dibandingkan dengan pemberian obat secara oral. Begitu pula di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, ada pasien yang lebih percaya dengan terapi injeksi dan adapula yang mengatakan lebih cocok dengan kombinasi terapi oral dan injeksi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persepsi pasien terhadap pemberian terapi oral dan injeksi dengan terapi injeksi di Bangsal Melati II dan III RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode komparatif dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap Bangsal Melati II dan III sebanyak 80 responden. Alat penelitian yang digunakan adalah checklist, teknik analisis menggunakan Mann-Whitney U-Test. Hasil penelitian menyatakan persepsi pasien Bangsal Melati II dan III terhadap pemberian terapi oral dan injeksi kategori baik yakni (87,5%) sedangkan pemberian terapi injeksi kategori baik yakni (72,5%). Ditemukan pula tidak ada perbedaan persepsi pasien terhadap pemberian terapi oral dan injeksi dengan pemberian terapi injeksi saja ditunjukkan dengan ρ-value=0,917>0,05.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU DALAM PENANGANAN BALITA DIARE USIA 6-59 BULAN DI DUSUN KLEDOKAN SELOMARTANI KALASAN YOGYAKARTA
Asda, Patria;
Nurhadi, M.
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 9 No 2 (2018): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (203.682 KB)
Latar Belakang : Kasus tertinggi diare terdapat di wilayah Kecamatan Kalasan yaitu sejumlah 1.658 kasus dan 563 diantaranya telah mendapat penanganan di tenaga kesehatan. Tujuan Penelitian : Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap ibu dalam penanganan balita diare usia 6-59 bulan di Dusun Kledokan Selomartani Kalasan Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode desain deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu balita yang berusia 6-59 bulan di Dusun Kledokan Selmartani Kalasan Daerah Istimewa Yogyakarta, alat penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap. tehnik analisis data menggunakan uji-statistik spearman rank. Hasil penelitian : Hasil penelitian didapatkan kategori tingkat pengetahuan dengan kategori baik sebanyak sebanyak 32 (84,2%) sedangkan dengan pengetahuan yang kurang sebanyak 1 (2,6%) dan sikap yang baik sebanyak 32 (84,2%) dengan sikap yang kurang sebanyak 1 (2,6%). hasil penelitian ini juga menemukan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap ibu dalam penanganan balita diare usia 6-59 bulan dengan p-value , 0,006. Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian yaitu Adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap ibu dalam penanganan balita diare usia 6-59 bulan di Dusun Kledokan Selomartani Kalasan Yogyakarta
HUBUNGAN PENGETAHUAN COVID-19 TERHADAP KECEMASAN PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI PADUKUHAN JAMUSAN DESA BOKOHARJO PRAMBANAN SLEMAN YOGYAKARTA
Syarifah, Nur Yeti;
Asda, Patria;
Lupa, Deisy Anjani
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 3, No 1 (2022): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32502/msj.v3i1.5176
Kecemasan merupakan faktor psikologis yang berbahaya yang mempengaruhi hipertensi. Kecemasan meningkatkan stres psikososial pada banyak orang dan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Adanya pandemi COVID-19 menyebabkan kecemasan bagi lansia, karena lansia merupakan kelompok yang berisiko tertularnya penyakit COVID-19. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang COVID-19 terhadap kecemasan pada lansia yang mengalami hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan menggunakan analisa deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kelompok usia 65 tahun yang mengalami hipertensi. Pengambilan sampel untuk penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode random sampling. Jumlah populasi untuk penelitian ini adalah 110 orang, sampel terdiri dari 86 orang. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data variabel menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian: Sebagian besar lansia merasa kecemasan selama pandemi COVID-19 karena kurangnya pengetahuan, dan di perolehan signifikansi (p = 0,000) dengan koefisien korelasi 0,648 artinya penelitian memiliki hubungan antara pengetahuan tentang COVID-19 dengan kecemasan. Kesimpulan, ada hubungan pengetahuan tentang COVID-19 dengan kecemasan di desa Jamusan Bokoharjo Prambanan Sleman Yogyakarta.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Personal Hygiene dan Pencegahan Demam Berdarah di Panti Asuhan Nurul Haq Madania Bantul
Antok Nurwidi Antara;
Novi Istanti;
Patria Asda
Jurnal Kemitraan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): Desember: Jurnal Kemitraan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62383/jkm.v1i4.963
Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease that can be prevented by creating a clean and healthy surrounding environment and our behavior or personal hygiene to prevent mosquito breeding. Teenagers are the nation's next generation who need to be given knowledge about dengue prevention. The aim of this community service is to increase the knowledge of Nurul Haq Madania Bantul orphanage students about personal hygiene and dengue prevention. The method of this activity is by means of lecture and question and answer. The number of orphanage students who took part in this activity was 28 people, but there were 2 people who did not participate until the end. The results obtain that this community service activity is a form of applying health knowledge from the community service team and has been able to increase the knowledge of Nur Madania Orphanage students about dengue fever prevention and personal hygiene.
Risk Factors for Non-Communicable Diseases and Ankle Brakhial Index in the Elderly Population of Padukuhan Konteng Sumberadi, Sleman, Yogyakarta
Asda, Patria;
Syarifah, Nur Yeti
JURNAL CITRA KEPERAWATAN Vol 12 No 2 (2024): JURNAL CITRA KEPERAWATAN Edisi : Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31964/jck.v12i2.371
Angka kejadian stroke, diabetes mellitus dan penyakit jantung di Daerah istimewa Yogyakarta mengalami peningkatan terutama pada usia 18 tahun keatas. Penyakit tidak menular yang berlangsung lama dapat berkembang menjadi Penyakit Arteri Perifer. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor resiko penyakit tidak menular pada masyarakat yaitu indeks massa tubuh, tekanan darah, kolesterol total, glukosa darah dan gambaran nilai ankle brachial indeks pada lansia. Sampel penelitian sejumlah 51 orang di pilih berdasarkan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden terbanyak adalah perempuan (56,9%), mayoritas pada rentang usia 60-69 tahun, dengan sebagian besar responden tidak merokok (54,9%). Distribusi Indeks Massa tubuh pada 47,1% responden dalam kategori normal. Sesar responden (58,8%) menderita hipertensi, mayoritas responden responden mayoritas responden masuk dalam kategori normal (200mg/dL). Hasil pengukuran kadar glukosa darah sewaktu mayoritas responden memiliki GDS dalam kategori normal (140mg/dL), dan nilai Ankle Brachial Index mayoritas responden masuk dalam kategori normal (80,4%). Pemantauan faktor risiko secara berkala dapat mencegah komplikasi penyakit tidak menular yang salah satunya adalah sumbatan pembuluh darah yang ditunjukkan dengan peningkatan ankle brachial index.