Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peningkatan Minat dan Motivasi Kewirausahaan Pada Siswa SMK Aries Kurniawan; Putra Panji Respati; Heri Cahyo Bagus Setiawan; Beni Dwi Komara; Nanang Bagus Setiawan; Hadi Ismanto
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2023): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v5i3.1831

Abstract

Universitas Muhammadiyah Gresik mengadakan pengabdian kepada siswa kelas satu dan dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian Pembangunan Pelaihari Kalimantan Selatan. Sebanyak 231 siswa dari tiga jurusan yakni Agribisnis Ternak Ruminansia (ATR), Agribisnis Unggas dan Kesehatan Hewan menjadi objek pengabdian dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan minat kewirausahaan. Dengan menggunakan metode ceramah dan sosialisasi pentingnya kewirausahaan bagi masyarakat dapat diketahui hasil kegiatan dari tiga jurusan tersebut awalnya tingkat ketidaktahuan tentang kewirausahan hingga 19,8 persen. Namun, setelah diadakan kegiatan pengabdian angka ini mengalami penurunan hingga 10 persen. Sementara tingkat pengetahuan meningkat dari 40 persen menjadi 58,4 persen.
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL SELF DECLARE PADA USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH UD. AKAR PULUNG Nur Cahyadi; Djoko Soelistya; Putra Panji Respati
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v6i1.7500

Abstract

Sertifikasi halal sangat penting dan diperlukan oleh pelaku usaha khususnya UMKM sebagai salah satu bentuk dalam menghadapi daya saing terhadap produk yang ditawarkan kepada konsumen dan juga sebagai salah satu bentuk dalam mematuhi peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Kegiatan pendampingan sertifikasi halal ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha untuk mendapatkan legalitas usaha berupa sertifikat halal terhadap produk yang dihasilkan. Usaha yang dijalankan oleh pelaku usaha UD.. Akar Pulung mengajukan sertifikasi halal terhadap produk yang sudah dihasilkan. Pendampingan ini dilakukan mulai dari proses input data, verifikasi dan validasi dan sampai kepada pengajuan fatwa dan terbit sertifikat halal terhadap produk. Hasil pendampingan yang telah dilakukan menunjukkan pentingnya edukasi tengang sertifikasi halal kepada pelaku usaha agar dapat menjamin terhadap produknya yang halal dan thayyib. Kendala yang sering didahapi oleh pendamping dilapangan adalahnya masih banyaknya pelak usaha yang belum memiliki NIB, sehingga proses pengajuan sertifikasi halal terhalang berkaitan lagalitas ijin usahanya belum dimiliki, dan juga penguasaan pelaku usaha terhadap teknologi masih kurang karena untuk proses pengajuan harus melalui pengisian sitem jaminan produk halal (SJPH) secara online sehingga perlu adanya pendampingan secara intensif. Untuk mensukseskan progam pemerintah dan memfasilitasi para pelaku usaha untuk mendapatkan sertifikasi hala maka perlu adanya penambahan jumlah pendamping agar mampu menjangkau pelak usaha skala mikro, kecil, dan menengah. Dan disarankan adanya dukungan dan kerjasama semua pihak dalam proses pendampngan sertifikasi halal bagi UMKM pada sektor makanan dan minuman.
Meningkatkan Daya Saing Dan Daya Jual Produk Dengan “Strategi Pemasaran” Sederhana Nur Cahyadi; Putra Panji Respati; Abi Hanif Dzulquarnain
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v1i4.811

Abstract

Viewing is currently very popular with many people to earn income or as a side job for some people, so many people start by creating new products or innovative products, these products are marketed in various ways and use various strategies. The aim of this service is to provide knowledge and understanding to the public so that when marketing their products they have a simple strategy so that their goods or products can be accepted by consumers. This activity is carried out using an outreach method to people who have goods or products who do not yet know the strategy for marketing their products. The marketing strategy has several ways or methods that can make sales easier. The definition of marketing is a comprehensive, integrated and planned activity carried out by an organization or institution in carrying out business in order to be able to accommodate market demand by creating products with selling value, determining prices, communicating, delivering and exchanging offers that are of value to consumers. clients, partners and the general public. And society is able to increase its competitiveness, if we use products that are already widely used by other people, the competitiveness of our products is higher and the selling power of the product is greater because many people are selling it and it is included in the needs that consumers want.
Take It Or Leave It: Hubungan Antara Pengembangan Karir, Kepuasan Kerja dan Turnover Intention dengan Entrepreneurship Intention Sebagai Variabel Moderasi Pada Karyawan Industri Logistik di Gresik Jawa Timur Nur Cahyadi; Putra Panji Respati
Jurnal Manajerial Vol. 12 No. 02 (2025): Jurnal Manajerial
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jurnalmanajerial.v12i02.9800

Abstract

Background – Business competition is getting tighter and more competitive, making the function of Human Resources (HR) in the service industry is one of the main factors to win the competition. Research object is a company in the field of logistics services and depends on quality human resources. However, the company is facing a high turnover problem. Aim – This study aims to determine the relationship between career development, job satisfaction and entrepreneurship intention as a moderating variable on turnover intention. Design / methodology / approach – This research is quantitative and data collection uses questionnaires and the sampling technique used is purposive sampling with the criteria that respondents work for at least one year. The sampling method was carried out up to 84 respondents and the analysis tool used was Partial Least Square (PLS). Findings – The results of this study include (1) The influence of career development variables on job satisfaction. (2) Job satisfaction affects on turnover intention. The last result is (3) Job satisfaction and entrepreneurship intention as moderating variables strengthen the relationship to the turnover intention variable. Research implication – This research can provide an overview for companies, especially in the logistics sector, regarding efforts to minimize the rate of employee resignation by paying attention to the career development system and job satisfaction.  Limitations – The limitation of this research is that the research was only conducted on one object, a logistics company located in Gresik, and the research study was conducted cross-sectionally, analyzing variable data a certain time across the entire predetermined sample population.
Pengaruh Komunikasi Keluarga Terhadap Suksesi Bisnis Keluarga Melalui Keterlibatan Bisnis Sebagai Variabel Mediasi pada Mahasiswa Kewirausahaan Putra Panji Respati; Nur Cahyadi; Aries Kurniawan
Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 12 No. 1 (2026): Edisi Bulan Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis keluarga memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian Indonesia, tetapi masih dihadapkan pada tantangan besar, terutama dalam menjaga keberlanjutan usaha melalui proses suksesi antar generasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi dalam keluarga terhadap suksesnya proses suksesi bisnis keluarga, dengan keterlibatan bisnis sebagai variabel mediasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi model mediasi yang menghubungkan komunikasi keluarga, keterlibatan bisnis, dan suksesi bisnis dalam konteks mahasiswa kewirausahaan pada tahap pra-suksesi merupakan topik yang relatif jarang dibahas dalam penelitian sebelumnya. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 66 mahasiswa anggota Himapreneur Gresik yang berasal dari keluarga pemilik usaha. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisis menunjukkan bahwa komunikasi keluarga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan dalam bisnis (t-statistik = 2,912) serta terhadap kesuksesan proses suksesi bisnis keluarga (t-statistik = 8,983). Selain itu, keterlibatan dalam bisnis juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap suksesi bisnis (t-statistik = 2,698) dan berfungsi sebagai mediator dalam hubungan antara komunikasi keluarga dan suksesi bisnis (t-statistik = 3,467). Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi dalam keluarga untuk membangun keterlibatan generasi penerus, sekaligus memperkuat kesiapan bagi suksesi bisnis keluarga. Secara teoretis, temuan ini mendukung pendekatan prosesual dalam studi bisnis keluarga, yang memandang suksesi sebagai hasil interaksi dinamis antara komunikasi keluarga dan pengaktifan peran generasi penerus dalam aktivitas bisnis. Implikasi penelitian ini bagi keluarga pemilik usaha adalah untuk meningkatkan terus komunikasi yang lebih terbuka, intensif, dan terstruktur dengan generasi berikutnya. Sedangkan, bagi institusi pendidikan kewirausahaan ialah dapat merancang program pembelajaran yang lebih berfokus pada pengembangan bisnis keluarga, termasuk program pendampingan suksesi bisnis, magang di perusahaan keluarga, atau proyek kewirausahaan yang bertujuan pada keberlanjutan bisnis keluarga.
SUSTAINABILITY OF MICRO, SMALL, AND MEDIUM CULINARY ENTERPRISES IN THE DIGITAL MARKETING ERA BASED ON THE BUSINESS MODEL CANVAS (BMC) Ahmad Maulana Ziharuddin; Aries Kurniawan; Putra Panji Respati; Beni Dwi Komara; Tsabita Kwarazmita
Jurnal Interprof Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Interprof, April 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/interprof.v12i1.3254

Abstract

Objective: To analyze the business model of culinary Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Gresik Regency using nine elements of the Business Model Canvas (BMC). Research Methodology: This study was conducted in Sidayu District and involved four specific culinary MSME brands: Iwan Degan & Es Teler, Kebab Bintang, Pentol Gresik, and Wakul Tengah Sawah. This study used a qualitative approach with a phenomenological research type. Data were collected through interviews and observations, using the Business Model Canvas (BMC) as the primary analytical framework. Results: The study found that the most prominent business model elements are customer segments (dominated by students, workers, and local residents), value proposition (affordable prices, quality, and taste), revenue streams (core product sales), key resources (experience, workforce, skills), and core activities (production, sales, promotion). However, the channel and customer relationship elements are not optimally utilized; marketing is limited to simple digital media (WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, GoFood), and relationships rely on direct communication without a structured loyalty program. Conclusion: Although the business model currently implemented by culinary MSMEs supports business sustainability, there is a significant need to strengthen channel elements and customer relationships to increase competitiveness and facilitate business development in the digital era. Limitations: This study is limited by its small sample size, focusing only on four culinary MSMEs in one district (Sidayu), which may affect the generalizability of the findings to a wider population of MSMEs. Contribution: This study contributes to the disciplines of business management and entrepreneurship by providing empirical evidence on the application of the Business Model Canvas in the culinary sector. It offers practical guidance for MSME owners in optimizing digital marketing channels and customer relationship management to ensure long-term sustainability