Rulfia Rulfia Desi Maria, Rulfia
Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Effect of Eel Lumpia As Additional Food In Pregnant Women With Anemia Evi Susanti; Rulfia Desi Maria; Lismar Febrianti; Lady Wizia; Tuti Oktriani
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 1: March 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.072 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8i1.1798

Abstract

Background: The prevalence of anemia in pregnant women is high, 4 out of 10 pregnant women experience anemia during pregnancy, 70% of which is mild anemia and occurs during pregnancy. Iron deficiency in the body, brought on by a lack of iron-containing foods, is the primary cause of anemia in pregnant women. Purpose: This research intends to assess the impact of eel spring rolls on the hemoglobin levels of anemic pregnant women. Methods: This quasi-experimental study used a one-group pre-test and post-test design. This research was conducted in the Community Health Center in Sungai Penuh. The sample in this study were all pregnant women with anemia who were taken using a sampling technique, namely total sampling. The intervention by giving eel spring rolls was carried out for 21 days, weighing 350 grams of eel spring rolls/day. Hemoglobin levels were measured twice, before and after the intervention. Data analysis was performed using a paired t-test to see the difference in the average pretest and posttest scores. Results: there is an effect of giving Eel Lumpia as additional food on changes in hemoglobin levels in Pregnant Women with Mild Anemia in Health Center work area in 2022. Conclusion: It is hoped that health workers can provide education about consuming eel as an additional food that pregnant women can use to prevent anemia in pregnant women.Abstrak: Latar belakang: Prevalensi anemia kejadian anemia pada ibu hamil tergolong tinggi, 4 dari 10 ibu hamil mengalami anemia selama kehamilan, 70% nya merupakan anemia ringan dan terjadi pada timester III kehamilan. Penyebab langsung terjadinya anemia di wanita hamil merupakan kekurangan zat besi di dalam tubuh yang ditimbulkan oleh kurangnya sumber makanan yang mengandung zat besi. Tujuan: Penelitian ini berujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi lumpia belut terhadap kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia. Metode: Penelitian quasi eksperimen ini menggunakan rancangan one group pre-test post-test design. Tempat penelitian ini adalah Puskesmas di Sungai Penuh. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil dengan anemia yang diambil dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Intervensi pemberian lumpia belut dilakukan selama 21 hari, dengan 350 gram lumpia belut/hari. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan dua kali, sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test untuk melihat perbedaan nilai rata-rata pre- test dan post- test. Hasil: ada pengaruh pemberian PMT Lumpia Belut terhadap perubahan kadar hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Anemia Ringan di wilayah kerja Puskesmas Sungai Penuh tahun 2022. Kesimpulan: Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi tentang konsumsi belut sebagai salah satu makanan tambahan yang bisa digunakan oleh ibu hamil sebagai preventif anemia pada ibu hamil.
The Effectiveness Preconception Care To Improve Knowledge On Pregnancy : A Systematic Review Maria, Rulfia Desi; Sansuwito, Tukimin Bin; Umar, Nur Syazana
International Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 4 (2023): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v1i4.201

Abstract

Introduction: Preconception services for prospective brides and grooms are an important thing that must be provided as an effort to increase the knowledge of prospective brides, including insight into preparations before marriage. It is hoped that with the insights and knowledge gained, prospective brides and grooms can build a healthy and safe married life, with the aim that readers can get an overview of the knowledge of prospective male and female couples by knowing the effectiveness of providing education regarding contraceptive services. Materials and Methods: The method used was a literature review where data was obtained from an electronic database, namely Google Scholar, Pubmet, Scopus between 2018-2023 have 68 after check the articles were found, 7 articles were selected that were in accordance with the objectives of this research. Results: The results obtained from the study of the article on readiness to face a first pregnancy come from the preparations made by the prospective bride and groom before marriage and pregnancy, communication of information and education regarding reproductive health and readiness to face their first pregnancy is very effective and is very necessary for the prospective bride and groom to have good preparedness. During preconception services, during the first pregnancy, many women are not ready to face pregnancy because they do not have good knowledge and previous experience. Conclusion: The local Religious Affairs Office makes reproductive health material mandatory material that must be conveyed to prospective brides and grooms and can revitalize cooperation with related parties regarding health material education.
HUBUNGAN FREKUENSI PEMBERIAN ASI DENGAN KEJADIAN IKTERUS PADA BBL 2-10 HARI DI BPM “N” PADANG PANJANG TAHUN 2013 Desi Maria, Rulfia; Rahmadeni, Suci
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.188

Abstract

Ikterus merupakan masalah yang bisa berdampak serius terhadap bayi.Berdasarkan survei awal di 4 BPM di Padang Panjang, didapatkan data ikterus dan persalinan yang banyak di BPM N yaitu bayi ikterus 28 orang dari 85 orang yang lahir dalam 2 bulan terakhir. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Hubungan Frekuensi Pemberian ASI dengan Kejadian Ikterus pada Bayi Baru Lahir 2-10 hari di BPM “N “Padang Panjang. Penelitian merupakan penelitian observasional Analitik dengan pendekatan case control. Penelitian dilakukan pada bulan Juni- Juli 2013 di BPM “N” padang panjang dengan sampel sebanyak 60 orang, 30 untuk kelompok kasus dan 30 untuk kontrol dengan teknik Purposive Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian didapatkan dari 30 responden pada kelompok kasus ada sebanyak 12 responden (40%) sering diberikan ASI eksklusif dan pada keompok kontrol ada sebanyak 28 responden (93,33%) yang sering diberikan ASI eksklusif. dan hasil uji statistik chi square didapatkan p value = 0,00 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara frekuensi pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ikterus pada BBL 2-10 hari di BPM “N”Padang Panjng tahun 2013. Diharapkan pada BPM “N” Padang Panjang untuk dapat meningkatkan pemberian informasi tentang pentingnya pemberian ASI yang adekuat kepada bayi.
Hubungan Pengetahuan Ibu Pramenopause Dengan Kesiapan Psikologis Ibu Menghadapi Datangnya Menopause Di Nagari Sungai Beringin Wilayah Kerja Puskesmas Koto Baru Simalanggang Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2013 Nataria, Desti; Desi Maria, Rulfia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 4 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v4i1.192

Abstract

Kesiapan psikologis seseorang dalam menghadapi menopause mempunyai dampak terhadap tingkah laku dan perasaan berupa rasa takut, tegang, depresi, mudah sedih, cepat marah, mudah tersinggung, gugup dan mental yang kurang mantap. Dan juga di pengaruhi oleh emosional, psikologi, umur, aktifitas, serta ditunjang oleh latar belakang pendidikan dan ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu pramenopause dengan kesiapan psikologis dalam menghadapi datangnya menopause di Nagari Sungai Beringin Tahun 2014. Desain penelitian ini bersifat Survey Analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang berumur 48 – 55 tahun berjumlah 394 orang. Sampel diambil sebanyak 59 responden dengan teknik Simpel Random Sampling. Data diolah dengan menggunakan uji statistic chi sqaure. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar ibu memiliki pengetahuan rendah (68,7%) dan sebagian besar ibu tidak siap secara psikologis dalam menghadapi menopause (88,1%). Hasil uji statistic chisquare hubungan pengetahuan dengan kesiapan psikologis ibu dalam menghadapi datangnya masa menopause didapatkan nilai p< 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kesiapan psikologis ibu dalam menghadapi datangnya menopause. Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk dapat memberikan penyuluhan kesehatan tentang perubahan pada masa menopause.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU YANG MEMPUNYAI BAYI USIA 1-7 HARI TENTANG KUNJUNGAN NEONATUS DI PUSKESMAS PADAN KANDI KABUPATEN 50 KOTA Desi Maria, Rulfia; Fellina, Mutia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5 No 1 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v5i1.212

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indikator yang sensitif terhadap ketersediaan, kualitas dan pemanfaatan pelayanan kesehatan terutama terhadap pelayanan perinatal. AKB di Indonesia masih terbilang tinggi dibandingkan dengan negara tetangga dibagian ASEAN seperti Philipina 26/1000 kelahiran hidup, Srilangka 13/1000 kelahiran hidup dan Singapura 2/1000 kelahiran hidup (Kemenkes RI, 2011). Penelitian ini bersifat analitik. Dilakukan di Puskesmas Padang Kandi Kabupaten 50 Kota. Dengan jumlah 35 orang dari 35 orang populasi, secara total sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara lansung dengan pemakaian alat bantu kuesioner. Dari hasil pengolahan data yang dilakukan, didapatkan gambaran pengetahuan ibu yang mempunyai bayi 1-7 hari tentang kunjungan neonatus rendah yaitu 51,4%, gambaran kunjungan ibu yang mempunyai bayi 1-7 hari yang tidak kunjungan neonatus 77,1%, gambaran Sumber informasi yang didapatkan ibu yang mempunyai bayi 1-7 hari dari tenaga kesehatan 97,1%, dan gambaran sosial ekonomi ibu yang mempunyai bayi dari lingkungan yaitu 60%, Penelitian ini menunjukan sebagian besar ibu yang mempunyai pengetahuan yang kurang dalam mengikuti kunjungan neonatus, karena itu diharapkan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi khususnya lebih ditingkatkan dan lebih dimasyarakatkan, sehingga diharapkan dengan bertambahnya pengetahuan ibu yang mempunyai bayi akan memberikan hasil yang positif terhadap ibu dalam mengikuti kunjungan neonatus di posyandu.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Bidan Terhadap Cakupan PWS KIA Di Puskesmas Tigo Baleh Kota Bukittinggi Tahun 2014 Mutia Felina, Mutia; Rulfia Desi maria, Rulfia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v5i2.226

Abstract

Percentage coverage in health centers MRL MCH Tigo Baleh still low compared to other health centers in Bukittinggi City is 83.9%. Monitoring Local Regional Maternal and Child Health (MRL MCH) is a management tool to monitor the MCH program in a continuously working area, so that follow-up can be done quickly and accurately. This study aims to determine the factors that affect the performance of the scope of the MRL MCH midwife at the health center of Bukittinggi 2014 Tigo Baleh type of research used in this study is qualitative descriptive design and interviews. The sample in this study is the Midwife Coordinator, Head of health centers and midwives who work in health centers Baleh Tigo. Collection techniques in this study is the in-depth interviews. The results of this study showed that of the 3 respondents who work in health centers Baleh Tigo three factors, namely behavioral changes predisposing factors, enabling factors and reinforcing factors, midwives aged around 26-47 years, and all educated DIII Midwifery. For a task / future work in the village there is a very varied new 3 months while there are already quite a long time 12-14 years. Most of the midwives is a permanent employee / civil service. Mosh midwives lazy to do the recording and reporting of MRL MCH because it was too much recording and reporting to be done. Factors such as sesame amplifier midwives mutually discuss and even make statements together in community health centers. It is expected that the research institutions to conduct training on record keeping and reporting
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Variasi Makanan Dengan Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi Tahun 2014 Rulfia Desi Maria, Rulfia; Suci Rahmadeni, Suci Rahmadeni
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 5 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v5i2.228

Abstract

Angka kejadian gizi di bukittinggi pada tahun 2011 kejadian gizi kurang pada balita sebanyak 675 orang balita (5.61%), dan kejadian gizi buruk sebanyak 155 orang balita (1,33%). Gizi merupakan salah satu penentu untuk kualitas sumber daya manusia, gizi kurang akan menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan, meningkatkan angka kesakitan dan angka kematian, khususnya kematian terhadap anak dan balita. Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Pengeahuan Ibu Tentang Variasi Makanan dengan Status Gizi Balita di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin, Bukittinggi Tahun 2014. Design penelitian yang digunakan adalah Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai Balita di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin yaitu berjumlah 37 orang dengan jumlah balita 37 orang ibu pada bulan Februari 2014. Sampel dipilih dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara dengan alat bantu berupa kuesioner. Analisis data melalui dua tahapan, yaitu analisis univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan analisis bivariat untuk mengetahui hubungan. Analisis univariat dilakukan dengan uji Chi Square serta perhitungan Odd Ratio. Hasil penelitian menunjukkan 56,8 % ibu anak balita memiliki pengetahuan yang tinggi dan 51,4 % anak balita memiliki status gizi baik, Hasil analisis bivariat pengetahuan berhubungan dengan status gizi balita di wilayah kerja puskesmas mandiangin bukittinggi tahun 2014 (p= 0.002;OR=13.86). Hasil ini dapat disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, degan status gizi di wilayah kerja puskesmas mandiangin Bukittinggi tahun 2014 diharapkan pada petugas kesehatan untuk meningkatkan kualitas penyuluhan tentang gizi kurang pada orang tua yang mempunyai anak balita yang berada di Wilayah Kerja Puskemas Mandiangin Bukittinggi.
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES PANAS TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA IBU PRIMIPARA POST SEKSIO SESARIA Diana Putri, Diana Putri; Desi Maria, Rulfia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i2.262

Abstract

Caesarean section is spending the fetus through the abdominal wall incision and the uterine wall. During the post-operation period, the treatment process is directed to re-establish the patient's physiological balance and reduce pain. One non pharmacologic pain management is by using hot compress. This research aims to determine the effect of a hot compress to decrease pain scale in primipara mothers post cesarean section as non-pharmacological measures. This form of this research is analytic with pre-experimental design with one group pretest-posttest design. The population in this research is a post SC primipara mothers were being treated at Ibnu Sina Islamic hospital in Bukittinggi in 2014. Samples numbered 34 people with a sampling technique that concecutive sampling. By using a pain scale measurement sheet first interview (pretest) and the questionnaires measuring pain scale (posttest) after being given a hot compress for 20 minutes. Data were analyzed by using T test dependent. Most of respondents have moderate category 21 respondents (61.76%) before being given a hot compress and the weight category 13 respondents (38.24%) and after being given the hot compress is largely in the category 27 respondents (79.41%) no respondents in the weight category. Results showed that there is an effect on the pain scale decline in post-cesarean primipara mothers before and after application of hot (P = 0.000). Being expected to whole health workers are able to implement hot compress in doing pain management especially to post primipara mothers.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN KALA I DI BPM “B” BUKITTINGGI TAHUN 2015 Rulfia Desi Maria, Rulfia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i1.306

Abstract

Dalam bidang kesehatan nyeri persalinan bukanlah hal baru yang dikenal sekarang, namun sejak zaman dahulu. Nyeri yang dihadapi wanita dalam persalinannya berbeda-beda antara satu wanita dengan wanita lainnya, karena nyeri tersebut berbentuk subyektif, yang mana tergantung pada ambang nyeri seseorang. Tujuan penelitian ini adalah Hubungan Komunikasi Terapeutik Dengan Intensitas Nyeri Pada Persalinan Kala I di BPM “B” Bukittinggi tahun 2015.Jenis penelitian ini adalah Jenis penelitian ini adalah analitik dengan endekatan yang digunakan yatu cross sectional. Pengumpulan data dalam 2 bentuk yaitu lembar observasi untuk melihat komunikasi terapeutik dan yang kedua lembar observasi untuk melihat intensitas nyeri. Penelitian ini dilakukan selama 24 hari yaitu mulai tanggal 26 agustus sampai tanggal 18 september 2015 dengan jumlah responden sebanyak 30 orang yang memenuhi kriteria sampel dan telah bersedia menjadi responden penelitian.Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (60%) responden telah mendapatkan pelayanan komunikasi terapeutik dari bidan. Sebagaian besar (50%) responden mengalami nyeri ringan dalammenjalani kala I. Terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutikdengan intensitas nyeri pada ibu bersalin kala I. Setelah dilakukan.Diharapkan kepada bidan untuk mengaplikasikan lagi dalam memberikan komunikasi terapeutik yang efektif bagi ibu bersalin khususnya dalam pengurangan nyeri persalinan.
Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Pucuk Labu Kuning Terhadap Peningkatan Kadar Hb Ibu Hamil TM III Maria, S.SiT, M.Keb, Rulfia Desi; Devi, Ayu
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v10i1.377

Abstract

Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin < 11 gr% pada Trimester satu dan tiga, atau < 10,5 gr% pada trimester dua. Adapun dampak pada ibu hamil dengan anemia bervariasi dari keluhan yang sangat ringan hingga terjadinya gangguan kelangsungan kehamilan gangguan pada proses persalinan gangguan pada masa nifas, dan gangguan pada janin. Salah satu cara mengatasi anemia yaitu dengan cara pemberian tablet Fe, selain itu alternatif lain untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia dengan mengkonsumsi rebusan daun pucuk labu kuning yang mengandung zat besi yang berguna untuk mengatasi anemia. Penelitian ini bertujuan untu mengetahui hubungan pemberian rebusan daun pucuk labu kuning terhadap peningkatan kadar HB pada ibu hamil TM III di wilayah kerja Puskesmas Plus Mandiangin . Jenis Penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan desain Pretest-posttest Control Group Design. Sampel menggunakan Total Sampling yang berjumlah 14 orang. Pada uji Independent Sample T-test didapatkan hasil P-Value = 0,037 dimana P-Value< 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil TM III. Dengan hasil penelitian ini diharapkan rebusan daun pucuk labu kuning dapat menjadi salah satu obat non farmakologi dalam meningkatkan kadar hemoglobin bila di konsumsi secara rutin.