p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Insani
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIVERSIFIKASI DAN PENGEMBANGAN PRODUK YOGURT PADA UD SUSU KAMBING ETTAWA DI DESA KARANG ANYAR KOTA LANGSA Seprianto Seprianto; Fiddini Alham; Hartutik Hartutik; Thursina Mahyuddin; Faisal Ali Ahmad
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i2.952

Abstract

In Karang Anyar Village, Langsa City, there is an ettawa goat’s milk farm that produces and sells fresh milk. From the survey conducted, the problems faced by partners are cage and animal feed problems, many consumers do not like the taste of Ettawa goat’s milk, excess production, and farm owners do not have insight into product diversification and marketing. The aims of this community service activity are to produce diversification and development of yogurt products from ettawa goat's milk. This service was carried out at UD Susu Kambing Ettawa, Karang Anyar Village, Langsa Baro District, Langsa City. The method of implementing this community service consists of the following stages: planning and preparation (team debriefing, pre-survey, determining the schedule and place of activity, preparation of tools and materials), implementation (counseling and workshops), as well as the monitoring and evaluation stage. Pretest and posttest on 15 participants were carried out to determine the level of adoption of the participants' knowledge regarding Ettawa goat milk diversification which was analyzed using the Wilcoxon Signed Test. The results of the planning and preparation stages have agreed on the tools and materials needed by the partners, the date and place of implementation, as well as the financing. The results achieved from the implementation stage were product diversification in Ettawa goat milk in the form of yogurt, packaging changes, branding (branding), and marketing using social media. The results of the monitoring and evaluation phase by administering pretest and posttest show that there are differences in the level of partner knowledge before and after counseling and workshop activities are held based on statistical tests.
PENGOLAHAN LIMBAH MAKANAN MBG DENGAN BLACK SOLDIER FLY (BSF): PENINGKATAN KAPASITAS DAN MODEL EKONOMI SIRKULAR DI MAN 2 ACEH TAMIANG Fiddini Alham; Seprianto Seprianto; Siti Komariyah; Maria Heviyanti
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 6 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i6.3033

Abstract

Limbah makanan (food waste) di sekolah yang menjalankan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi tantangan lingkungan karena sebagian besar belum dikelola secara optimal. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, dan emisi gas rumah kaca akibat pembusukan sampah organik. Di MAN 2 Aceh Tamiang, pelaksanaan program MBG menghasilkan limbah makanan sekitar 15–30 kg per hari sehingga diperlukan solusi pengelolaan limbah yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam pengelolaan limbah makanan melalui teknologi biokonversi maggot (Black Soldier Fly/BSF) dan penguatan kewirausahaan berbasis ekonomi sirkular. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta dengan rata-rata nilai pretest sebesar 75,00 dan posttest sebesar 95,00 serta nilai n-gain sebesar 0,80 yang termasuk kategori tinggi. Tanggapan peserta terhadap kegiatan juga sangat positif, terutama pada aspek relevansi materi, kebermanfaatan program, dan keterampilan praktik budidaya. Kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pengelolaan limbah makanan berbasis maggot sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan sekolah.