Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENERAPAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA PRIBADI SISWA KELAS XII MA BUSTANUL ARIFIN DESA TRAMUK KECAMATAN KOKOP KABUPATEN BANGKALAN Sakrim, Sakrim
Jurnal Sastra Aksara Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Sastra Aksara
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia STKIP-PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat aspek-aspek keterampilan bahasa dalam proses pembalajaran. Aspek-aspek keterampilan bahasa itu harus dikuasai oleh peserta didik. Keterampilan berbahasa yang dimaksud yaitu, keterampilan menulis, keterampilan mendengarkan atau menyimak, keterampilan membaca, dan keterampilam berbicara. Aspek-aspek keterampilan berbahasa sebagai tolak ukur dalam pembelajaran. Keberhasilan proses pembelajaran bisa ditinjau pada hasil belajar siswa di sekolah. Hasil belajar diartikan sebagai capaian prestasi belajar siswa dengan menggunakan kriteria. Kriteria merupakan patokan atau acuan untuk mencapai nilai di sekolah. Berdasarkan hasil analisis nilai siswa dalam menulis cerita pribadi kelas XII semester I SMA MA Bustanul Arifin Lukguluk Tramok kecamatan Kokop kabupaten Bangkalan sebelum menggunakan media audio visual hasilnya lebih banyak siswa yang mendapatkan nilai 0-70 adalah 23 siswa dengan kriteria kurang baik sedangkan yang mendapatkan nilai 71-100 berjumlah 3 orang dengan kriteria sangat baik. Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa setelah mengadakan tes tulis yang kedua menggunakan audio visual pada cerita peribadi siswa kelas XII semester I MA Bustanul Arifin Lukguluk Tramok kecamatan Kokop kabupaten Bangkalan yang mendapat nilai 70-80 berjumlah 4 siswa, nilai 81-90 sebanyak 14 orang dengan kriteria baik, dan siswa yang mendapat nilai 91-100 6 siswa.
EFEKTIVITAS MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS UNSUR-UNSUR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK DRAMA AYAHKU PULANG DI KELAS VIII SMPN 01 BURNEH Faizol, Ahmad; Sakrim, Sakrim
Jurnal Sastra Aksara Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Sastra Aksara
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia STKIP-PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/jsa.v7i1.231

Abstract

This research was motivated by the low of students’ desire to learn. Student learning difficulties due to various problems that cause students to feel bored. The purpose of this research were to describe (1) effectiveness for students, (2) students’ response, (3) students’ learning outcomes before using audio visual media, (4) students’ learning outcomes after using audio visual media. For this reason, the teacher’s task in the learning process is to create more active, productive and effective learning atmosphere. Thus, learning in the classroom is getting easier according to the expected goals. This research used media to improve students’ learning outcomes by using audio visual learning media in drama material. This research approach used descriptive quantitative to analyze the research data. The results of this research, it can be concluded that during the learning process using audio visual learning media, it could be said to be effective because it reached 2 categories: the results of students’ response questionnaires with 79% results in the category of students feel effective. And that answers the response of students 84% ​​results that have been percentage very well, students’ learning outcomes before using audio visual media with an average value of 50, students’ learning outcomes after using audio visual media was very good with an average value of 82. The existence of media in learning could add new knowledge to students so that it increased the interest to create and write intrinsic and extrinsic elements in drama material.
Perwujudan Kohesi dan Koherensi Tulisan Makalah Mahasiswa Sakrim, Sakrim; Ulfa, Mariam
Belajar Bahasa Vol 6, No 1 (2021): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indone
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v6i1.4379

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk membahas dan mengkaji tulisan mahasiswa dari segi kepaduan antar kalimat dan kepaduan antar paragraf. Objek penelitian ini adalah makalah mahasiswa. Makalah menjadi indikator ciri dan pola mahasiswa dalam menulis. Berdasarkan tulisan dapat diketahui alur dan pola berpikir. Oleh sebab itu kepaduan antar kalimat dan antarparagraf sangat penting agar tulisan dapat dipahami dengan baik dan memiliki struktur yang sistematis. Kohesi dan koherensi serta tatanan bahasa yang benar menjadi sangat penting untuk membuat alur berpikir yang dapat diterima dan dipahami oleh pembaca. Data dalam penelitian ini adalah tulisan hasil makalah mahasiswa prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik baca catat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa mahasiswa mengulang kata yang sama dalam satu paragraf, ditemukan penggunaan sinonim yang definisniya kurang relevan dengan konteks kalimat, penggunaan hiponim yang belu  merujuk pada unsur yang lebih besar sehingga kepaduan antar kalimat dan antar paragraf belum terhubung dengan baik. Untuk koherensi, ditemukan satu kesalahan sama yang banyak dilakukan mahasiswa adalah pada penggunaan pola syarat hasil pada setiap paragraf sehingga kelogisan antar kalimat dan antarparagraf belum dapat terbentuk. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa mahasiswa lebih banyaj melakukan kekeliruan pada aspek kohesi dibandingkan dengan koherensi sehingga dengan temuan ini dapat diambil langkah lanjutan untuk dapat meningkatkan kualitas tulisan yang lebih padu, dan dapat dipahami oleh pembaca.  
Dynamics of Netizen Criticism of the Performance of the Indonesian National Team in the Instagram Comment Column @Timnas Indonesia Dani, Ahmad; Sakrim, Sakrim
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 3 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i3.8700

Abstract

This study discusses the directive command of netizen criticism of the performance of the Indonesian national team in the Instagram comment column @timnas indonesia. Pragmatics as the basis in this study on the form of directive command actions. The purpose of this study is to reveal the form of directive command of a comment on the Instagram platform of the @Timnasindonesia account. The type of research used is qualitative descriptive, documentation is carried out by screenshotting comments containing elements of directive commands on certain posts, then analyzed to find anything related to the directive command as a criticism written in the comment column. The results of the study showed that there were several netizen criticisms on the Instagram platform of the @Timnasindonesia account containing elements of directive forms, which can be found in the comments in a post, thus producing the data needed for research. The findings of the study are expected to provide a future overview of language science, especially pragmatics and can provide a deeper understanding of the form of directives on the Instagram platform.
Online News Articles Alleged Extortion Case Firli Bahuri Kompas.Com Critical Discourse Analysis Study Model Teun A. Van Dijk Susilawati, Dewi; Sakrim, Sakrim
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 3 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i3.8701

Abstract

This study is a critical discourse analysis of online news articles related to the alleged extortion case committed by Firli Bahuri in the online media Kompas.com. This discourse analysis uses the theory of Teun A. Van Dijk focusing on text analysis with three problem focuses, namely, macrostructure, superstructure, and microstructure. The purpose of this study is to describe the data found in Kompas.com online news articles related to the Firli Bahuri extortion case according to the three problem focuses that have been mentioned. The data sources found in this study were taken from news articles from September to December 2024 editions. The type of research conducted is qualitative. In this study, the approach chosen from the qualitative research method is a descriptive approach, namely a research method by describing the results of the data that has been obtained.
Distribusi, Pelepasan, dan Perubahan Fonem [R] dalam Komunikasi Anak Usia 3 Tahun Sakrim, Sakrim
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 13 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v13i2.4857

Abstract

ABSTRAKAlat ucap sangat mendominasi terhadap ketepatan dalam mendistribusikan dan pelepasan fonem. Ketika alat ucap tidak sempurna maka akan memberi efek bagi lingual. Distribusi dan pelepasan fonem tidak akan semestinya tepat dan benar jika alat ucap sebagai elemen pendukung tidak sempurna. Alat ucap yang terdepan membantu untuk merealisasikan keluarnya bunyi fonem yang diharapkan khususnya fonem [R], hal ini sering terjadi pada anak usia dini. Anak usia 3 tahun bisa mendistribusikan fonem-fonem yang ringan untuk dikomunikasikan. Anak usia 3 tahun alat ucapnya tidak sempurna seperti orang dewasa. Ketidaksempurnaan alat bicara sangat mempengaruhi terhadap bicara anak khususnya untuk mendistribusikan fonem-fonem yang sulit seperti fonem [R], [S], dan [F]. Problem seperti itu terjadi bukan hanya di pedesaan, di daerah kota masih banyak temuan dalam berkomunikasi anak tidak bisa menggunakan fonem [R]. Pengumpulan data dalam penelitian ini  yaitu, metode simak, rekam, dan catat. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ditemukan beberapa data kesalahan pelepasan bunyi fonem [R] di awal kata, kesalahan pelepasan bunyi fonem [R] di tengah kata, dan kesalahan pelepasan bunyi fonem [R] di akhir kata. Kata kunci: Pemerolehan Bahasa, anak usia 3 tahun,distribusi ABSTRACTThe speech instrument dominates the accuracy in distributing and releasing phonemes. When the utterance is not perfect, it will have an effect on the lingual. The distribution and releasing phonemes will not be appropriate and correc,t if the speech device, as supporting element, is not perfect. The the front speech device helps to realize the expected phoneme sounds, especially phonemes [R], this often occurs in early childhood. 3 years old children can distribute light phonemes to be communicated. A 3-year-old child speech is not as perfect as an adult. Speech device imperfections are very influential on children's speech, especially to distribute difficult phonemes such as [R], [S], and [F] phonemes. This problem does not occur only in rural areas, in urban areas there are still many findings in children cannot communicate using phonemes [R]. Data collection in this research is analytic method, recording, and taking note. Based on the results of  conducting research found that some data errors in the release of phonemes [R] at the beginning of words, errors in releasing phonemes [R] in the middle of words, and errors in releasing phonemes [R] at the end of words.Keyword: Language acquisition, 3-year-old child, distribution
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BAGI GURU SDN BANTEYAN 2 KECAMATAN KLAMPIS KABUPATEN BANGKALAN Fatmasari, Ria Kristia; Sakrim, Sakrim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25342

Abstract

Guru dituntut untuk kreatif tidak hanya dalam pembelajaran di kelas tetapi juga dalam hal meneliti dan menulis hasil penelitian maupun analisisnya dalam suatu artikel ilmiah. Setidaknya ada 2 manfaat yang dapat diambil oleh seorang guru saat mereka menulis suatu artikel ilmiah dalam jurnal, yaitu secara akademik guru dapat menularkan hasil penelitian dan analisisnya guna menyumbang kemajuan informasi, khususnya di bidang pendidikan. Kedua, secara profesional bagi guru, mereka akan mendapatkan nilai point yang dapat digunakan untuk meningkatkan karir dan profesionalisme kinerjanya. Permasalahan yang sering kali ditemukan dilapangan yang melatarbelakangi kegiatan ini yaitu belum banyak guru yang memiliki keterampilan cukup untuk menulis artikel ilmiah dan baru sedikit pula yang telah berhasil mempublikasikannya melalui jurnal ilmiah ber-ISSN atau terakreditasi khususnya di SDN Banteyan 2 Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan. Tujuan kegiatan ini adalah (1) memberikan pelatihan dan mendampingi guru-guru dalam menulis artikel ilmiah secara tepat, dan (2) menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan guru-guru dalam menulis artikel ilmiah dan mempublikasikannya melalui jurnal ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk guru-guru SDN Banteyan 2 Kecamatan Klampis Kabupaten Bangkalan. Peserta kegiatan berjumlah 12 orang. Pelaksanaan kegiatan ini dalam bentuk pelatihan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dilakukan satu kali, yang dapat memberikan masukan dan manfaat, diantaranya yaitu: (1) guru-guru mendapatkan pelatihan dan pendampingan dalam menulis artikel ilmiah dan hal-hal yang terkait dengan artikel ilmiah, dan (2) wawasan dan keterampilan guru-guru SD meningkat dalam menulis artikel ilmiah.
Strategi Wacana dalam Debat Calon Presiden 2024: Analisis Teks dan Praktik Sosial Perspektif Analisis Wacana Kritis Norman Fairclungh Hofifah, Nur; Sakrim, Sakrim
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/hjvksj70

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi wacana dalam debat kelima calon presiden tahun 2024 menggunakan Analisis Wacana Kritis model tiga dimensi Norman Fairclough. Debat yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum tidak hanya menjadi sarana penyampaian program politik, tetapi juga ruang bagi kandidat untuk membangun citra diri, menegaskan posisi ideologis, dan memengaruhi persepsi publik melalui bahasa yang persuasif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa rekaman debat yang disiarkan melalui berbagai media, termasuk YouTube. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat dengan fokus pada ujaran yang mengandung strategi wacana. Analisis dilakukan berdasarkan dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosial, dengan penekanan pada dimensi teks dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi wacana dibentuk melalui pemilihan diksi, struktur argumentasi yang sistematis, serta penggunaan perangkat retoris seperti repetisi, metafora, dan kuantifikasi untuk membangun legitimasi politik dan memengaruhi pandangan masyarakat. Pada praktik sosial, strategi ini mencerminkan relasi kuasa, konstruksi identitas politik, dan posisi ideologis kandidat. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada kajian analisis wacana kritis dalam komunikasi politik kontemporer. This study aims to analyze discourse strategies in the fifth 2024 presidential debate using Norman Fairclough’s three-dimensional Critical Discourse Analysis model. The debate, organized by the General Elections Commission, served not only as a platform for delivering political programs but also as a space for candidates to construct self-image, assert ideological positions, and influence public perception through persuasive language. This research employed a qualitative descriptive method, with data drawn from recordings of the debate broadcast through various media, including YouTube. Data were collected using observation and note-taking techniques, focusing on utterances containing particular discourse strategies. The analysis was conducted based on the dimensions of text, discursive practice, and social practice, with greater emphasis placed on the dimensions of text and social practice. The findings reveal that discourse strategies were constructed through diction choice, systematic argument structure, and the use of rhetorical devices such as repetition, metaphor, and quantification to build political legitimacy and shape public perspectives. At the level of social practice, these strategies reflect power relations, the construction of political identity, and the candidates’ ideological positions. This study is expected to contribute to the development of critical discourse analysis, particularly in the field of contemporary political communication.
Ethnomathematics Learning Module for the Sasak Tribe with a Deep Learning Approach for Understanding Geometry Saparwadi, Lalu; Bafadal, Robyan Endruw; Alpan, Rahman Ihdanul; Alpin, Rahman Ihdanil; Sakrim, Sakrim; Sukarma, I Ketut
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol. 14 No. 2: April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-ps.v14i2.19429

Abstract

This study aims to develop a mathematics teaching module based on the ethnomathematics of the Sasak tribe, incorporating deep learning principles to enhance students' understanding of geometry. The research was conducted at MTs Muhammadiyah Selong with the involvement of 17 seventh-grade students. The module development followed the 4D model, which includes the stages of Define, Design, Develop, and Disseminate. The Define stage focused on gathering information, setting learning objectives, determining the topics, and identifying the target audience and content through data collection from observations and interviews. The Design stage involved selecting the module design, format, and structure. The Develop stage included the creation and editing of the module, followed by expert validation for content and media, and a pilot test to assess its functionality. The Disseminate stage included distributing the validated module to the students for further implementation. The results of the module validation from both media and content experts showed that the module was highly valid, with an average score of 82.69% for content and 82% for media design. A small-scale trial with teachers and students indicated that the module was very practical, with an average score of 84% from teachers and 81% from students. The effectiveness of the module was tested using a paired sample T-test, which revealed a significant improvement in students' geometric understanding (p < 0.05). Furthermore, the N-gain analysis showed a moderate improvement in the students' performance. This research highlights the potential of integrating deep learning principles with local ethnomathematics in creating a meaningful, contextual, and effective learning experience for students, particularly in the understanding of geometry.