Articles
PENERAPAN MODEL TGT MELALUI SIMULASI PhET TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA PADA ALAT-ALAT OPTIK
Fajrul Wahdi Ginting;
Nanda Novita;
Yeni Rahmadhani
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/relativitas.v3i2.3341
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa menggunakan media simulasi PhET melalui model Teams Games Tournament . Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA MAN 3 Aceh Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Exsperimental Design. Pengumpulan data pemahaman siswa dilakukan menggunakan instrument test yang telah divalidasi dan di uji reabilitas. Rata- rata kemampuan pemahaman siswa dengan menggunakan model pembelajaran Direct Introuction adalah 72,75, sedangkan rata-rata kemampuan pemahaman siswa dengan menggunakan model pembelajaran TGT melalui simulasi PhET adalah 86,75. Hasil uji hipotesis menggunakan Mann Whitney Test pada posttest kelas kontrol dan eksperimen diperoleh nilai signifikan 0,000 < 0,05 maka terdapat peningkatan pemahaman siswa yang signifikan. Kesimpulannya adalah pembelajaran menggunakan model TGT melalui simulasi PhET dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas XI pada materi alat-alat optik di MAN 3 Aceh Utara.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMAN 1 PANTE CEUREUMEN
Nanda Novita;
Halimatus Sakdiah;
Rini Hasna Junaida
Relativitas: Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Riset Inovasi Pembelajaran Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, UNIVERSITAS MA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29103/relativitas.v4i2.3776
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe Think pair share terhadap hasil belajar siswa di kelas X SMAN 1 Pante Cereumen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu (quasy experiment) dengan desain Nonequivalent Control Grup Desain dan pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan di kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 27 orang dan X MIA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 27 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan aplikasi SPSS 18. Berdasarkan hasil analisis untuk mengetahui pengaruh penggunaan model kooperatif tipe Think Pair Share terhadap peningkatan hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata tes tertulis berupa pretes dan postest. Pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata posttest sebesar 82,26 dan kelas kontrol diperoleh nilai rata-rata posttest sebesar 75,30. Pada uji hipotesis data uji independent sample t test siswa dari tes awal dan tes akhir diperoleh nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0,00 lebih rendah dari 0,05. Pada uji n-gain score kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata gain sebesar 47,75% dengan katagori sedang dan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata gain sebesar 30,07% dengan katagori rendah. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa model Think Pair Share berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada materi gerak lurus kelas X di SMA Negeri 1 Pante Ceureumen tahun ajaran 2020/2021.
PENERAPAN METODE-METODE PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA
Indah Cahyati Siregar;
Anggi Fitriani Sihombing;
Putri Raihan;
Safriana Safriana;
Nanda Novita
JURNAL DIDACTIQUE BAHASA INDONESIA Vol. 3 No. 2 Juli 2022
Publisher : Universitas Tridinanti Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.356 KB)
|
DOI: 10.36767/didactique.v3i2.924
Pendidikan adalah proses perubahan sikap dan tingkah laku yang berlangsung terus menerus dan tidak akan pernah berakhir sehingga menghasilkan manusia yang berkualitas. Bahasa merupakan alat untuk komunikasi bertujuan sebagai alat untuk mengutarakan pikiran atau perasaan manusia dengan menggunakan simbol atau lambang komunikasi. Berbicara adalah seseorang yang mampu menyampaikan pesan atau ide kepada orang lain melalui lisan dengan tujuan dapat dipahami oleh orang tersebut tentang apa yang ingin disampaikan. Menyampaikan informasi menjadi salah satu faktor kebenaran dalam berbahasa, misalnya ketika situasi formal menggunakan bahasa Indonesia dengan benar sangat diutamakan. Mampu berbicara bahasa Indonesia menjadi unsur terpenting, dikarenakan sebagai bahasa persatuan dan digunakan dalam dunia pendidikan. Namun, kenyataannya kemampuan berbicara bahasa Indonesia masih sangat rendah pada beberapa daerah di Indonesia diantaranya daerah Aceh, Madura, Kalimantan Barat dan Papua. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode-metode pembelajaran apa yang dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Indonesia pada siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan beberapa kajian literatur yang ditelaah didapatkan beberapa metode pembelajaran yaitu metode komidi putar, diskusi, metode penugasan, metode lingkungan sebagai sumber belajar dan metode audio visual maka dapat disimpulkan bahwa seluruh metode yang digunakan mengalami peningkatan dalam berbicara bahasa Indonesia pada siswa. Peneliti menyimpulkan bahwa memanfaatkan teknologi dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Indonesia yang baik dan benar.Kata Kunci: kemampuan berbicara bahasa Indonesia, metode–metode pembelajaran, kajian literatur.
Pemanfaatan Alat Penumbuk Beras Tradisional Aceh (Jeungki) sebagai Media Pembelajaran Fisika Berbasis Kearifan Lokal
Syahri Rahmatillah;
Ulvi Rahmati;
Hikmah Nufus;
Safriana Safriana;
Nanda Novita
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika
Publisher : Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jpif.v2i2.1952
Peranan pendidikan sangat penting bagi bangsa dan Negara yang menjadi landasan pendorong bangsa agar menjadi lebih baik. Siswa-siswa dapat membentuk pengetahuan, pemahaman, dan wawasan dengan mengaitkan konsep pembelajaran pada alat tradisional sebagai kearifan lokal yang ada pada suatu tempat pada mata pelajaran fisika agar memberi makna dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan wawasan pada siswa dengan memanfaatkan jeungki yang dikenal sebagai alat penumbuk beras tradisional Aceh sebagai media pembelajaran yang berbudaya bangsa untuk menambah pengenalan siswa mengenai konsep fisika. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah penelitian eksploratif, dari penelitian eksplorasi ini ialah penelitian yang memberikan sedikit definisi atau penjelasan mengenai konsep atau pola yang digunakan di dalam penelitian menggunakan teknik berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa, pada proses penumbuk beras terdapat konsep fisika penerapannya pada materi gaya, usaha/energi, dan momentum.
Penyusunan Dokumen Kelayakan Pengembangan Kawasan Industri di Kabupaten Asahan
Aulia Muflih Nasution;
Yunita Syafitri Rambe;
Nanda Novita
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2506
Pengabdian ini dilakukan oleh kelompok dosen dengan bidang keahlian arsitektur dan informatika dalam rangka mengembangkan suatu kawasan industri di Kabupaten Asahan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan dokumen yang mengikat sebagai pedoman dalam pengembangan kawasan industri. Dalam pengembangan kawasan industri, terdapat banyak unsur dan kepentingan yang perlu dipertimbangkan, sehingga penting adanya kebijakan dan dokumen pengembangan yang dapat menjadi dasar dalam proses pengembangan tersebut. Melalui dokumen ini, diharapkan pengembangan kawasan industri dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Metode pengabdian yang digunakan meliputi metode survey dan wawancara kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim tenaga ahli arsitektur, pengolahan data yang dilakukan oleh tenaga ahli informatika, dokumentasi, pembuatan dokumen, dan sosialisasi. Hasil dari pengabdian ini adalah dokumen pengembangan yang diserahkan kepada dinas terkait dan juga akan dipublikasikan dalam bentuk jurnal. Dengan adanya pengabdian ini, diharapkan akan tercipta suatu dokumen pengembangan yang komprehensif dan berdasarkan pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat setempat. Dokumen ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan kawasan industri di Kabupaten Asahan, serta memberikan manfaat dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitarnya.
Pemanfaatan Alat Penumbuk Beras Tradisional Aceh (Jeungki) sebagai Media Pembelajaran Fisika Berbasis Kearifan Lokal
Syahri Rahmatillah;
Ulvi Rahmati;
Hikmah Nufus;
Safriana Safriana;
Nanda Novita
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 2, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52434/jpif.v2i2.1952
Peranan pendidikan sangat penting bagi bangsa dan Negara yang menjadi landasan pendorong bangsa agar menjadi lebih baik. Siswa-siswa dapat membentuk pengetahuan, pemahaman, dan wawasan dengan mengaitkan konsep pembelajaran pada alat tradisional sebagai kearifan lokal yang ada pada suatu tempat pada mata pelajaran fisika agar memberi makna dalam proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan wawasan pada siswa dengan memanfaatkan jeungki yang dikenal sebagai alat penumbuk beras tradisional Aceh sebagai media pembelajaran yang berbudaya bangsa untuk menambah pengenalan siswa mengenai konsep fisika. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah penelitian eksploratif, dari penelitian eksplorasi ini ialah penelitian yang memberikan sedikit definisi atau penjelasan mengenai konsep atau pola yang digunakan di dalam penelitian menggunakan teknik berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa, pada proses penumbuk beras terdapat konsep fisika penerapannya pada materi gaya, usaha/energi, dan momentum.
Perbandingan Keterampilan Proses Sains Siswa Berdasarkan Gender Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing
Muliani;
Syarifah Rita Zahara;
Safriana;
Fajrul Wahdi Ginting;
Nanda Novita
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Vol 6 No 02 (2023): GRAVITASI: JURNAL PENDIDIKAN FISIKA DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33059/gravitasi.jpfs.v6i02.9035
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keterampilan proses sains siswa perempuan dan laki-laki melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 1 Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Mixed Method atau penelitian campuran antara kuantitatif-kualitatif. Penelitian ini menggunakan desain Posttest Only Design yang dalam rancangannya digunakan dua kelompok subjek siswa laki laki dan perempuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 1 Lhokseumawe. Proses pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah kelas X MIA 1 (perempuan) dan X MIA 2 (laki-laki) yang masing-masing berjumlah 20 siswa yang diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini dilakukan selama 3 kali pertemuan. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini berdasarkan uji Independent Sample t -Test dengan nilai sig <0,05 diperoleh sebesar 0,002 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbandingan yang signifikan antara keterampilan proses sains siswa perempuan dan siswa laki-laki melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi gerak lurus beraturan. Berdasarkan hasil lembar observasi aspek keterampilan proses sains yang dianalisis didapatkan perbandingan hasil yaitu siswa perempuan lebih unggul memperoleh persentase sebesar 86% dengan kategori sangat baik sedangkan siswa laki-laki memperoleh 79% dengan kategori baik.
Pengembangan LKPD Fisika Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Gelombang Bunyi
Muliani, Muliani;
Hasmi Br Lembong;
Halimatus Sakdiah;
Nuraini Fatmi;
Nanda Novita
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2395
The purpose of this study was to determine the feasibility of Physics LKPD based on ethnoscience and to determine the increase in students' cognitive learning outcomes after using Physics LKPD based on ethnoscience. This study used the research and development (R&D) method with the ADDIE model. The sample used in this study was 2 classes, namely class XI IPA 1 and class XI IPA 2, totaling 37 students. Data collection techniques using questionnaires, tests, and validation sheet instruments from media experts, material experts, and teacher experts. The results of the study obtained from the results of the material expert validator obtained a percentage score of 87% with the criteria of "very feasible". The results of the media expert validator obtained a percentage score of 81% with the criteria of "very feasible". The results of the teacher expert validator obtained a percentage score of 98% with the criteria of "very feasible". Student responses to LKPD obtained a percentage score of 84% with the criteria of "very interesting". The effectiveness of LKPD based on N-gain is 0.58 with the interpretation that there is an increase in cognitive learning outcomes in the moderate category.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Discovery Learning pada Materi Hukum Newton untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa
Batdratun Napis;
Muliani Muliani;
Fajrul Wahdi Ginting;
Nanda Novita;
Widya Widya
Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62383/edukasi.v2i2.1375
Learner Worksheet (LKPD) is one type of teaching media that is used as a guide for students to make it easier for students to understand the subject matter being studied. The learning process at MAN 3 Aceh Timur currently still uses a conventional model and teachers have not conducted learning using interactive teaching media such as LKPD. This study aims to determine the feasibility, response and improvement of concept understanding by developing and applying LKPD in the learning process. This development research method refers to Research and Development (R&D) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, evaluation), the research subject is class X MIA with 14 students as the experimental class and class X IIK with 14 students as the control class and the object of research located at MAN 3 Aceh Timur. The results obtained: 1) the results of the validation of media experts with the category “very feasible” while the results of the validation of material experts with the category “very feasible”, 2) The results of teacher responses in the “very practical” category and the results of student responses in the “very practical” category, 3) N-Gain test conducted in class X MIA (experimental) obtained a result of 0.60 with a percentage of 60% in the “medium” category. The results of this study indicate that the discovery learning-based LKPD learning media developed is feasible to use and can improve students' concept understanding.
PENINGKATAN KREATIVITAS GURU MTS. AL HIJRAH NU MEDAN MELALUI PELATIHAN DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS CANVA
Azmi, Fadhillah;
Amir Saleh;
Muhammad Riki Atsauri;
Nanda Novita;
Mega Puspita Sari
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51544/jam.v6i2.6163
Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk mampu merancang media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan relevan dengan karakteristik generasi digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam mendesain media pembelajaran interaktif berbasis Canva. Pelatihan dilaksanakan di MTs Al Hijrah NU Medan, diikuti oleh 15 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelatihan meliputi pemberian materi teori tentang prinsip desain pembelajaran, demonstrasi penggunaan Canva, praktik langsung membuat media, serta presentasi dan evaluasi hasil karya peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 82% peserta mengalami peningkatan kreativitas dan keterampilan dalam merancang media pembelajaran setelah pelatihan. Sebagian besar guru mampu menghasilkan media interaktif seperti poster, infografis, dan presentasi digital dengan tampilan visual yang menarik dan konten yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Respon peserta terhadap pelatihan juga sangat positif, dengan 92% menyatakan bahwa pelatihan ini relevan dan bermanfaat untuk diterapkan dalam proses pembelajaran. Pelatihan ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun kapasitas guru menuju pembelajaran berbasis teknologi yang lebih kreatif dan inovatif.