Hery Sasongko
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Skenario Film Fiksi Lauik Sirah Menggunakan Sturuktur Tiga Babak Untuk Meningkatkan Suspense Fadhilatul Khaira; Hery Sasongko; FX Yatno Karyadi
Bercadik: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol 6, No 2 (2023): Bercadik: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bcdk.v6i2.2634

Abstract

Artikel ini menciptakan sebuah skenario film fiksi dari tahap menemukan ide sampai menjadi skenario utuh. Penulis menciptakan skenario Lauik Sirah dengan menggunakan pola cerita struktur tiga babak dengan tujuan menata certia drama tragedi agar cerita yang disampaikan lebih menarik dan pembaca dapat menikmati jalan ceritanya. Dalam tulisan ini penulis menjelaskan bagaimana menciptakan skenario film fiksi menggunakan struktur tiga babak untuk meningkatkan suspense. Penulis menata suspense dalam setiap babak. Teori yang digunakan adalah teori struktur tiga babak dengan dasar penceritaan awal, tengah dan akhir. Tulisan ini menunjukkan bahwa penciptaan skenario Lauik Sirah penulis berhasil mewujudkan dengan menerapkan struktur tiga babak.
Artistic Intern Pada Produksi Iklan Tiket.Com Di PT. Untouchable Art Team Aryandi Mulya Ernawan; Hery Sasongko; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2026): Menulis - Januari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i1.931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan implementasi kompetensi seorang Artistic Intern selama program magang Riset dan Pengembangan Profesi di PT. Untouchable Art Team, Jakarta. Program ini dilaksanakan untuk mengaplikasikan ilmu perkuliahan ke dalam dunia kerja nyata, khususnya pada bidang Produksi Film dan Iklan, serta membangun mentalitas profesional mahasiswa. Kegiatan magang dilaksanakan dari 13 Februari 2025 hingga 27 Februari 2025. Metodologi yang digunakan adalah observasi partisipatif dan keterlibatan langsung sebagai Artistic intern dalam proses produksi iklan, khususnya pada proyek iklan Tike.com yang mencakup proses pembentukan sebuah properti yang digunakan. Hasilnya menunjukkan bahwa peran Artistic sangat krusial dalam mendukung estetika dalam proses produksi dari awal hingga akhir, mencakup tanggung jawab Continuity alat, teknis, stand by di lokasi, hingga manajemen waktu. Pengalaman ini menyimpulkan bahwa magang di PT. Untouchable Art Team memberikan bekal yang komprehensif dan aplikatif serta keprofesionalis penulis untuk membangun fondasi karier di industri kreatif.
PENATAAN SOUND EFFECT SURREALIS UNTUK MEMBANGUN EMOSI PADA FILM MALA ROMANSA Adriano Aqsadewa Indra; Hery Sasongko
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 1 (2026): January-June 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i1.554

Abstract

Film Mala Romansa menggunakan sound effect surrealis dalam membangun emosi karakter ibu yang menderita alzheimer dalam film Mala Romansa. Film ini bertujuan untuk mengedukasi penyakit alzheimer dan hubungan kekeluargaan. Analisis film, diskusi tim produksi, dan eksperimen seperti foley, voice-over, serta manipulasi suara menggunakan perangkat lunak audio. Sound effect surrealis diterapkan dari scene 1,1A, 4, 4A, 6, 7, 11A dari scene 11. Film Mala Romansa bergenre drama tragedi dengan mengangkat isu gangguan kesehatan mental bertemakan keluarga, menceritakan tentang Ari yang merawat ibunya pengidap alzheimer, sebuah gangguan pada otak yang mengakibatkan seseorang sulit dalam mengingat banyak hal. Karya ini bertujuan untuk mengedukasi penyakit gangguan kesehatan mental serta betapa pentingnya hubungan darah dan kekeluargaan terhadap kehidupan sosial. Adegan utama menggambarkan kondisi mental ibu, dengan teknik seperti distorsi suara, layering efek suara (denging, tangisan, bisikan), dan manipulasi ambient music. Efek suara ini mendukung elemen visual seperti POV dan pencahayaan untuk menonjolkan gangguan emosi dan kognitif karakter ibu. Hasil produksi menunjukkan sound effect surrealis efektif menyampaikan pengalaman emosional yang kompleks dan tidak dapat dijelaskan secara verbal, meningkatkan intensitas narasi, serta memperkuat koneksi penonton dengan cerita. Pendekatan ini berhasil menciptakan pengalaman sinematik yang mendalam, memperlihatkan potensi kombinasi elemen audio dan visual dalam menggambarkan dampak psikologis alzheimer.