Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL INTRNATIONAL ROUGHNESS INDEX VS WAKTU PADA BEBERAPA JALAN NASIONAL DI KOTA KUPANG Marsinta Simamora; Diarto Trisnoyuwono; Anastasia Henderina Muda
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2018): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.623 KB) | DOI: 10.32511/juteks.v3i1.200

Abstract

Dalam sistem manajemen infrastruktur, tahap pemeliharaan adalah salah satu bagian yang penting. Biaya penanganan/pemeliharaan jalan yang besar perlu diatasi melalui satu perencanaan pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun suatu model antara IRI versus waktu pada jalan nasional di wilayah Kota Kupang. Model dibangun berdasarkan data sekunder IRI dan divalidasi menggunakan data primernya. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa IRI merupakan fungsi polynomial tingkat -4 dari waktu dengan determinasi R2 = 0,9337 dan 0,8073 masing-masing untuk jalan Pahlawan dan WJ. Lalamentik. Hasil ini dapat digunakan memprediksi biaya pemeliharaan dengan metode memasangkan nilai IRI dan biaya standar yang ada. Dengan demikian untuk beberapa waktu mendatang sudah dapat dipersiapkan biaya yang akan diperlukan dalam rangka mempertahankan kondisi kerataan permukaan jalan.
KUAT TEKAN KOLOM BETON RINGAN YANG DIPERKUAT DENGAN CARBON FIBER REINFORCED POLYMER TUBE Butje Alfonsius Louk Fanggi; Anastasia Henderina Muda; Abia Erasmus Mata; Albert Aun Umbu Nday; Melchior Bria; Abrosius Raha Lelang Wayan
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2018): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1370.005 KB) | DOI: 10.32511/juteks.v3i1.201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji sejauhmana FRP tube yang terbuat dari Carbon Fiber Sheet efektif digunakan sebagai material perkuatan kolom beton ringan pada saat kolom tersebut dibebani secara tekan sentris. Sejumlah delapan buah silinder beton ringan dengan ukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm dicetak dan dites hingga hancur. Kedelapan silinder tersebut terdiri dari dua buah silinder tanpa perkuatan, empat buah silinder dengan perkuatan menggunakan FRP tube, dan dua buah silinder dengan perkuatan menggunakan FRP wrapping. Hasil penelitian ini tidak dapat menunjukan sejauhmana FRP tube maupun wrapping efektif digunakan untuk memperkuat beton ringan karena benda uji miring. Walaupun demikian, tampak bahwa FRP tube dengan 3 lapis sangat efektif untuk memperkuat beton ringan Karena itu, untuk mengatasi masalah kemiringan pada benda uji yang diperkuat dengan FRP tube, perlu digunakan bekesting pada saat pengecoran.
Studi Eksperimental Penggantian Sebagian Semen dengan Kombinasi Serbuk Kapur dan Serbuk Bata Merah untuk Beton Ramah Lingkungan Priska Gardeni Nahak; Melchior Bria; Anastasia Henderina Muda; Jusuf Wilson Meynerd Rafael; Praty Dewi
Construction and Material Journal Vol. 8 No. 1 (2026): Construction and Material Journal Vol. 8 No. 1 Mei 2026
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/cmj.v8i1.8278

Abstract

This study aimed to evaluate the effect of partially replacing cement with a combination of lime and red brick powders on the compressive strength of eco-friendly concrete. The background of this study is based on the high carbon emissions from Portland cement production, necessitating more sustainable local material alternatives. Lime powder serves as a filler that enhances density and early hydration, whereas red brick powder has pozzolanic potential owing to its silica and alumina content. Concrete cylinder test specimens were created using a combination of 80% lime powder and 20% red brick powder, with variations in cement replacement of 0%, 5%, 15%, and 25%. The tests included a slump test for workability and compressive strength tests at 7 and 28 d. The test results showed that the control concrete (0% substitution) had an average compressive strength of 12,74 MPa, whereas the 5% substitution yielded 9,03 MPa, 15% substitution reached 9,43 MPa, and 25% substitution decreased to 7,46 MPa. Thus, 15% substitution can be considered a compromise between strength and sustainability, although none of the variations reached the target of 20 MPa. Further research is recommended to refine the optimal substitution ratio and explore long-term performance characteristics.