Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pendidikan Keimanan kepada Al-Qur’an : Surah Al-Baqarah Ayat 2 Zainul Anwar
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 1 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Religious education is the process of shaping and developing faith in God, religion, and the principles of the believed religion.The Quran is the primary source of Islamic teachings that teach how to live according to Allah's guidance, including how to worship, act justly, and respect the rights of others. The Quran also provides guidance on the importance of deepening religious knowledge and teaches to seek and understand the teachings contained within it. The religious teachings described in the Quran emphasize the importance of living according to Islamic teachings and expecting rewards in the afterlife. The purpose of this article is to understand how religious education is interpreted by Ibn Kathir regarding Surah Al Baqarah verse 2 of the Quran. This article was written using the literature research method through content analysis. After going through the revision process, it can be concluded that the interpretation of this verse contains elements of faith, namely honor for the righteous and teachings or guidance.
Perkembangan Pendidikan Dasar Islam: Paradigma Revolusi Sains Thomas Kuhn Anwar, Zainul
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 3 No. 1 (2023): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v3i1.36

Abstract

Thomas Kuhn, seorang filosof dan sejarawan ilmu pengetahuan, memiliki kontribusi besar dalam pemikiran tentang paradigma ilmiah. Paradigma ini mencakup pandangan mendasar tentang subjek ilmu pengetahuan, termasuk apa yang harus diteliti, pertanyaan yang harus diajukan, cara menjawab pertanyaan tersebut, dan aturan yang harus diikuti dalam menginterpretasikan jawaban yang diperoleh. Dalam konteks pendidikan dasar Islam, paradigma yang diusung oleh Thomas Kuhn belum banyak dieksplorasi, terutama dalam pengembangan kurikulum, metode pengajaran, dan evaluasi pembelajaran. Artikel ini menggunakan studi kepustakaan untuk menganalisis paradigma Thomas Kuhn dalam konteks pendidikan dasar Islam, dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang dinamika dan perkembangan pendidikan dasar Islam serta mengevaluasi metode yang telah digunakan. Penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk buku karya Thomas Kuhn, untuk menganalisis teori paradigma dalam pendidikan dasar Islam dan relevansinya.
The Concept Of Integrating MI Science With Islamic Science Zainul Anwar; Yuni Masrifatin
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 3 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/ment.v1i4.1373

Abstract

In an effort to address the dichotomy between general sciences and religious sciences in Islamic education in Indonesia, this article explores the concept of integrating Islamic knowledge with general sciences. The article aims to highlight the importance of integration between religious and general knowledge in Islamic education and to describe its implementation in the context of madrasah ibtidaiyah (Islamic elementary schools). This study employs a literature review by collecting information from various relevant scholarly sources, presenting it descriptively, and applying a qualitative analytical approach to connect the information and draw conclusions. The integration of Islamic knowledge with general sciences in madrasah ibtidaiyah aims to develop students with religious character, moral integrity, knowledge, and skills relevant to the demands of the times. This effort involves various approaches in character education and emphasizes the need for harmony between religious and general knowledge. The integration of Islamic and general sciences in Islamic education at madrasah ibtidaiyah has significant implications for creating a generation that possesses balanced knowledge, character, and relevance to contemporary challenges.
Merdeka Belajar: Kesiapan Guru dalam Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Zainul Anwar; Yuni Masrifatin; Andi Prastowo
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 1 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kini hadir kurikulum baru bernama kurikulum merdeka belajar. Kurikulum ini wajib dijadikan tantangan untuk sekolah, guru, serta peserta didik sebab ketiga poin tersebutlah berfungsi pada terlaksananya sistem pembelajaran. Tetapi dalam kenyataannya masih banyak pembelajaran yang memerlukan inovasi serta kreasi agar guru serta peserta didik tidak bosan.Peneliti memanfaatkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. . Guna mendapatkan data peneliti menggunakan observasi, wawancara serta studi pustaka. Adapun data dianalisis dengan memakai beberapa langkah sesuai teorinya Miles&Hubberman ialah menganalisa informasi dengan 3 tahap: reduksi informasi, penyajian informasi serta menarik kesimpulan ataupun validasi. Adapun dalam hal kemampuan atau keterampilan yang dimiliki oleh seorang guru dalam proses pembelajaran dirasa masih kurang. Permasalahan yang terjadi pada guru dalam melaksanakan pembelajaran kurikulum merdeka belajar adalah belum mengerti penggunaan media pembelajaran dan kurangnya pemerataan sosialisasi. Disimpulkan bahwa kesiapan guru dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar di Madrasah Ibtidaiyah belum siap untuk menerapkan hal tersebut disebabkan persiapan yang masih minim pada sosialisasi dan bimbingan teknis terkait pembuatan perangkat ajar. Hal tersebut yang menjadikan kurang berkembangnya kompetensi dalam pengembangan media pembelajaran dan kompetentsi guru dalam proses pembelajaran yang dituntut mampu mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki oleh peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah.
Telaah Kurikulum 13 dan Kurikulum Merdeka di SD/MI Zainul Anwar; Raudhatul Jannah
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 1 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 13 dan kurikulum merdeka merupakan dua kurikulum terakhir yang dipakai oleh lembaga pendidikan di Indonesia, salah satunya yakni pada tingkatan SD/MI. Kurikulum 13 yang diharapkan mampu menjawab tantangan yang mucul diberbagai lini nyatanya pada tahu 2021 diganti dengan kurikulum merdeka dengan tujuan memerdekakan pendidikan di Indonesia. Namun, seiring berjalannya waktu pelaksanaan kurikulum merdeka tidak kalah dengan persoalan yang dialami oleh kurikulum sebelumnya. Berangkat dari hal tersebut, penelitian ini berupaya mengungkap perbandingan serta kelebihan dan kekurangan kurikulum 13 dan kurikulum merdeka di Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Dengan menggunakan studi pustaka, peneliti mempunyai temuan terdapat beberapa pembanding yaitu daari aspek kerangka dasar, kompetensi yang ingin dicapai, struktur kurikulum, pembelajaran serta pada aspek penilaian. Serta mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing disektor yang berbeda, namun terdapat kesamaan yang terkesan terburu-buru dalam pelaksanaan kurikulum sehingga menyebabkan tak sedikit guru SD/MI yang belum mampu menguasai dalam pelaksaannya.
IMPLEMENTASI PROGRAM KEPUTRIAN DALAM MENANAMKAN SELF LOVE BAGI PEREMPUAN PADA SISWI KELAS IV, V DAN VI MI MIFTAHUL HUDA PANDANTOYO KERTOSONO NGANJUK Nurani Rahmania; Khoirun nisa'; Zainul Anwar
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 1 No. 4 (2023): December 2023
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/ment.v1i4.1369

Abstract

Perkembangan anak pada usia ‘aqil baligh atau remaja yang merupakan periode sensitif dan memiliki pengaruh yang besar terhadap psikologis anak. Sekolah memiliki peran edukasi terutama dalam hal psikologis anak, mengingat keberhasilan belajar juga dipengaruhi oleh kesehatan psikologi khusus nya ketika anak dalam masa aqil baligh atau pra akhil baligh, dengan emosi yang masih belum dapat terkontrol, serta memiliki rasa penasaran yang tinggi. Yaitu dengan adanya program keputrian. selain itu perlu adanya edukasi adalah sebab 80% korban kekerasan di Indonesia adalah perempuan. Untuk itu perlu adanya edukasi tentang self love bagi perempuan di kalangan anak usia remaja. Tujuan penelitian ini adalah (1)Mendeskripsikan tujuan program keputrian dalam menanamkan Self Love bagi perempuan pada siswi kelas 4,5,dan 6 MI Miftahul Huda Pandantoyo Kertosono Nganjuk,(2)Mendeskripsikan implementasi program keputrian dalam menanamkan Self Love bagi perempuan pada siswi kelas 4,5,dan 6 MI Miftahul Huda Pandantoyo Kertosono Nganjuk,(3)Mendeskripsikan implikasi program keputrian dalam menanamkan Self Love bagi perempuan pada siswi kelas 4,5,dan 6 MI Miftahul Huda Pandantoyo Kertosono Nganjuk. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif untuk menggambarkan suatu fenomena secara deskripsi. Teknik pengumpulan data berupa, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data analisis dengan pengumpulan data atau display data, mereduksi data, dan penyajian kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1)tujuan program keputrian dalam menanamkan Self Love bagi perempuan pada siswi kelas 4,5,dan 6 MI Miftahul Huda Pandantoyo Kertosono Nganjuk adalah menanamkan nilai religius, akhlak, kreatifitas dan kesehatan ,(2)Implementasi program keputrian dalam menanamkan Self Love bagi perempuan pada siswi kelas 4,5 dan 6 MI Miftahul Huda Pandantoyo Kertosono Nganjuk berupa perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan program, dan (3)implikasi program keputrian dalam menanamkan Self Love bagi perempuan pada siswi kelas 4,5,dan 6 MI Miftahul Huda Pandantoyo Kertosono Nganjuk yakni implikasi bagi sekolah, siswi, orang tua, dan guru.
Analisis Program Anti Bullying sebagai Penunjang Karakter Profil Pelajar Pancasila di Madrasah Ibtidaiyah Zainul Anwar; Karwadi Karwadi; Yuni Masrifatin
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 2 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/ment.v2i1.1418

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas program anti bullying sebagai pendukung dalam membentuk karakter profil pelajar Pancasila di Madrasah Ibtidaiyah (MI) disalah satu daerah di Nganjuk. Kebutuhan akan upaya pencegahan bullying di sekolah menjadi semakin penting dalam konteks pembentukan karakter siswa yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila.Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana program anti bullying berkontribusi terhadap pembentukan karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Pancasila di MI. Metode penelitian ini melibatkan pendekatan kualitatif dengan penggunaan wawancara, observasi dokumentasi. Data-data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa program anti bullying memiliki pengaruh positif dalam membentuk karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Pancasila di MI. Siswa yang terlibat dalam program tersebut menunjukkan peningkatan dalam pemahaman nilai-nilai Pancasila, sikap toleransi, dan kepedulian terhadap sesama. Penelitian ini mengindikasikan bahwa program anti bullying memiliki peran yang signifikan dalam membentuk karakter siswa yang menginternalisasi nilai-nilai Pancasila. Implementasi program semacam ini memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, mengurangi insiden bullying, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya toleransi dan kepedulian di antara siswa.
Analisis Butir Soal Penilaian Akhir Semester MI Menggunakan Rasch Model Zainul Anwar; Yuni Masrifatin; Nurani Rahmania
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 2 No. 2 (2024): June 2024
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/ment.v2i2.1457

Abstract

Penilaian merupakan satu dari sekian pendekatan yang digunakan untuk mengevaluasi hasil dari belajar siswa sera memutuskan ketercapaian tujuan dalam proses pembelajaran tersebut. Berangkat dari permasalah tersebut, penelitian ini ingin mengetahui validitas, reliabilitas serta tingkat kesulitan butir soal menggunakan Rasch Model. Dalam pengumpulan, data peneliti mengggunakan teknik dokumentasi yang meliputi lembar jawaban Penilaian Akhir Semester genap 2022/2023 kelas V di salah satu MI Kabupaten Nganjuk, dengan total 30 responden serta 15 tes pilihan ganda dengan 4 opsi jawaban. Pada penelitian ini analisa data menggunakan bantuan Winstep 3.7.3. Dengan hasil analisa dilihat dari validitas, 14 soal valid (93,3%) dan 1 soal tidak valid (6,3%); dengan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,27 dengan interpretasi buruk, nilai Person Reliability 0,1 dengan interpretasi lemah serta nilai Item Reliaability 0,83 dengan interpretasi bagus; tingkat kesulitan butir soal telah sesuai dengan kaidah pengembangan instrumen tes, dikarenakan terdapat penyebaran kesulitan butir soal tersebut meliputi 4 butir soal (26,66%) dengan kreiteria sangat sulit, 2 butir soal (13,33%) dengan kriteria sulit, 4 butir soal (26,66%) mudah serta 5 butir soal (33,33%) dengan kriteria sangat mudah. Hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan butir soal Penilaian Akhir Semester genap mata pelajaran matematika kelas V MI memiliki pola item yang fit. Sehingga, dapat diasumsikan butir soal Penilaian Akhir Semester genap mata pelajaran matematika kelas V MI dapat mengukur apa yang ingin diukur.
Development of GALARAMA Learning Media in Natural and Social Sciences (IPAS) to Enhance the Learning Activeness of Fourth-Grade Students at MI As-Salam Bogo Nglawak Kertosono, Nganjuk Vanie Suryaningrum; Zainul Anwar
Mentari : Journal of Islamic Primary School Vol. 3 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : PGMI, STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/ment.v3i1.1685

Abstract

The development of GALARAMA learning media for Grade IV IPAS (Natural and Social Sciences) on the topic Building a Civilized Society at MI As-Salam Bogo Nglawak Kertosono Pecuk is based on a phenomenon observed at the school, namely the suboptimal use of learning media. This condition occurs because teachers still frequently rely on lecture-based teaching methods in daily classroom activities. The objectives of this study are: (1) to develop GALARAMA learning media for IPAS instruction on the topic Building a Civilized Society for Grade IV students at the SD/MI level; and (2) to determine the effectiveness of GALARAMA learning media in IPAS instruction on the same topic. This study employs a Research and Development (R&D) approach. The development model used refers to the 4-D model proposed by Thiagarajan, which consists of four stages: (1) Define, (2) Design, (3) Develop, and (4) Disseminate. Data collection instruments included validation questionnaires administered to media experts and subject-matter experts, as well as pretest and posttest instruments given to students to measure the effectiveness of the developed product. The data analysis technique used was quantitative data analysis to assess the validity and effectiveness of the product. The result of this research and development is a learning media product named GALARAMA. Product validation conducted by material experts and media experts obtained an overall average percentage score of 87%, indicating that the product is valid. Furthermore, the results of the pretest and posttest analysis showed an N-gain score of 0.63 or 63.4%. These results indicate that the developed product falls into the “moderate” score category with a level of effectiveness classified as “moderately effective,” and it is proven to be capable of improving student learning activeness.