Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Melalui Literasi Digital Bagi Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Cabang Pniel Wayame, Kota Ambon Goldy Valendria Nivaan; Reynaldi Siwalette; Joanna Cristy Patty; Wendel Herman Selsily; Golda Tomasila; Janeman Sumah; Dessy Gloria Palyama; Marthevienty Soumokil; Hennie Tuhuteru; Roberth Ricky Y Manaha; Belfrit Victor Batlajery
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.816

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat tentu sangat memudahkan generasi muda dalam mengakses suatu informasi dengan cepat dan mudah. Tetapi dalam penggunaan teknologi yang mudah, terdapat pengaruh positif dan negatif. Hal ini tentu sangat penting untuk diketahui agar dapat dengan mudah memilah informasi-informasi yang didapat. Tujuan diadakannya kegiatan pengabdian ini berfokus pada peningkatan kapasitas pemuda melalui literasi digital. Kegiatan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: Tahapan Persiapan, Tahapan Pelaksanaan dan Tahapan Evaluasi. Kegiatan diadakan selama 1 hari dengan melibatkan Tim PkM serta 20 Peserta dari Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Cabang Pniel Wayame. Kegiatan yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mengenai penggunaan teknologi yang baik bagi para peserta yang mengikuti kegiatan ini. Respons dan antusias peserta dalam mengikuti kegiatan ini sangat berguna dalam menambah pengetahuan bagi para peserta dalam penggunaan teknologi yang baik di era sekarang ini.
Literasi Digital: Sosialisasi Dampak Bermedia Sosial dan Cyber Security Bagi Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Negeri Oma, Pulau Haruku, Maluku Tengah Goldy Valendria Nivaan; Hennie Tuhuteru; Wendel H Selsily; Janeman Sumah; Paul Rio Pelupessy; Robert R Y Manaha; Marvelous M Rijoly; Hervin Maitimu; Golda Tomasila; Dessy G Palyama
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1157

Abstract

Pentingnya literasi digital dan pemahaman akan bermedia sosial dalam dunia digital yang terus berkembang saat ini menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh semua kalangan dan aspek masyarakat. Terlebih untuk generasi muda yang gaya hidup dan interaksi sosial semakin berubah digerus oleh perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang kian maju. Keresahan akan dampak dan perubahan dunia digital serta ancaman terhadap keamanan bermedia digital inilah yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini. Tujuan kegiatan ini berfokus pada literasi digital dalam memahami pentingnya mengetahui dampak bermedia sosial dan bagaimana interaksi sosial yang aman dalam dunia digitalisasi. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung selama 1 hari dan diikuti oleh 17 peserta dari Anggota Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku Jemaat GPM Oma dan tim PkM. Kegiatan yang dilakukan menunjukkan hasil yang baik terlihat dari respon dan antusiasme peserta kegiatan dari hasil evaluasi yang menunjukkan rata – rata 90% peserta memahami materi yang diberikan.
Visualization of Lecturer Teaching Evaluation Data Using K-Means Clustering and Tableau Methods Golda Tomasila; Marchello Gefan Salenussa; Maryo Indra Manjaruni; Ravensca Matatula; Paul Rio Pelupessy; Julius Chrisostomus Aponno
Journal of Artificial Intelligence and Engineering Applications (JAIEA) Vol. 5 No. 2 (2026): February 2026
Publisher : Yayasan Kita Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59934/jaiea.v5i2.1920

Abstract

In the process, the results of monitoring and evaluating lecturers in each semester are usually only presented in the form of tables and descriptive explanations, but have not yet visualized the data for further analysis. The purpose of this study is to visualize the results of lecturer teaching evaluation using the K-Means Clustering and Tableau algorithms, and is expected to help the faculty and university monitor and evaluate lecturers in each semester in a more objective and informative manner. The results of the study found that the k-means clustering algorithm succeeded in finding the pattern of student clustering on the evaluation of lecturer teaching and based on the visualization of the results of k-means with a tableau it was found that most students gave a positive response to lecturer teaching and only a small number of students gave a poor assessment of lecturer teaching by emphasizing on improving the teaching process, namely consistently carrying out RPS, punctuality and so on
TEKNOLOGI SISTEM CERDAS UNTUK MENGKLASIFIKASI MOTIF TENUN IKAT TANIMBAR MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR Golda Tomasila; Reynaldi Siwalette; Janeman Sumah
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 9, No 4 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v9i4.6689

Abstract

Tenun Ikat merupakan salah satu kriya warisan budaya Indonesia yang dibuat dari helaian benang yang diikat, dibuat pola dan di celupkan ke dalam pewarna sehingga menghasilkan kain dengan corak dan motif tertentu. Corak dan motif tenun ikat disetiap daerah beraneka ragam. Salah satunya adalah Tenun ikat Tanimbar Provinsi Maluku yang memiliki motif dan ciri khas tersendiri digunakan untuk adat, hadiah atau cenderamata. Dari 47 motif tenun ikat Tanimbar, saat ini hanya dikenal 7 motif. Menjadi tantangan tersendiri untuk melestarikan budaya tenun ikat Tanimbar dengan memperkenalkan desain motifnya agar mudah dikenal oleh masyarakat luas, dan membedakan dari motif daerah lainnya. Klasifikasi motif tenun ikat Tanimbar dapat membantu pembeli dalam menentukan motif tenun ikat yang akan digunakan, maupun industri fashion dalam merancang produk tenun ikat yang unik dan beragam disesuaikan dengan pola motifnya. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan teknologi sistem cerdas untuk klasifikasi beragam motif tenun ikat Tanimbar Provinsi Maluku, dimana sistem dilatih untuk mengenali pola motif yang ada pada citra tenun ikat Tanimbar untuk dapat melakukan klasifikasi secara otomatis guna mengenali jenis-jenis motif tenun ikat Tanimbar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode K-Nearest Neighbors (KNN). Metode ini merupakan salah satu metode klasifikasi sederhana yang tingkat keakuratannya efektif, mudah dalam implementasi, dan dapat beradaptasi terhadap data baru.
Pendekatan historis dengan standar PROV: Kajian Konseptual Penerapan Lintas Domain Belfrit Victor Batlajery; Goldy Valendria Nivaan; Hennie Tuhuteru; Dessy Gloria Palyama; Golda Tomasila; Marthevienty H T Soumokil
Journal of Information Technology, Software Engineering and Computer Science (ITSECS) Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4 Number 2 April 2026
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/itsecs.v4i2.369

Abstract

Penelusuran asal-usul atau riwayat modifikasi dari suatu entitas seringkali menjadi tantangan tersendiri. Ini disebabkan oleh keterlibatan banyak proses dan pihak dalam rantai produksi dan distribusi yang kompleks, sehingga akuntabilitas dan kepercayaan terhadap data yang dihasilkan menjadi sulit untuk diverifikasi. Penelitian ini merupakan kajian konseptual yang bertujuan mengenalkan standar PROV dari W3C yang mencakup PROV-DM, PROV-O, dan komponen lainnya sebagai mekanisme umum dalam mencatat dan mempertukarkan informasi provenance lintas domain. Dengan demikian pertukaran informasi provenance akan lebih mudah pada ekosistem yang lebih heterogen. Kajian difokuskan pada tiga komponen inti PROV-DM (Entity, Activity, Agent) beserta representasinya dalam bentuk Provenance Graph (PG), serta pemetaannya ke PROV-O untuk penerapan pada ranah spesifik. Pembahasan disertai sintesis dari sejumlah studi terdahulu yang menerapkan PROV pada berbagai domain (misalnya dalam ranah pangan, kesehatan, marketplace, pengambilan keputusan berbasis risiko, dll). Hasil kajian ini menunjukan serangkaian tahapan yang sistematis dan saling menguatkan, meliputi standarisasi informasi, representasi dalam bentuk graph, dan integrasi PROV ke dalam ranah yang spesifik. Tahapan-tahapan ini dibuktikan melalui investigasi dari penelitian terdahulu pada berbagai ranah. Pendekatan ini terbukti dapat diterapkan pada domain yang berbeda dalam pemodelan provenance. Dengan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa PROV memang memiliki fleksibilitas yang baik untuk diterapkan lintas domain sehingga dapat menjadi langkah penting dalam implementasi sistem yang lebih mudah untuk diaudit dan ditelusuri.