Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penyelesaian Soal Matematika Kontekstual Siswa Kelas VII Berdasarkan Struktur Kalimat Ditinjau Dari Daya Juang Produktif Christina Monika Samosir; Tatang Herman; Aan Hasanah; Rini Melani; Syifa Ananda Mefiana
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2507

Abstract

Penyelesaian masalah dan daya juang produktif memiliki hubungan yang erat dalam pembelajaran matematika. Siswa yang memiliki daya juang produktif cenderung memberikan pengaruh positif pada bagaimana siswa mengatasi kesulitannya saat menyelesaikan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual berdasarkan struktur kalimat ditinjau dari daya juang produktif serta mendeskripsikan strategi pembelajaran yang sesuai untuk mendorong daya juang produktif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP Swasta Kota Bandung yang berjumlah 20 siswa. Metode yang digunakan adalah tes, wawancara dan think aloud. Tes divalidasi oleh ahli pendidikan matematika pada validitas konten, konstruk dan muka. Analisis data pada penelitian ini mencakup reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa siswa dengan daya juang produktif yang tinggi mampu menyelesaikan soal dengan struktur bahasa kompleks dan penyelesaian kompleks. Sedangkan siswa dengan daya juang produktif rendah, masih kesulitan dalam menyelesaikan soal dengan stuktur bahasa kompleks maupun penyelesaian kompleks. Adapun beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk mendorong daya juang produktif adalah dengan memberikan soal yang menantang, mengajukan pertanyaan pendorong, memberikan waktu yang cukup serta menekankan pentingnya proses kepada siswa.
Kemampuan Membuat Model Matematika dan Daya Juang Produktif Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Rini Melani; Tatang Herman; Aan Hasanah; Syifa Ananda Mefiana; Christina Monika Samosir
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2545

Abstract

Membuat model matematika adalah kemampuan menerjemahkan situasi realitas ke dalam bahasa matematika. Model matematika sama dengan kemampuan representasi matematis. Ada tiga representasi matematika yang menjadi sorotan dalam penelitian ini yaitu konkrit, piktorial, dan abstrak. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu sekolah di kabupaten Bandung Barat sejumlah 51 siswa. Peneliti memilih siswa berdasarkan tingkatan daya juang produktifnya yaitu tinggi, sedang dan rendah. Siswa yang memiliki daya juang produktif tinggi dapat menjawab ketiga soal dengan benar dengan model matematika abstrak. Siswa yang memiliki daya juang produktif yang sedang dapat menjawab dua soal dengan benar dengan model matematika konkrit dan abstrak. Siswa yang memiliki daya juang produktif yang rendah dapat menjawab satu soal dengan bantuan intervensi/perlakuan dari peneliti guna mendorong daya juang produktif dengan memberikan soal pemecahan masalah dan mengajukan pertanyaan gaya Socrates. Bantuan ini tidak menghilangkan kesempatan siswa untuk aktif berfikir, sebaliknya melalui metode ini siswa dituntut untuk memaknai pengetahuannya. Sebanyak 2% siswa mengerjakan soal dengan menggunakan model matematika konkret dan seluruh siswa yang mengerjakan dengan menggunakan model matematika konkret tersebut dapat menjawab soal dengan benar. Sebanyak 7.5% siswa mengerjakan soal dengan menggunakan model pictorial dan seluruh siswa yang mengerjakan dengan menggunakan model pictorial tersebut dapat menjawab soal dengan benar. Sebanyak 90.5% siswa memilih untuk mengerjakan soal dengan menggunakan model matematika abstrak. Hanya 12.5% siswa yang mampu mengerjakan soal dengan tepat. Sebanyak 78% siswa yang gagal diakibatkan mereka memilih menggunakan model matematika abstrak padahal mereka belum menguasai model matematika abstrak dengan baik.
Pemahaman Matematis Siswa Ditinjau dari Daya Juang Produktif Syifa Ananda Mefiana; Tatang Herman; Aan Hasanah; Christina Minoka Samosir; Rini Melani
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i3.2552

Abstract

Pemahaman merupakan hal yang penting dalam pembelajaran matematika, fakta yang terjadi masih banya pemahaman siswa yang rendah. Daya juang produktif menjadi salah satu faktor pendukung pembelajaran yang harus diperhatikan guru agar dapat mengoptimalkan pemahaman siswa saat proses pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian dilakukan kepada 20 siswa SMP kelas VII di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Bandung Barat. Tes, angket dan wawancara digunakan dalam penelitian ini untuk mengungkap bagaimana pemahaman instrumental dan relasional siswa ditinjau dari daya juang siswa. Analisis data untuk penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Kesimpulan pada penelitian ini adalah subjek yang memiliki daya juang produktif tinggi menguasai 3 dari 4 indikator yang di berikan yaitu dengan memenuhi seluruh indikator pemahaman instrumental dan satu indikator pemahaman relasional, pada subjek dengan daya juang sedang hanya memenuhi 2 indikator dari 4 yang diberika yaitu memenuhi seluruh indikator pemahaman instrumental namun tidak dengan pemahaman relasional dan untuk subjek dengan daya juang produktif rendah tidak memenuhi seluruh indikator yang diberikansikap subjek yang ditemukan dalam penelitian ini dapat menjadi informasi bagi guru untuk meningkatkan pemahaman serta daya juang produktif siswa.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Masyarakat Melalui Edukasi Pemilahan dan Pengelolaan Sampah Ifa Fathiyah; Nuke Fitri Yanuari; Nabila Cynthia Rayhan; Syifa Ananda Mefiana; Dela Ambarwati; Dadang Juandi; Sufyani Prabawanto
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 3 (2023): September 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v6i3.1437

Abstract

Banyaknya tumpukan sampah di pinggir jalan hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menunjukkan tingginya angka produksi sampah saat ini. Hal ini memicu munculnya pencemaran lingkungan yang menjadi salah satu permasalahan serius bagi kehidupan masyarakat. Di samping itu, kesadaran masyarakat mengenai permasalahan sampah masih rendah dan perlu ditingkatkan. Salah satu upaya meningkatkan kesadaran ini yaitu melalui Pendidikan Lingkungan Hidup yang dapat diberikan pada anak-anak usia sekolah. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran lingkungan bagi anak-anak melalui edukasi mengenai sampah serta cara mengelola sampah dengan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle). Dalam penyampaiannya, kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan dan praktik lapangan. Kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari peserta. Peserta dipastikan sudah mampu untuk memilah sampah serta memahami sebagian besar materi yang telah disampaikan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu memunculkan serta meningkatkan akan kesadaran diri mengenai lingkungannya, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman, serta mampu untuk melestarikan lingkungan untuk masa depan.