Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALYSIS OF WOMEN’S PARTICIPATION IN RAINFED RICE AGRICULTURAL SYSTEMS IN GEBANGANGKRIK VILLAGE OF NGIMBANG LAMONGAN, EAST JAVA Sutrisno, Eko; Sari, Poppy Diana
MUWAZAH Vol 8 No 2: Desember 2016
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.701 KB)

Abstract

The aim of this study was to obtain in-depth information about the participation of women farmers in agricultural production in the village of Gebangangkrik. Women in the village of Gebangangkrik go to work in the fields to help their husbands, from land preparation to post harvest process. Fees earned by women is lower than for men. They work with a rotation system or alternately between families or between neighbors that do not receive fees or spend big except for breakfast. There are many women farmers who worked to pay the debt, because when the bad season come, they had to borrow rice to other people who had more extensive rice fields with the assurance will voluntarily to help work in the fields when the next planting season. However, women farmers access to information in the field of agriculture is still very limited, so it seems that the girls were just as workers.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang mendalam tentang partisipasi perempuan petani dalam produksi pertanian di Desa Gebangangkrik. Perempuan di Desa Gebangangkrik ikut bekerja di sawah membantu suami, dari proses penyiapan lahan hingga pascapanen. Upah yang diterima oleh para perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Mereka bekerja dengan sistem giliran atau bergantian antar keluarga atau antar tetangga sehingga tidak menerima upah atau mengeluarkan biaya besar kecuali untuk sarapan. Terdapat banyak perempuan petani yang bekerja karena untuk membayar utang, sebab saat musim paceklik sudah pinjam beras kepada orang yang memiliki sawah lebih luas dengan jaminan mau disuruh membantu bekerja di sawah saat musim tanam selanjutnya. Namun begitu, akses para perempuan petani untuk mendapatkan informasi di bidang pertanian masih sangat sedikit, sehingga terkesan bahwa para perempuan tersebut hanya sebagai pekerja.
Sifat fisikokimia marshmallow kulit buah naga merah (Holycereus polyrhizus) dengan perbedaan konsentrasi sari lemon dan gula pasir: Physicochemical properties of red dragon fruit peel marshmallow (Holycereus polyrhizus) with differences in lemon juice and sugar concentrations Azara, Rima; Budiandari, Rahmah Utami; Sari, Poppy Diana; Maziya, Zidny
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 16 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/qf0bre09

Abstract

The red dragon fruit peel (Hylocereus polyrhizus), which is often discarded as waste around 30–35% of the total fruit, has potential as a natural food colorant. One innovative use is as a raw material for marshmallow, a soft, spongy candy typically made from sugar, gelatine, colouring, and flavouring agents. Sugar addition plays a role in sweetness, texture, and appearance enhancement. Additionally, lemon juice can be used as a natural flavour due to its bioactive compounds such as flavonoids, limonoids, and high vitamin C content. This study aims to investigate the effect of different concentrations of granulated sugar and lemon juice on the physicochemical characteristics of marshmallow made from red dragon fruit peel. The study employed a randomized complete block design (RCBD) with two factors: sugar concentration (27%, 35%, 43%) and lemon juice concentration (0.7%, 1.3%, 1.9%) with three replications. Parameters observed included moisture content, ash content, vitamin C, total sugar, whiteness index, and hardness. The results showed no interaction between sugar and lemon juice. Sugar concentration significantly affected moisture content, ash content, total sugar, whiteness index, and hardness of the marshmallow. In contrast, lemon juice concentration did not have a significant effect on all measured parameters. Furthermore, vitamin C content showed no significant differences among treatments.
Sosialisasi Bahan Tambahan Pangan dan Pentingnya Sertifikasi Halal Untuk UMKM di Desa Kedung Pandan, Jabon Sari, Poppy Diana; Budiandari, Rahma Utami; Nurbaya, Syarifa Ramadhani; Wahyuni, Atik; Rafdiansyah, Muhammad Ainur
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4267

Abstract

Pangan yang aman dan sehat merupakan tolak ukur dalam pemilihan asupan untuk keluarga. Terutama bagi kaum muslim, kehalalan pangan merupakan suatu yang pokok dalam produk pangan yang dipilih untuk keluarga. Dimasa modern kini, banyak produk makanan yang memanfaatkan bahan tambahan pangan untuk memberikan rasa yang lebih kuat, sebagai bahan pengawet, sebagai pemanis, pun juga sebagai pewarna guna mempercantik produk pangan yang dihasilkan. Dalam pemilihan bahan-bahan yang digunakan untuk produk pangan tersebut, masih banyak UMKM-UMKM yang belum memahami pemanfaatan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang tepat serta sertifikasi halal untuk produk mereka. Desa Kedung Pandan di kecamatan Jabon Sidoarjo memiliki beberapa UMKM yang bergerak dibidang jajanan dan kue pasar yang belum banyak memahami terkait pemilihan BTP yang tepat serta belumnya memahami pentingnya sertifikasi halal. Sehingga perlu adanya sosialisasi terkait pemahaman dan pemilihan BTP yang tepat serta regulasi halal untuk produk pangan hasil UMKM di desa Kedung Pandan tersebut. Adapun hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman mitra tentang pemilihan BTP yang tepat serta pentingnya regulasi halal untuk produk pangan terutama untuk UMKM-UMKM. Keberlanjutan kegiatan ini nantinya diharapkan hingga kelompok UMKM Kedung Pandan memiliki sertifikasi halal serta legalitas (P-IRT) untuk usahanya.
Identifikasi senyawa antioksidan dan betasianin pada flower leather berbasis ekstrak bunga bougenville (Bougainvillea glabra) Sofiyah, Laila Tasnima; Budiandari, Rahmah Utami; Sari, Poppy Diana
COMPOSITE : Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v8i1.1036

Abstract

Abstract belum tersedia.
A Perbandingan Pelarut dan Durasi Transesterifikasi Terhadap Sifat Fisikokimia Biodiesel Berbasis Limbah Minyak Goreng Bekas: Comparison of Solvent and Transesterification Duration on the Physicochemical Properties of Used Cooking Oil-Based Biodiesel Indahsari, Fitriyah Nur; Sari, Poppy Diana; Nurbaya, Syarifa Ramadhani; Budiandari, Rahmah Utami; Hartati, Rukmi Sari
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 11 No. 1 (2026): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2026.v11.i01.p01

Abstract

Peningkatan penggunaan minyak goreng menghasilkan limbah yang berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelarut dan durasi transesterifikasi terhadap karakteristik fisikokimia biodiesel yang dihasilkan dari minyak goreng bekas. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) sederhana dengan dua faktor perlakuan yaitu pelarut (sodium metoksid dan sodium etoksid) dan durasi transesterifikasi (30, 60, 90, 120, 150). Biodiesel dianalisis berdasarkan parameter seperti densitas, kadar air, bilangan asam serta komposisi metil ester menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Penelitian penelitian menunjukkan bahwa biodiesel yang dihasilkan menggunakan natrium metoksid memiliki densitas dan kadar air lebih rendah, serta bilangan asam lebih stabil dibandingkan natrium etoksid. Waktu transesterifikasi optimum adalah 90 menit menggunakan natrium metoksid. Analisis GC-MS menunjukkan bahwa biodiesel dengan durasi transesterifikasi optimum mengandung metil ester sebesar 97,895%, yang memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI 7182:2015). Dengan demikian, penggunaan minyak goreng bekas berpotensi menjadi bahan baku biodiesel yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.