Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determination of Aquifer Depths in Muara Batu and Dewantara Sub-districts, North Aceh Regency, Using Vertical Electrical Sounding (VES) Syafrizal Idris; Nanda Novita; Muliani Muliani; Muchlis Muchlis
Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MICoMS) Vol. 4 (2024): Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MI
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the depth of aquifer layers in Muara Batu and Dewantara sub-districts, North Aceh Regency, Indonesia. The investigation was conducted at five location points (NA1, NA2, NA3, NA4, and NA5), each with a 600 m spread. Data collection at these points was carried out using the Vertical Electrical Sounding (VES) method with a Schlumberger configuration, utilizing the SuperSting R8/IP Resistivimeter. The data processing results produced resistivity cross-sections of the rock layers down to a depth of 150 m. Based on the cross-sections, the aquifer layers exhibit low resistivity values (<13.5 Ωm), consisting of sand, a mixture of sand and gravel, calcareous sandstone, and sandstone. The depths of potential aquifer layers at each measurement point are as follows: 35.9–150 m at NA1, 23.6–150 m at NA2, 54.5–150 m at NA3, 28.5–101 m at NA4, and 52.8–150 m at NA5. Points NA1, NA2, NA3, and NA4 show the presence of water-saturated layers starting at a shallow depth of 1.5 m. In contrast, NA5, located in a hilly area with complex geological conditions, has more resistive layers and limited groundwater potential compared to the other points.
Edukasi Perubahan Iklim Berbasis Aksi Lingkungan: Upaya Meningkatkan Kesadaran dan Partisipasi Siswa melalui Seminar dan Penanaman Pohon Syafrizal Idris; Muliani Muliani; Nanda Novita; Riza Andriani; Najiha Sabrina
Jurnal Vokasi Vol 10, No 2 (2026): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v10i2.9112

Abstract

Perubahan iklim merupakan permasalahan global yang berdampak signifikan terhadap lingkungan dan kehidupan manusia, seperti peningkatan suhu, perubahan pola curah hujan, serta meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi. Namun, kesadaran dan pemahaman generasi muda terhadap isu ini masih relatif rendah, khususnya dalam implementasi nyata di lingkungan sekolah. Kondisi ini juga terlihat di SMAN 2 Sawang, di mana potensi lingkungan sekolah untuk penghijauan belum dimanfaatkan secara optimal serta belum adanya program terstruktur yang mendukung aksi mitigasi perubahan iklim. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi siswa terhadap isu perubahan iklim melalui pendekatan edukasi berbasis aksi lingkungan. Pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring. Kegiatan inti berupa seminar edukatif tentang global warming dan dampaknya, serta aksi penanaman pohon sebagai bentuk implementasi nyata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang ditandai dengan kemampuan menjelaskan konsep, keaktifan dalam diskusi, serta perubahan sikap yang lebih peduli terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan penanaman pohon mendorong keterlibatan aktif siswa dalam menjaga dan merawat lingkungan sekolah. Dengan demikian, integrasi edukasi dan aksi nyata efektif dalam membentuk perilaku pro-lingkungan pada generasi muda dalam upaya pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.