Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Sosialisasi Dampak Gadget Bagi Anak Usia Dini Lalu Saparwadi
Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Vol. 2 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sejahtera.v2i3.1050

Abstract

Gadgets have an important role in human life. In addition, the gadget also has a negative impact on its users. This negative impact is caused by use not in accordance with the actual function, especially children. The purpose of this service activity is 1) to provide information about children's cognitive development, 2) to provide information regarding technological developments and their impact on child development, and 3) to provide information on the impact of gadgets on children's development and solutions for dealing with children who are addicted to gadgets. The methods used in this dedication are lectures, discussions, problem solving solutions. This dedication activity was carried out at Plus Muhammadiyah Pancor Elementary School. The results of this dedication show that the participants were enthusiastic and active in discussion activities during the activity.
Pertolongan Pertama Luka Gores Dalam Meningkatkan Pengetahuan  Anak Usia Dini Di Tpq Ra.Ar-Rahman Lalu Saparwadi; Moh. Juhad; Asdiati Wahidah; Juniar Lestiana; Laeli Rizki Amelia; Lia Handayani; Manun Astuti
Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rev92g41

Abstract

Young children are particularly vulnerable to minor injuries such as abrasions due to their high level of physical activity. A lack of understanding regarding initial wound care can increase the risk of infection. Therefore, a community service activity was conducted to provide education on first aid for abrasions in order to enhance the knowledge of early childhood children. This community service aimed to educate children on proper first aid treatment for minor wounds using a child-friendly approach. The activity took place at TPQ RA. Ar-Rahman, located in Dusun Lingkok Dudu, Labuan Haji Subdistrict, East Lombok Regency, and was carried out over the course of one day. A total of 60 children aged between 4 and 6 years, all in the pre-school stage, participated in the activity. The educational session employed lectures, question-and-answer interactions, and simulation methods. The program was implemented in three stages: the pre-implementation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. The results of the activity indicated an improvement in the children's understanding and skills in dealing with minor injuries, as well as fostering a sense of self-care and health awareness from an early age.
Ethnomathematics Learning Module for the Sasak Tribe with a Deep Learning Approach for Understanding Geometry Lalu Saparwadi; Robyan Endruw Bafadal; Rahman Ihdanul Alpan; Rahman Ihdanil Alpin; Sakrim Sakrim; I Ketut Sukarma
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 14 No. 2: April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v14i2.19429

Abstract

This study aims to develop a mathematics teaching module based on the ethnomathematics of the Sasak tribe, incorporating deep learning principles to enhance students' understanding of geometry. The research was conducted at MTs Muhammadiyah Selong with the involvement of 17 seventh-grade students. The module development followed the 4D model, which includes the stages of Define, Design, Develop, and Disseminate. The Define stage focused on gathering information, setting learning objectives, determining the topics, and identifying the target audience and content through data collection from observations and interviews. The Design stage involved selecting the module design, format, and structure. The Develop stage included the creation and editing of the module, followed by expert validation for content and media, and a pilot test to assess its functionality. The Disseminate stage included distributing the validated module to the students for further implementation. The results of the module validation from both media and content experts showed that the module was highly valid, with an average score of 82.69% for content and 82% for media design. A small-scale trial with teachers and students indicated that the module was very practical, with an average score of 84% from teachers and 81% from students. The effectiveness of the module was tested using a paired sample T-test, which revealed a significant improvement in students' geometric understanding (p < 0.05). Furthermore, the N-gain analysis showed a moderate improvement in the students' performance. This research highlights the potential of integrating deep learning principles with local ethnomathematics in creating a meaningful, contextual, and effective learning experience for students, particularly in the understanding of geometry.
Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut: Gerakan Gosok Gigi Anak Pra Sekolah Lalu Saparwadi; Indah Purnama; Salsabila Anggi Karunia Pratiwi; Wiwik Lestari; Ari Candrasmi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/azgdxw49

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut, terutama karies gigi, merupakan salah satu gangguan yang sering dialami oleh anak-anak usia dini di Indonesia. Rendahnya pemahaman tentang cara menyikat gigi yang benar serta tingginya konsumsi makanan manis menjadi faktor utama tingginya angka kejadian gigi berlubang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak-anak prasekolah mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi, melalui pemberian edukasi serta praktik menyikat gigi dengan benar. Kegiatan ini dilaksanakan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Terara, Desa Terara Selatan, dan diikuti oleh 36 anak berusia 4 hingga 5 tahun. Beberapa metode yang digunakan antara lain pemutaran video edukasi, demonstrasi menyikat gigi menggunakan phantom, menyanyikan lagu tentang menyikat gigi, hingga praktik menyikat gigi secara massal. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan semangat dan pemahaman anak-anak terhadap pentingnya menyikat gigi secara teratur. Walaupun masih ditemukan hambatan dalam mengingat urutan dan arah gerakan menyikat, kegiatan ini telah berhasil membentuk kebiasaan baik yang diharapkan bisa dilanjutkan di rumah. Edukasi yang dikemas secara menarik dan interaktif terbukti efektif dalam menanamkan perilaku hidup sehat sejak dini.
Desain Website Pada LPPK Maherka Sebagai Media Pemasaran Digital Lalu Saparwadi; Hengki Setiawan; Lalu Julian Hariadi Bahroan; Ardias Zaelani Asri; Rindiani Rindiani
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0xcqqe68

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut lembaga pelatihan kerja untuk memanfaatkan media daring sebagai sarana pemasaran dan penyampaian informasi. LPPK Maherka sebagai lembaga pelatihan kerja masih menghadapi keterbatasan dalam penggunaan media digital, khususnya website, sebagai media pemasaran yang terintegrasi dan informatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan website LPPK Maherka sebagai media pemasaran digital guna meningkatkan visibilitas, profesionalitas, dan jangkauan promosi lembaga. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan desain website, pengembangan konten, serta pelatihan pengelolaan website bagi pengelola lembaga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website yang dirancang mampu menjadi media informasi terpusat yang memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi terkait profil lembaga, layanan, dan program pelatihan yang ditawarkan. Selain itu, keberadaan website memberikan dampak positif terhadap upaya pemasaran digital LPPK Maherka dengan meningkatkan citra dan kredibilitas lembaga di mata masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam pemanfaatan teknologi digital sebagai strategi pemasaran yang efektif bagi lembaga pelatihan kerja.