Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram
Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS

SWAMEDIKASI NYERI DI DESA GITGIT KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG

Iyan Hardiana (STIKes Buleleng)
Ivans Panduwiguna (STIKes Buleleng)
Fransiskus Samuel Renaldi (STIKea Buleleng)
Ahmad Sahlan Baniu (STIKes Buleleng)
Retno Lisnawati (STIKes Buleleng)
Luh Yesi Angga Natalia Dewi (STIKes Buleleng)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2024

Abstract

Nyeri merupakan suatu kejadian yang tidak menyenangkan akibat adanya kerusakan jaringan atau yang berpotensi untuk rusak. Unsur utama yang harus ada untuk dikatakan nyeri adalah rasa tidak menyenangkan. Persepsi nyeri sangat bersifat subjektif yang ditentukan oleh pengalaman dan status emosional (Anesthesiologists 2012). Nyeri dapat dikategorikan sebagai tanda-tanda vital kelima oleh The American Pain Society. Berdasarkan hal tersebut dinyatakan bahwa keluhan nyeri harus dinilai pada semua pasien karena mereka mempunyai hak untuk dikaji dan diberikan penatalaksanaan nyeri secara tepat. Nyeri akut yang tidak berkurang dapat menyebabkan pasien mengalami debilitation (kelemahan tenaga/ kehilangan motivasi), dapat menghambat kualitas hidup, dan bahkan dapat menyebabkan depresi. Solusi permasalahan yang akan dilakukan yaitu sosialisasi swamedikasi yang aman dan efektif untuk mengobati nyeri. Adanya program edukasi kesehatan ini, masyarakat sangat mendukung dan antusias jika edukasi ini bisa terealisasikan, sehingga tingkat terjadinya penyakit nyeri di masyarakat bisa diatasi sendiri.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jpms

Publisher

Subject

Health Professions

Description

JPMS memiliki komitmen dalam menerapkan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan. Adapun ruang lingkup pada jurnal ini adalah semua kegiatan pelayanan publik di bidang ...