Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Nilai Budaya Bugis Dalam Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa Sari Fatimah Mus; Sufyan Amirullah; Hasmania Muslimah; Ahmad Mansur AM; Herlina Ilyas
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.580

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi kritis bertujuan untuk mengetahui implementasi akuntabilitas pengelolaan dana desa dengan mengolaborasi nilai budaya bugis dalam dimensi akuntabilitas yang dilaksanakan dalam pengelolaan dana desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan dana desa di Desa Kading sesuai dengan prinsip Akuntabilitas, nilai budaya bugis dibawa serta dalam perencanaan, proses maupun pertanggungjawaban dana desa, sehingga apa yang telah direncanakan akan direalisasiakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hasil penelitian ini menunjukkan Akuntabilitas pengelolaa ADD di Desa Kading terbilang sudah bagus, sesuai dengan prinsip good governance. Pengelolaan pada tahap perencanaan telah menerapkan prinsip partisipasi. Pada tahap pelaksanaan yaitu adanya pertanggungjawaban secara fisik dan proses administrasi yang sudah sesuai dengan prinsip good governance meskipun masih ada sedikit kekurangan. Dan pada tahap pertanggungjawaban yaitu adanya pertanggungjawaban langsung kepada pihak-pihak yang berkepentingan dan adanya pelaporan dalam bentuk papan informasi realisasi APBDes. Nilai budaya bugis dapat meningkatkan akuntabilitas pengelolaan alokasi dana desa (ADD) karena sebagaimana akuntabilitas berkaitan dengan kejujuran dan tanggungjawab.
Penerapan Digital Accounting Sebagai Strategi UMKM Dalam Menciptakan Sustainable Business Di Kabupaten Majene Asnidar Asnidar; Akbar Akbar; Herlina Ilyas
Jurnal Akuntansi Manado (JAIM) Volume 5. Nomor 3. Desember 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jaim.vi.10350

Abstract

Penerapan digital accounting dapat meningkatkan aksesibilitas terhadap informasi bisnis dan hal ini memungkinkan stakeholder untuk membuat keputusan yang lebih baik sehingga menciptakan sustainable business. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan digital accounting bagi bagi UMKM di Kabupaten Majene dalam menciptakan sustainable business dengan menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan observasi dan wawancara dengan 10 pelaku UMKM yang menerapkan digital accounting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digital accounting oleh pelaku UMKM di Kabupaten Majene belum diterapkan secara maksimal disebabkan karena kurangnya pemahaman tentang digitalisasi dalam pencatatan keuangan dan kurangnya dukungan dari pemerintah dalam memberikan pelatihan sehingga tidak semua fitur di aplikasi mereka terapkan. Pemahaman yang mendalam menjadi kunci dalam mengatasi kendala ini. Oleh karena itu, dalam penelitian ini penerapan digital accounting secara optimal memiliki peran penting dalam mencapai keberlanjutan bisnis di era digital.
Konsep Integrasi Green Accounting dan Maqashid Syariah: Paradigma Akuntansi untuk Keberlanjutan dan Kemaslahatan Erty Rospyana Rufaida; Nuraeni M; Herlina Ilyas
Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Neraca: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Ekonomi Akuntansi
Publisher : Program Study of Accounting Education FKIP University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/neraca.v10i1.21186

Abstract

Perkembangan ekonomi modern sering menimbulkan tekanan terhadap lingkungan dan keberlanjutan sosial, sementara akuntansi konvensional cenderung fokus pada kinerja finansial jangka pendek. Penelitian ini mengkaji integrasi green accounting dan maqashid syariah sebagai paradigma akuntansi yang mendukung keberlanjutan dan kemaslahatan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif analitik berbasis studi literatur dari jurnal, buku, dan publikasi akademik relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting memungkinkan pencatatan, pengukuran, dan pelaporan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara transparan, sementara maqashid syariah menekankan perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Integrasi keduanya menghasilkan kerangka akuntansi holistik yang tidak hanya menilai profitabilitas, tetapi juga mempromosikan kesejahteraan manusia, kelestarian lingkungan, dan nilai etika serta spiritual. Pendekatan ini memperkuat fungsi akuntansi sebagai instrumen pengambilan keputusan berkelanjutan yang bermanfaat bagi perusahaan, masyarakat, dan generasi mendatang.
Green UMKM : Transformasi Bisnis dalam Upaya Menjaga Kelestarian Lingkungan Herlina Ilyas; Erty Rospyana Rufaida; Sasliana Sasliana; Sari Fatimah Mus
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 9 No. 1 (2025): Artikel Riset Periode Januari 2025
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v9i1.2517

Abstract

A green future refers to a collective vision and effort to create a living environment that is healthier, more sustainable and in balance with nature. Green MSMEs is an initiative that supports small businesses so they can run their businesses with attention to environmental impacts. This research aims to review the production of copra and coconut charcoal towards environmental risk management through the implementation of environmentally friendly and green-minded principles. This research uses a qualitative case study method including interviews, participant observation and documentation on MSMEs in Katumbangan Village. The results of this research show that Copra and Coconut Charcoal MSMEs have positive and negative impacts on the surrounding community. The positive impact is that it can create new jobs so that it can improve people's standard of living, and the negative impact is the high level of environmental pollution produced, such as coconut water waste, the aroma of sulfur used to make white copra which causes a distinctive aroma and air pollution from the charcoal burning process. which uses simple methods so it does not consider aspects that cause environmental pollution. So it is necessary to transform MSMEs into green MSMEs by applying indicators from the aspects of production (input, energy sources and waste processing), marketing (products, prices and promotions), human resources (motivation and training) and finance (investment, environmental costs and reporting). finance) so that the role of MSMEs can achieve the agenda of sustainable development goals or what are known as Sustainable Development Goals