Ahmad Sahlan Baniu
STIKes Buleleng

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SWAMEDIKASI NYERI DI DESA GITGIT KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG Iyan Hardiana; Ivans Panduwiguna; Fransiskus Samuel Renaldi; Ahmad Sahlan Baniu; Retno Lisnawati; Luh Yesi Angga Natalia Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.27

Abstract

Nyeri merupakan suatu kejadian yang tidak menyenangkan akibat adanya kerusakan jaringan atau yang berpotensi untuk rusak. Unsur utama yang harus ada untuk dikatakan nyeri adalah rasa tidak menyenangkan. Persepsi nyeri sangat bersifat subjektif yang ditentukan oleh pengalaman dan status emosional (Anesthesiologists 2012). Nyeri dapat dikategorikan sebagai tanda-tanda vital kelima oleh The American Pain Society. Berdasarkan hal tersebut dinyatakan bahwa keluhan nyeri harus dinilai pada semua pasien karena mereka mempunyai hak untuk dikaji dan diberikan penatalaksanaan nyeri secara tepat. Nyeri akut yang tidak berkurang dapat menyebabkan pasien mengalami debilitation (kelemahan tenaga/ kehilangan motivasi), dapat menghambat kualitas hidup, dan bahkan dapat menyebabkan depresi. Solusi permasalahan yang akan dilakukan yaitu sosialisasi swamedikasi yang aman dan efektif untuk mengobati nyeri. Adanya program edukasi kesehatan ini, masyarakat sangat mendukung dan antusias jika edukasi ini bisa terealisasikan, sehingga tingkat terjadinya penyakit nyeri di masyarakat bisa diatasi sendiri.
EVALUASI PENGELOLAAN OBAT PADA TAHAP PERENCANAAN DAN PENGADAAN OBAT DI RSUD. PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG PERIODE TAHUN 2022 Ivans Panduwiguna; Fransiskus Samuel Renaldi; Ahmad Sahlan Baniu; Novita Yanti Kasim; Ari Permana Putra; Luh Yesi Angga Natalia Dewi
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 1 No. 1 (2024): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/6x3dtq50

Abstract

Tahap perencanaan dan pengadaan merupakan bagian dari pengelolaan obat yang sangat berpengaruh terhadappersediaan obat dan biaya yang dikeluarkan oleh rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaranperencanaan dan pengadaan obat di Instalasi Farmasi RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang tahun 2022. Penelitiandilakukan dengan membandingkan indikator pengelolaan obat riil terhadap indikator standar. Penelitian ini dilakukandengan pengumpulan data secara retrospektif berupa laporan keuangan, perencanaan, pengadaan, dan pemakaian obat. Analisa data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan pengadaan di InstalasiFarmasi RSUD. Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang belum sepenuhnya sesuai dengan indikator standar. Hal ini ditunjukkandari 7 indikator yang dapat diukur, dua indikator sesuai dengan standar yaitu tidak adanya kesalahan faktur dan frekuensipengambilan tiap item obat, sedangkan 5 indikator belum sesuai dengan standar yaitu persentase dana yang tersedia, persentase ketepatan perencanaan, persentase alokasi dana pengadaan obat, perbandingan jumlah item obat yang direncanakan dengan jumlah item dalam kenyataan pemakaian, dan frekuensi tertundanya pembayaran oleh rumah sakit.