Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM TONGKAT SEBAGAI ALAT BANTU TUNANETRA MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK DAN PERINGATAN SUARA BERBASIS ARDUINO UNO Hakim, Marwan; Rusdan, Rusdan
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 6 No 4 (2024): EDISI 22
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v6i4.5326

Abstract

Blindness is a condition in the eyes that does not function properly. Blind people use sticks as a guide to find out the conditions around them. The use of blind sticks can generally only detect objects in front of them, namely by touching the stick in front of them, so that blind people know that there is an object in front of them that must be avoided. However, this method can endanger blind people because blind people can hit obstacles in front of them, because the distance to find out the existence of obstacles is too close. This study discusses how a stick is a tool for blind people using ultrasonic sensors and Arduino Uno-based sound warnings that can help blind people walk. The results of this study are to produce a stick as a tool for blind people using ultrasonic sensors and Arduino Uno-based sound warnings. The tool will issue a sound warning if the ultrasonic sensor detects an obstacle, the maximum distance that will be detected depends on how much is set in the Arduino Uno program.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS GUNA MENGATASI PERMASALAHAN KOTORAN SAPI DI DESA EMBUNG RAJA Radiartini, Ni Nyoman; Putri, Ananda Maulida; Salsabila, Attaya; Pratama, I Gede Bayu; Hakim, Marwan; Agustina, Mida; Ariefbillah A.M., Mursyidhan; Nurhidayatullael, Nurhidayatullael; Asyz, Puwi Mashum; Ramdhiana, Vanny
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i2.6520

Abstract

Masyarakat Desa Embung Raja sebagian besar bekerja dalam bidang pertanian dan peternakan. Sebagian besar para petani dalam mendukung produktivitas hasil panen, masih menggunakan pupuk kimia. Kotoran ternak dan sampah organik juga masih menjadi masalah, yang sebenarnya dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan untuk mengolah kotoran ternak menjadi pupuk kompos. Tujuan dari kegaiatan pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan kepada dan kelompok tani serta warga di desa Embung Raja mengenai cara pembuatan pupuk kompos dari kotoran sapi. Kegiatan ini dimulai dari tahap perencanaan, survey lokasi, pengantaran surat permohonan pemater, serta tahap pelaksanaan kegiatan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah berupa sosialisasi dan praktik langsung pembuatan pupuk kompos, dan pupuk kompos yang siap digunakan oleh masyarakat dalam menanam tanaman. Diharapkan pelatihan ini dapat memecahkan permasalahan pupuk dan juga mengurangi limbah kotoran hewan ternak.