Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Rekam Medis Elekronik (RME) di UPTD Puskesmas Manggari Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Kuningan Tahun 2024 Arismanda, Riki; Rizqi, Alfiani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20452

Abstract

Rekam Medik Elektronik (RME) adalah sistem digital yang digunakan untuk meyimpan, mengelola, dan berbagi informasi kesehatan pasien. Penggunaan RME telah meningkat secara signifikan di seluruh dunia salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi layanan kesehatan dan kualitas perawatan pasien. Dalam konteks pelayanan kesehatan di Indonesia, inflementasi RME menjadi sangat penting. Data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa banyak rumah sakit dan puskesmas yang mulai bertransisi dari sistem pencatatan manual menuju sistem elektronik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kejadian, faktor dan menetukan kebijakan yang dilaksanakan terhadap masalah RME. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan sistemwawancara, observasi dan studi literatur mendalam untuk menggali fakta, informasi, data dan keadaan yang sebenarnya dari informan dan sumber data primer dan sekunder. Pada hasil penelitian efektivitas penggunaan rekam medik elektronik (RME) di Puskesmas Manggari dikarenakan masih ada sebagian karyawan yang belum memahami RME.
RENCANA PROGRAM POSYANDU REMAJA DI UPTD PUSKESMAS LINGGARJATI KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2024 Istiqomariani, Wulan; Rizqi, Alfiani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.47832

Abstract

Kesehatan remaja merupakan isu penting karena kelompok usia ini rentan terhadap berbagai masalah kesehatan, baik fisik maupun psikososial. Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan adalah melalui program Posyandu Remaja yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan akses informasi remaja terhadap layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana rencana program Posyandu Remaja dirancang secara terstruktur, termasuk penyusunan Surat Keputusan (SK), serta sejauh mana partisipasi remaja dalam kegiatan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum adanya SK menjadi kendala utama dalam pelaksanaan Posyandu Remaja. Rencana program yang disusun meliputi penyusunan SK, pembentukan kader dari kalangan remaja, pelatihan kader, serta promosi kesehatan yang menyasar kebutuhan dan karakteristik remaja. Diterbitkannya SK diharapkan mampu menjadi dasar hukum dan pedoman pelaksanaan kegiatan secara sistematis dan terstruktur, serta mendorong peningkatan partisipasi aktif remaja dalam kegiatan Posyandu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya percepatan penerbitan SK dan penyusunan panduan pelaksanaan kegiatan Posyandu Remaja di wilayah kerja UPTD Puskesmas Linggarjati, agar kegiatan ini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan sebagai wadah pembinaan kesehatan bagi remaja.
Peningkatan Kualitas Pelayanan Petugas Melalui Implementasi Budaya 5S di UPTD Puskesmas Linggarjati Silvi Laela Komala Sari; Alfiani Rizqi; M. Ikhsan Prawira Negara; Rizal Zam’an
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 4 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i4.2268

Abstract

Community health centers (Puskesmas) serve as frontline healthcare facilities that interact directly with the public; consequently, the quality of service provided influences public trust in government health institutions. This community service initiative aimed to enhance service quality at the Linggarjati Community Health Center (UPTD Puskesmas Linggarjati) and thereby increase patient satisfaction. The activities involved interpersonal communication with staff, the use of leaflets covering excellent service and the 5S methodology, and the creation of 5S-themed posters and banners to deepen staff understanding of how these concepts improve service quality. The results demonstrated an increase in patient satisfaction from 73.0% to 87.6%—a rise of 14.6 percentage points. Thus, the implementation of the 5S culture proved effective in improving service quality at the center. These efforts are expected to foster a service culture that is professional, humane, and patient-satisfaction-oriented, ensuring continued improvement in the quality of healthcare services at the Linggarjati Community Health Center.