Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH EKSTRAK ETANOL BUAH CEREMAI (Phyllanthus Acidus L.) TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN PADA MENCIT PUTIH JANTAN (MUS MUSCULUS) Iyan Hardiana; Ivans Panduwiguna; Mutawally Sjahid Latief; Jerry; Yusuf Adi Setyawan
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 13 No 2 (2022)
Publisher : UNIVRSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas atau kegemukan adalah peningkatan berat badan melebihi batas kebutuhan skeletal dan fisik sebagai akibat akumulasi lemak berlebihan dalam tubuh. Obesitas melibatkan beberapa faktor, diantaranya adalah faktor genetik, faktor lingkungan, dan faktor psikis. Apakah ekstrak etanol buah ceremai mempunyai khasiat untuk menurunkan berat badan dibandingkan dengan pengobatan standar. Buah ceremai (Phyllanthus acidus L) memiliki beberapa senyawa fitokimia yaitu senyawa flavonoid, alkaloid, fenolik, triterpenoid, saponin dan glikosida dan diyakini mempunyai khasiat untuk menurunkan berat badan. Penggunaan tanaman tradisional sebagai penurun berat badan juga semakin banyak digunakan oleh masyarakat, hal ini disebabkan karena harganya yang lebih terjangkau dan memiliki sedikit efek samping. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Ekstrak Etanol Buah Ceremai (Phyllanthus acidus L) dalam menurunkan berat badan pada Mencit Putih Jantan (Mus Musculus). Penelitian ini adalah penelitian eksperimental, membuat ekstrak etanol buah ceremai. Dari hasil pengujian aktivitas ekstrak etanol Buah Ceremai (Phyllanthus acidus L.) terhadap penurunan berat badan mencit yang didinduksi pakan diet tinggi lemak dapat disimpulkan bahwa Ekstrak etanol buah ceremai (Phyllanthus acidus L.) memiliki aktivitas sebagai penurun berat badan. Dosis yang paling efektif menurunkan berat badan adalah dosis IV (62,4 mg/ 25 g BB mencit) dengan persentase efektivitas (-)5,24%.
EVALUASI PENGOBATAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM XYZ JAKARTA BARAT Ivans Panduwiguna; Ahmad Sahlan Baniu; Fransiskus Samuel Renaldi; Anisatu Farhana Hasan; Taufani Tasmin
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Farmasi Kryonaut
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.758 KB) | DOI: 10.59969/jfk.v2i1.20

Abstract

Telah dilakukan penelitian evaluasi penggunaan obat penyakit paru obstruktif kronik pada pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum XYZ Jakarta Barat Periode Juli – Desember 2017. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola penggunan obat PPOK dan mengetahui kesesuaian penggunaan obat PPOK di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Umum XYZ Jakarta Barat dengan standar pelayanan medis dan pustaka. Jenis penelitian ini adalah menggunakan desain deskriptif, dengan melihat data rekam medis pasien PPOK sesuai dengan periode Juli – Desember 2017. Hasil penelitian ini menujukan bahwa pasien laki-laki sebanyak 44 pasien (65,67%) dan pasien perempuan sebanyak 23 pasien (34,33%). Golongan obat PPOK yang paling banyak digunakan adalah golongan beta- 2 agonis kerja singkat, terutama obat salbutamol yaitu digunakan oleh pasien 49 (21,30%). Terdapat 67 pasien yang mendapatkan dosis tepat (100%) dan tidak ditemukan adanya pasien yang menerima dosis kurang atau dosis lebih..
POLA PERESEPAN PENYAKIT GERD DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT XYZ JAKARTA Ivans Panduwiguna; Iyan Hardiana; Syabrina Adilas Ogiuma; Mutawalli Sjahid Latief
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Farmasi Kryonaut
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.745 KB) | DOI: 10.59969/jfk.v2i1.21

Abstract

GERD (gastro-esophageal reflux disease) adalah kondisi patologis dimana sejumlah isi lambung berbalik ke esophagus melebihi jumlah normal, dan menimbulkan berbagai keluhan.Refluks ini ternyata juga menimbulkan symptoms ekstraesofageal, disamping penyulit intraesofageal seperti striktur, Barrett's esophagus atau bahkan adenokarsinoma esophagus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat-obat golongan PPI (proton pump inhibitor) khususnya pantoprazole injeksi dan omeprazole injeksi pada penyakit GERD (gastro esophageal refluxs disease) dan mengevaluasi penggunaan obat-obat pantoprazole injeksi dan omeprazole injeksi pada terapi penyakit GERD (gastro esophageal refluxs disease). Hasil penelitian dari 35 pasien (4%) yang terdiagnosa GERD (gastro esophageal refluxs disease), sebanyak 12 pasien yang mendapatkan terapi dosis tunggal yaitu hanya omeprazole injeksi atau pantoprazole injeksi saja, 6 pasien dengan terapi kombinasi 2 obat yaitu omeprazole injeksi dengan pantoprazole injeksi dan 17 pasien dengan terapi kombinasi obat lebih dari 3, yaitu omeprazole injeksi dengan pantoprazole injeksi dan obat golongan PPI (proton pump inhibitor) lainnya.
SUPLEMEN BENING MULTI KHASIAT DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Luh Yesi Angga Natalia Dewi; Iyan Hardiana; Ivans Panduwiguna
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 1 No. 1 (2022): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.534 KB)

Abstract

Coronavirus adalah virus yang menyerang saluran pernapasan dengan target awal sel epitel dan mukosa pernapasan hingga menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Targetnya diduga Angiotensin Converting Enzyme 2 (ACE2 ) sebagai reseptor masuk dengan serin protease TMPRSS2 sebagai protein S priming yang merupakan protein antigenik utama untuk mengikat reseptor tubuh inang. Untuk menekan kasus covid-19, dapat digunakan bawang putih, sumber senyawa organosulfur sebagai antioksidan, antibakteri, antijamur, antikanker, antimikroba, terapi hipoglikemia, hipotensi, antitrombotik, imunomodulator dan prebiotik, senyawa organosulfur yang tinggi pada minyak atsiri bawang putih diharapkan dapat berinteraksi dengan protein asam amino ACE2
PEMANFAATAN DAUN JAMBU BIJI SEBAGAI ANTIDIARE Ni Putu Leony Ratna Dewi; Iyan Hardiana; Ivans Panduwiguna
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 1 No. 1 (2022): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.749 KB)

Abstract

Diare adalah kondisi dimana seseorang buang air besar dengan konsistensi lembek / cair, bahkan dapat berupa air saja dengan frekuensinya lebih sering dalam satu hari. Review artikel ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan informasi lebih mengenai obat herbal dari daun jambu biji sebagai antidiare. Metode yang digunakan dalam review ini berdasarkan studi literatur dari beberapa artikel, jurnal maupun websate kesehatan. Pengujian daun jambu biji sebagai antidiare dilakukan dengan pemerian ektrak pada 2 jenis hewan uji yaitu anak sapi bali dan tikus albino. Pemerian dilakukan dengan dosis yang berbeda- beda dan pada 1 tikus albino diberi loperamide untuk melihat perbandingan yang terjadi.
PENGARUH EKSTRAK ETANOL BUAH CEREMAI (Phyllanthus Acidus L.) TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN PADA MENCIT PUTIH JANTAN (MUS MUSCULUS) Iyan Hardiana; Ivans Panduwiguna; Mutawally Sjahid Latief; Jerry; Yusuf Adi Setyawan
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 13 No 2 (2022): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v13i2.607

Abstract

Obesitas atau kegemukan adalah peningkatan berat badan melebihi batas kebutuhan skeletal dan fisik sebagai akibat akumulasi lemak berlebihan dalam tubuh. Obesitas melibatkan beberapa faktor, diantaranya adalah faktor genetik, faktor lingkungan, dan faktor psikis. Apakah ekstrak etanol buah ceremai mempunyai khasiat untuk menurunkan berat badan dibandingkan dengan pengobatan standar. Buah ceremai (Phyllanthus acidus L) memiliki beberapa senyawa fitokimia yaitu senyawa flavonoid, alkaloid, fenolik, triterpenoid, saponin dan glikosida dan diyakini mempunyai khasiat untuk menurunkan berat badan. Penggunaan tanaman tradisional sebagai penurun berat badan juga semakin banyak digunakan oleh masyarakat, hal ini disebabkan karena harganya yang lebih terjangkau dan memiliki sedikit efek samping. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Ekstrak Etanol Buah Ceremai (Phyllanthus acidus L) dalam menurunkan berat badan pada Mencit Putih Jantan (Mus Musculus). Penelitian ini adalah penelitian eksperimental, membuat ekstrak etanol buah ceremai. Dari hasil pengujian aktivitas ekstrak etanol Buah Ceremai (Phyllanthus acidus L.) terhadap penurunan berat badan mencit yang didinduksi pakan diet tinggi lemak dapat disimpulkan bahwa Ekstrak etanol buah ceremai (Phyllanthus acidus L.) memiliki aktivitas sebagai penurun berat badan. Dosis yang paling efektif menurunkan berat badan adalah dosis IV (62,4 mg/ 25 g BB mencit) dengan persentase efektivitas (-)5,24%.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN PADA PELAYANAN KEFARMASIAN PUSKESMAS PETIR Sari Rahmah; Lestari Nugrahini; Ivans Panduwiguna
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Farmasi Kryonaut
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v3i1.36

Abstract

Tuntutan pasien dan masyarakat akan peningkatan mutu pelayanan kefarmasian dalam layanan Kesehatan, membuat Puskesmas harus selalu memperhatikan tingkat kepuasan yang dirasakan oleh pasien dalam memberikan pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil pengukuran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Petir Kota Tangerang menggunakan metode SERVQUAL menggunakan nilai kualitas layanan (Q) dan nilai GAP rata-rata berdasarkan nilai kepuasan dan harapan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 410 sampel responden yang didapatkan menggunakan teknik sampling non probability dengan teknik pengambilan sampel purposive. Rata-rata nilai kualitas pelayanan yang didapatkan berdasarkan nilai kenyataan dan nilai harapan dengan dimensi SERVQUAL adalah 0,761 untuk dimensi tangible, 0,760 untuk dimensi reliability, 0,764 untuk dimensi responsiveness, 0,767 untuk dimensi assurance, dan 0,7609 untuk dimensi empathy. Analisis kenyataan dan harapan untuk mengetahui posisi tiap dimensi dalam pelayanan terhadap pasien Puskesmas Petir dengan diagram kartesius menunjukkan terdapat 3 atribut yang berada di kuadran A (concentrate here) dimana Puskesmas Petir harus berkonsentrasi memperbaiki pelayanannya pada beberapa atribut di dimensi reliability dan responsiveness yang diantaranya adalah X08 yaitu kemampuan petugas farmasi dalam memberikan informasi obat kepada pasien , X09 yaitu kejelasan informasi tentang penyimpanan obat yang digunakan Pasien dan X11 yaitu ketepatan pelayanan petugas kefarmasian dalam pemberian obat. Selain itu ada 1 atribut yang berada di Kuadran D (possible kill) yaitu X24 Petugas farmasi melakukan konseling yang baik kepada pasien.