Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan UMKM Kripik Pisang dan Talas melalui Packaging dan Digital Marketing di Kelurahan Rakam, Kabupaten Lombok Timur, NTB. Andri Kurniawan; Tia Alinda; Fatimatuzzahrah Ramdhani; Mohammad Alawi
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v3i1.620

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan usaha ekonomi kreatif yang dimiliki oleh perorangan maupun badan usaha. UMKM masyarakat Kelurahan Rakam memiliki beragam bentuk seperti usaha keripik pisang dan talas. Masalah mendasar pada pengabdian ini adalah kurang maksimalnya pengemasan, pelabelan dan strategi marketing yang berdampak pada kuantitas dan kualitas produksi. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk melakukan pendampingan dalam meningkatkan kualitas produk UMKM termasuk dalam pemasaran dengan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Substansi pengabdian ini adalah dilakukannya pendampingan packaging dan labeling (merk) pada produk usaha keripik pisang dan talas yang perlu untuk dibranding agar lebih layak bersaing di dunia pasar dan menjadi daya tarik produksi seperti pembuatan merk maupun pemilihan bahan kemasan yang dilakukan dengan hearing bersama para pelaku UMKM. Pendampingan juga dilakukan pada digital marketing dalam hal strategi pemasaran untuk meningkatkan jumlah pelanggan. Hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa melalui pendampingan ini dapat meningkatkan komitmen kolektif dalam berusaha, termasuk kualitas kemasan yang mempengaruhi ketahanan produk sehingga memberikan kepuasan terhadap konsumen dan peluang pemasaran yang potensial melalui digital marketing.
ISLAMIC MESSAGES IN THE SASAK TEMBANG TRADITION IN SEMOYANG VILLAGE, WEST NUSA TENGGARA M. Wahdian Rijalil Hadi; Mohammad Alawi
KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam Vol. 15 No. 2 (2023): Communication & Da'wah Media
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jurkom.v15i2.8860

Abstract

In this era of modernization, the Tembang tradition has declined due to the lack of young people interested in learning to read palm leaves. some people also perceive the Tembang tradition as only conveying entertainment messages without any Islamic elements. The method used is library research with the content analysis approach. The results showed that the Islamic message in the Sasak song tradition in Semoyang village is a message to preach, moral messages, divinity, and the message of parents' will to their children. The Tembang tradition is a medium for delivering da'wah messages in the form of chanting beautiful verses in which there are many messages contained, not only about da'wah, and divinity, but messages that will become the foundation of life.
ERA DISRUPSI: EKSISTENSI MEDIA PENYIARAN TVRI NTB MELALUI DIVERGENSI MEDIA Sahril Halim; St. Aisyah; Mohammad Alawi; Najamudin; Lalu Ahmad Zaenuri
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 8 No 1 (2026): Edisi 14
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v8i1.7334

Abstract

The era of disruption has transformed the landscape of the television broadcasting industry in Indonesia, forcing it to adapt to the digital ecosystem in order to remain relevant. This study aims to analyze the existence of TVRI NTB in the era of disruption through the processes and forms of media convergence implemented. This study employs a qualitative approach using descriptive methods; data were collected through in-depth interviews, observations, and document analysis conducted with TVRI management, the news department, and the technical department. The results of this study indicate that TVRI NTB utilizes digital multiplatforms to disseminate its broadcast content to reach various age segments. In addition to analog/digital frequencies, TVRI NTB uses platforms such as Live Streaming (YouTube), social media (Instagram, Facebook, TikTok), its website, and the Klik TVRI NTB app. This use of multiplatforms is part of the shifting media consumption culture that continues to be disrupted.  In disseminating content, TVRI NTB uses multiple platforms in accordance with the media divergence model to reach audiences who are not bound by time or place. Despite facing several challenges, TVRI NTB remains capable of maintaining its role as a public broadcasting media. The implementation of adaptive and innovative media divergence strategies is a key factor in maintaining TVRI NTB’s existence amidst the disruption of the broadcasting industry.            Keywords: Disruption, Broadcast Media, TVRI NTB, Divergence.
Rethinking Islamic communication studies within UIN Mataram’s Horizon of Knowledge paradigm: A critical-integrative review Andri Kurniawan; Mohammad Alawi; Lalu Ahmad Zaenuri; S. Salahudin; Nurhaidah Nurhaidah; Hamzan Azhari
Islamic Communication Journal Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/icj.2026.11.1.23360

Abstract

The discourse on the integration of knowledge in Islamic Higher Education Institutions today often remains at the level of institutional and symbolic slogans, thus requiring critical philosophical and methodological examination. This study seeks to reread the position of Islamic communication within the Horizon of Knowledge paradigm of UIN Mataram by examining how this paradigm can serve as a foundation for the construction of integrative knowledge. Using a qualitative approach through library research and conceptual analysis, this study examines the integration of knowledge, Horizon of Knowledge, and the philosophy of Islamic communication studies through a critical-hermeneutic perspective. The findings indicate that Horizon of Knowledge is not merely an institutional identity but also a scientific paradigm grounded in integration, interconnection, and internalization, which positions revelation, reason, empirical experience, Islamic tradition, and modern theory within an integrated framework. Within this paradigm, Islamic communication studies are not understood merely in a normative sense within the dimension of da‘wah, but rather as an academic discipline with strong ontological, epistemological, axiological, and methodological foundations. This study concludes that Horizon of Knowledge offers a prophetic-integrative framework for the development of Islamic communication studies that is scientific, ethical, and transformative. ***** Diskursus integrasi ilmu di Perguruan Tinggi Keislaman hari ini sering kali berhenti sebagai slogan kelembagaan, simbolik, yang memerlukan tinjauan kritis secara filosofis dan metodologis. Penelitian ini hendak membaca ulang posisi komunikasi Islam dalam paradigma Horizon Ilmu UIN Mataram dengan menelaah bagaimana paradigma ini dapat menjadi dasar konstruksi ilmu yang integratif. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan dan analisis konseptual, penelitian ini hendak mengkaji integrasi ilmu, Horizon Ilmu, dan falsafah ilmu komunikasi Islam secara hermeneutika-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Horizon Ilmu tidak hanya menjadi identitas kelembagaan, melainkan sebagai paradigma keilmuan berbasis integrasi, interkoneksi, dan internalisasi yang menempatkan wahyu, akal, pengalaman empiris, tradisi Islam, dan teori modern. Dalam paradigma ini, ilmu komunikasi Islam tidak dipahami secara normatif dalam dimensi da’wah, namun menjadi disiplin ilmu dengan fondasi ontologis, epistemologis, aksiologis, dan metodologis yang kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Horizon Ilmu menawarkan kerangka profetik-integratif bagi pengembangan ilmu komunikasi Islam yang ilmiah, etis, dan transformatif.