Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Hubungan Perilaku Prososial dan Religiusitas dengan Moral pada Remaja Aridhona, Julia
Konselor Vol 7, No 1 (2018): KONSELOR
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.759 KB) | DOI: 10.24036/02018718376-0-00

Abstract

Penurunan moral merupakan isu yang paling penting untuk diperbincangkan, berbagai macam pengaruh yang dapat menurunkan perkembangan moral seseorang terlebih pada usia remaja yang merupakan masa yang terjadinya perubahan yang sangat pesat yang mudah terpengaruh oleh lingkungannya.. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku prososial dan religiusitas dengan moral pada remaja. Subjek penelitian adalah 100 siswa SMP. Data  dikumpulkan melalui angket yang terdiri dari perilaku prososial, religiusitas, dan moral. Hasil analisis menunjukan hubungan positif antara perilaku prososial, religiusitas, dan moral yang artinya semakin tinggi perilaku prososial dan religousitas maka semakin bagus pula moral yang dimiliki remaja.Kata kunci : moral, perilaku prososial, religiusitas
MENCIPTAKAN RUANG UNTUK DIRI SENDIRI: MENGGALI KESEHATAN MENTAL MELALUI SELF-LOVE Zainab, Syarifah; Aridhona, Julia; Dilariza, Sarah
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i2.1379

Abstract

The life of the Islamic boarding school causes many phenomena related to psychology, especially in adolescents. The psychological well-being of adolescents who study in Islamic boarding schools is more complex because they are required to be independent and must adapt quickly. The purpose of this Community Service is to increase insight and understanding of themselves and improve adolescent skills in understanding themselves so that it has an impact on improving adolescent mental health. The methods used are providing training (workshops), pretests, posttests, and screening on adolescent mental health. The participants of this training were 36 students of the Baitul Arqam Muhammadiyah Sibreh Islamic Boarding School, Aceh Besar. This training is expected to help students improve their self-understanding skills through self-love. From this understanding, students can improve their mental health as students who are required to have many tasks in their daily lives in the Islamic boarding school environment. From the results of the pretest and posttest, it was found that there was no increase in understanding of self-love if the training was not carried out periodically. Meanwhile, from the results of the mental health screening, there were several subjects who needed the help of psychologists to help the subjects solve mental health problems. The output of this community service is in the form of mapping the health levels of adolescent students at Islamic boarding schools and publication of scientific journals
Analisis Dimensi Kognitif Aspek Faktual Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Barmawi, Barmawi; Jamaluddin, Jamaluddin; Suyanta, Sri; Silahuddin, Silahuddin; Aridhona, Julia
Fathana Vol. 2 No. 2 (2024): Fathana: Jurnal Psikologi Ar-Raniry
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/fjpa.v2i2.564

Abstract

Aspek faktual adalah informasi yang didasarkan pada fakta yang dapat diverifikasi secara objektif sebagaimana pengetahuan yang berdasarkan pada kejadian nyata, observasi, atau data empiris yang dapat diuji kebenarannya. Pengetahuan faktual terbagi menjadi dua subjenis yaitu pengetahuan terminologi dan pengetahuan tentang detail-detail dan elemen-elemen yang spesifik. Aspek pengetahuan faktual dalam Pendidikan agama islam yaitu: sejarah islam, Al-Qur’an, hadis, aqidah, fiqih, akhlak, tasawuf dan kebudayaan islam. Faktor dari faktual dalam pendidikan agama islam yaitu: pemahaman Al-Qur’an dan hadis, sejarah islam, prinsip aqidah dan akhlak, fiqih, konteks sosial dan budaya seta kritisisme dan analisis. Tujuannya adalah untuk mengetahui gambaran dimensi kognitif pengetahuan faktual pendidikan agama islam di perguruan tinggi. Menggunakan metode Review Literatur, yang mana penulis mengidentifikasi sumber literatur yang relevan kemudian mengumpulkan data dari penelitian-penelitian tersebut, serta menganalisis dan mensintesis data penelitian yang sesuai dengan tema yang diangkat. Hasilnya terdapat kaitan yang sangat penting antara Pendidikan Agama Islam, dimensi kognitif, dan pengetahuan faktual dalam membentuk pemahaman yang holistik tentang agama Islam dan bagaimana ia memengaruhi pikiran, perilaku, dan nilai-nilai individu muslim terutama bagi para mahasiswa di perguruan tinggi.
DEVELOPMENT OF EARLY READING TEACHING COMPETENCE FOR PRESCHOOL TEACHERS THROUGH TRAINING IN MAKING READING CARDS FROM USED MATERIALS Zainab, Syarifah; Aridhona, Julia; Amalia, Hanna
ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Vol 4, No 1 (2024): Vol 4, No 1 Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/abdimu.v4i1.1990

Abstract

Early Childhood Education Programs teachers (PAUD) should have high creativity in developing their students' teaching competence, this is because PAUD students have very high imagination. However, the limited knowledge and teaching facilities of PAUD teachers, especially those who teach in the regions, mean that PAUD teachers run out of ideas for developing teaching creativity. One of the teaching competencies of PAUD teachers is providing interesting and fun learning media for students. Several types of training that have been provided by teachers have only been attended by representatives from each PAUD, so that the information and knowledge obtained is not evenly shared by all PAUD teachers in the region. Referring to this problem, the community service activity that will be carried out is to create an innovation training in making learning media for early reading cards (flashcards) to improve the competence of teaching early reading for PAUD teachers. The location of this activity will be in Lampanah Teungoh Village, Aceh Besar. The output target to be achieved is that teachers master the material well, understand the material and are able to apply it to students. Apart from that, participants are able to create their own early reading learning media and are able to teach it to students. Keywords: Teaching Competency; PAUD Teacher; Learning Media; Early Reading 
Pengaruh Perilaku Konsumtif Terhadap Gaya Hidup pada Mahasiswa Lukman, Imam Abdillah; Tuti, Novi Widias; Aridhona, Julia; Ulfa, Maria; Hakim, Lukmanul
Action Research Literate Vol. 8 No. 11 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i11.2350

Abstract

Perilaku konsumtif adalah tindakan membeli sesuatu yanng tidak menjadi kebutuhan utama secara mutlak yang harus dipenuhi oleh seseorang yang berdaasarkan keinginan bukan berdasarkan kebutuhan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh perilaku konsumtif terhadap gaya hidup pada mahasiswa, metode penelitian yaang digunakan adalah metode kuantitatif. Subjek dalam peelitian ini sebanyak 160 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh dengan pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling yaitu teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan model skala likert dengan menyebarkan kuesioner kepada subjek penelitian mengunakan anaalisis regresi linear sederhana untuk menganalisis dataa. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara perilaku konsumtif terhadap aya hidup sebesar 17,9 % dengan nilai p 0,000 atau p < 0,005 sedangkan sisanya 82,1% dipengaruhi oleh variabel lain. Jenis gaya hidup yang memberikan pengaruh tertinggi pada penelitian ini adalah jenis gaya hidup industri.
HUBUNGAN KREATIVITAS DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN EFFIKASI DIRI REMAJA Aridhona, Julia
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2017): Psikoislamedia : Jurnal Psikologi
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v2i2.1893

Abstract

Remaja merupakan masa dimana mengalami banyak masalah, juga merupakan masa transisi dari anak-anak kemasa selanjutnya. Dalam menghadapi permasalahan remaja membutuhkan keyakinan dirinya untuk mengambil keputusan. Keyakinan diri atau efikasi diri yang tinggi juga dipengaruhi oleh hal-hal yang mampu meningkatkan keyakinan diri pada remaja antara lain dengan kreativitas dan kecerdasan spiritual yang ada pada diri remaja. Penelitian ini untuk menguji hubungan antara kreativitas dan kecerdasan spiritual dengan efikasi diri remaja. Subjek penelitian adalah 50 (20 perempuan dan 30 laki-laki) mahasiswa Akutansi Universitas Merdeka Malang angkatan tahun 2016. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari efikasi diri, kreativitas dan kecerdasan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, menggunakan korelasi ganda. Penelitian ini menggunakan teknik kuota sampling dan pengumpulan datanya menggunakan skala Likert, diteliti menggunakan teknik korelasi pearson, dengan program SPSS for Windows vesi 20,0. Hasil analisis menunjukan bahwa kreativitas dengan efikasi diri tidak memiliki hubungan. Hasil analisis antara kecerdasan spiritual dengan efikasi diri memiliki hubungan positif sebesar 0,694 yang artinya semakin tinggi kecerdasan spiritualitas maka semakin tinggi pula efikasi diri yang dimiliki remaja. Kata Kunci : Efikasi diri, kreativitas, kecerdasan spiritual
Perbedaan Romantic Relationships dan Subjectif Wellbeing ditinjau dari Jenis Kelamin Aridhona, Julia
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 2 (2017): Psikoislamedia : Jurnal Psikologi
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v2i2.2451

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan romantic relationship dan subjectif wellbeing ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan subjek pasangan suami istri yang telah menikah berjumlah 66 orang. Penelitian ini menggunakan teknik incidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuisioner yang terdiri dari pembagian kuisioner romantic relationship dan subjectif wellbeing dengan menggunakan skala likert. Tehnik analisis data menggunakan independent sampel t-test yang digunakan untuk mengetahui adanya perbedaan romantic relationship dan subjectif wellbeing ditinjau dari jenis kelamin. Berdasarkan hasil analisis uji statistik Independent sample t-test yang menunjukkan nilai signifikansi (p) = 0,023 (p0,05), Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis kedua ditolak, artinya tidak terdapat perbedaan SWB pada pasangan yang ditinjau dari jenis kelamin
Analysis of Emotional Mental Conditions in Adolescents Aridhona, Julia; Yanti, Devi; Nadhilla, Nurasiah
Developmental and Clinical Psychology Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/dcp.v5i2.17088

Abstract

Adolescence is an age full of emotional changes, where emotional changes in adolescence are a complex problem, emotions are still passionate, while self-control is not yet mature, teenagers begin to search for their identity, wanting to know themselves truly. This research aims to analyze mental conditions in teenagers using descriptive methods, with a sample of 189 teenagers at SMA Negeri 1 Darul Imarah. The instrument in this study used the SDQ questionnaire from Goodman. The results of this research are based on aspects of mental health, based on the aspect of emotional problems, the majority are in the normal category, namely 120 (63.49%). The second aspect of behavioral problems with the most in the normal category was 127 (67.19%). The third aspect is hyperactivity with the highest number in the normal category, namely 165 (87.3%). The fourth aspect of peers has the highest number in the borderline category, namely 83 (43.91%), this requires counseling for adolescents who experience characteristics characterized by tending to be alone, not having good friends, not liking to play with others, often being bullied by friends. The fifth most prosocial aspect is in the normal category, namely 165 (87.3%). This can be seen in the ability to consider other peoples feelings, be willing to share with others, like to help, often be kind to others. Mental health conditions greatly influence teenagers psychological balance in dealing with themselves and the environment.