Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KETERSEDIAAN RUANG LAKTASI DENGAN PEMANFAATANNYA DI 25 PUSKESMAS KABUPATEN SLEMAN Febriani, Heni; Asda, Patria; Windariani, Windariani
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.515

Abstract

Pendahuluan : Peraturan Menteri kesehatan no.15/2013 menyebutkan bahwa tempat umum termasuk didalamnya fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas, ruang publik dan kantor/institusi milik pemerintah/swasta wajib menyediakan ruang laktasi. Ruang laktasi atau pojok ASI merupakan ruangan yang dilengkapi dengan fasilitas untuk pemberian ASI, pemerahan ASI, penyimpanan ASI perah, dan konseling untuk ibu terkait menyusui. Di Kabupaten Sleman, terdapat 25 puskesmas yang sudah memiliki ruang khusus sebagai pojok laktasi, namun fasilitas yang ada belum seluruhnya sesuai standar. Selain itu, ada pula Puskesmas yang belum memiliki catatan kunjungan untuk penggunaan ruang laktasi, maka pemanfaatan ruang laktasi belum terdokumentasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan korelasi ruang laktasi dengan pemanfaatannya di 25 puskesmas Kabupaten Sleman. Metodologi: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey potong lintang. Sampel adalah 25 ruang laktasi pada 25 puskesmas kabupaten Sleman. Data dikumpulkan dengan menggunakan ceklist. Selanjutnya data dianalisis dengan uji univariat dan bivariat spearman untuk mengetahui korelasi antara ketersediaan dan pemanfaatan ruang laktasi. Diskusi: Dari 25 puskesmas di kabupaten Sleman, 14 puskesmas memiliki ruang laktasi sesuai standar (56%) dan sebanyak 16 puskesmas (64%) pemanfaatan ruang laktasinya masih kurang. Hasil uji korelasi spearman’s rho sig=0,442, yang artinya tidak ditemukannya korelasi antara ketersediaan ruang laktasi dengan pemanfaatannya. Kesimpulan: Masih ada puskesmas yang memiliki ruang laktasi namun fasilitasnya belum sesuai standar, dan sebagian besar ruang laktasi di puskesmas di kabupaten Sleman pemanfaatannya masih kurang. Namun, pada 25 puskesmas kabupaten Sleman, tidak ditemukan korelasi antara ketersediaan ruang laktasi dengan pemanfaatannya. Kata kunci: Ruang laktasi, Puskesmas, Pemanfaatan ruang laktasi
Gambaran tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap rumah sakit Condong Catur Yogyakarta Kaka, Hilarius Haristo; Asda, Patria; Hidayat, Nur
Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : STIKES Wira Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47317/mikki.v13i2.689

Abstract

Kemajuan teknologi dibidang kesehatan saat ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital dan internet. Pesatnya innovasi teknologi ini juga memberikan dampak signifikan pada sektor kesehatan. Teknologi yang terus berkembang memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, terutama dengan mendukung pekerjaan dokter dan praktisi medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Condong Catur Yogyakarta. Penelitian ini Kuantitatif, dengan pendekatan desain survey. Populasi penelitian ini adalah 228 pasien, teknik pengambilan sampel adalah Porposive Sampling sebanyak 70 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan  analisa univariat. Menunjukan bahwa gambaran tingkat kepuasan pasien diruang rawat inap RS Condong Catur Yogyakarta secara umum dari total 70 responden, menunjukan hasil bahwa sebagian besar responden merasa puas sebanyak 30 responden (42.9%). Gambaran tingkat kepuasan pasien diruang rawat inap RS Condong Catur Yogyakarta masuk kategori baik.
PEMERIKSAAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA WARGA PADUKUHAN KONTENG, SLEMAN, YOGYAKARTA Asda, Patria; syarifah, Nur Yeti
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i5.2795

Abstract

Hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan trend penyakit tidak menular mengalami peningkatan dibandingkan hasil Riskesdas tahun 2013. Daerah Istimewa Yogyakarta menempati urutan kedua untuk prevalensi stroke, urutan ketiga untuk prevalensi Diabetes mellitus dan penyakit jantung, serta urutan kedua prevalensi hipertensi pada usia 18 tahun keatas. Peningkatan ini menunjukkan bahwa PTM telah luas terjadi dimasyarakat dan perlu upaya-upaya untuk pencegahan dan penanganan lebih lanjut Survey pendahuluan di padukuhan Konteng Sumberadi Mlati Sleman, posyandu lansia dan kegiatan pos pembinaan terpadu (posbindu) jarang dilaksanakan karena kurangnya jumlah kader. Masyarakat sebagian besar adalah lansia dan pra-lansia yang membutuhkan pemantauan faktor risiko penyakit tidak menular. Kegiatan telah terlaksana pada hari Senin, 27 November 2023, bertempat di rumah Dukuh Konteng Sumberadi Sleman. Faktor risiko yang diperiksa adalah indeks massa tubuh, gula darah dan kolesterol. Kegiatan dihadiri oleh 65 warga masyarakat yang antusias ingin mengetahui status kesehatannya. Secara keseluruhan kegiatan telah berjalan dengan lancar
Penyegaran dan Sosialisasi Protokol Kesehatan pada Kader dan Masyarakat dalam Rangka Desa Siaga Tanggap COVID-19 Syarifah, Nur Yeti; Asda, Patria
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v3i2.934

Abstract

Latar Belakan : Corona virus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu dimana terdapat peningkatan kasus virus covid-19 di Indonesia menunjukkan bahwa masih ada masyarakat yang belum memahami bahaya virus corona dan bagaimana cara pencegahannya Masalah:Peningkatnya Jumlah Penderita Covid 19 Kabupaten Bantul pada tanggal 1 Maret 2021 didapatkan data penambahan kasus sebanyak 70 orang dan diantaranya terdapat di desa sabdodasi yang terus meningkat setiap harinya. Tujuan : pencegahan dan sosialisasi Protokol Kesehatan Di Era Pandemi Covid 19 diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan yang optimal serta mencegah terjadinya penularan covid 19. Hasil Terdapat Peningkatan Pengetahuan pada masyarakat di wilayah desa sabdodadi. Kesimpulan : Kegiatan Berjalan dengan Baik dan Lacar secara interaktif.
Penyegaran Kader dan Pelayanan Posbindu Asda, Patria; Syarifah, Nur Yeti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 4 No 1 Juni (2022): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v4i1.1246

Abstract

prevalence rate of non-communicable diseases in the 2018 based on National Basic Research on public’s results has increased compared to the results of Nasional Basic research in 2013. Cepit Pendowoharjo Hamlet has many residents who suffer from non-communicable diseases such as hypertension, gout and cholesterol. The activities of the Posbindu in the Cepit village have not been carried out continuously and regularly every month. There are still many cadres, especially new cadres who do not understand the mechanism and stages of implementing posbindu. The purpose of this community service activity is to increase the knowledge of cadres and reactivate posbindu’s activities in Cepit Hamlet, Pendowoharjo Bantul. Community service activities were carried out in December 2019, in the form of counseling to cadres in the form of a review of posbindu materials and posbindu services to the community. Materials for cadres are given using audiovisual media in the form of PPT and video. Posbindu services are carried out with a 5 table system. Participants seemed enthusiastic in following the entire agenda of activities. There is an increase in the knowledge of cadres after being given material about the stages of posbindu and the posbindu services to the community have been given well.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT MITRA PARAMEDIKA SLEMAN YOGYAKARTA asda, patria
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 14 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i1.110

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit sebagai salah satu institusi penyelenggaraan kesehatan dituntut untuk memperhatikan masalah kesehatan. Keselamatan pasien merupakan prioritas untuk di laksanakan karena terkait dengan mutu dan citra perumahsakitan. Mutu pelayanan yang berkualitas dan Patient Safety berakar pada pekerjaan sehari-hari setiap profesional perawatan dalam memberikan pelayanan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan perawat dengan budaya keselamatan pasien dalam penerapan Patient Safety di Rumah Sakit Mitra Paramedika Sleman Yogyakarta. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional survey. Jumlah responden sejumlah 25 orang perawat yang di ambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data di analisis dengan menggunakan uji statistik spearman rank Hasil: Sebagian besar responden termasuk kategori pengetahuan baik yaitu sebanyak (52%). Sedangkan sebagian besar termasuk kategori budaya baik yaitu (56%). Hasil uji statistik ditemukan nilai sig 0,000 (p-value<0,05) dengan Correlation Coefficient sebesar 0,680. Kesimpulan: terdapat hubungan antara pengetahuan perawat tentang keselamatan pasien dengan budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit Mitra Paramedika Sleman Yogyakarta dengan kekuatan korelasi kuat
KEMANDIRIAN LANSIA DENGAN KECEMASAN DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI-HARI Asda, Patria; Wawo, Jusandri
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v13i1.1354

Abstract

Meningkatnya angka harapan hidup pada lansia akan berdampak pada peningkatan populasi lansia, yang juga akan berpotensi menimbulkan permasalahan pada lansia  itu sendiri, seperti masalah ekonomi, budaya serta kesehatan fisik dan jiwa. Permasalahan yang muncul pada lansia  akan menimbulkan kecemasan yang jika berlebihan akan mempengaruhi kemandirian lansia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama pada lansia di Dusun Karanglo Purwomartani sleman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada korelasi tingkat kecemasan yang dirasakan lansia dengan kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari di Dusun Karanglo Purwomartani Sleman. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 responden yang diambil dengan purposive sampling.. Analisa data yang digunakan adalah uji statistik spearman rank untuk mengetahui hubungan antara 2 variabel. Berdasar hasil penelitian sebagian besar lansia mengalami tingkat kecemasan ringan  sebesar 32,7% atau sebanyak 17 orang, kecemasan sedang 67,3% atau sebanyak 35 orang, sedangkan kemandirian lansia masuk dalam kategori mandiri sebesar 50% dan sisanya tergantung terhadap orang lain sebesar 50%. Analisis dengan uji spearman rank menghasilkan nilai p>0,05  (p = -.205 > 0,05), sehingga Ho diterima dan artinya penelitian ini tidak memiliki hubungan yang bermakna secara statistik antara kecemasan terhadap kemandirian lansia di Dusun Karanglo Purwomartani Sleman Yogyakarta.
Teknik Relaksasi Nafas Dalam Efektif Menurunkan Tingkat Stres pada Lansia Asda, Patria; Anida, Anida; Sholiqah, Anis Yuli
Jurnal Gema Keperawatan Vol 16, No 2 (2023): Jurnal Gema Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jgk.v16i2.3075

Abstract

The percentage of theelderly population in Indonesia is currently increasing, including the percentageofelderly people in the province of the Special Region of Yogyakarta, which increasedin 2020 to 14.67% from 12.88% in 2010.This condition shows that Indonesia is entering theera of ageing population, wherea region or country is experiencing an increase caused by increasing life expectancy. People with old age faces many health problems that need to be handled properly. Individuals who enter the elderly period will experience a decrease in body resistance and experience various degenerative diseases. The elderly become easy to experience mental problems, namely stres. This stresful condition continues to occur in the elderly and is not overcome as soon as possible, it will have an impact on the psyche of the elderly. One way that can be applied to reduce the stres level of the elderly is a deep breath relaxation technique. This study aims to determine the effectiveness of deep breath relaxation techniques on the stres level of the elderly. This research design was quasi experimental study with one group pre-post test design. The population was elderly people and sample of 25 people was taken using purposive sampling techniques. Instrument to measure pre and post intervention stres levels using DASS questionnaire 14 items specific to stres levels. Deep breath relaxation intervention is given to elderly with reference to standar operating procedure. The collected data were analyzed with the Wilcoxon Statistical Test. The results showed that there were differences in stres levels before and after administration (p value= 0,0000,005). Conclusion of this research that deep breath relaxation techniques are effective for lowering stres levels in the elderly.