Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

BUDAYA MASYARAKAT SUKU TALANG MAMAK DALAM BAGIAN CIVIC CULTURE Islamuddin, Hana Mauludea, Nurhadianto,
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.646 KB) | DOI: 10.31571/edukasi.v14i1.285

Abstract

Permasalahan yang muncul dari berbagai kebudayaan yang ada di Indonesia terjadi sebuah pasang surut dalam mempertahankan kebudayaanya, sehingga dia lebih bangga kepada kebudayaan yang datang dari luar dari pada mempetahankan kebudayaanya sendiri, lambat laun kebudayaan yang ada akan terkikis dimakan oleh waktu. Sehingga dalam kajian ini menggali kembali kebudayaan dalam suku Talang Mamak bisa menjadi bagian dari Civic Culture. Rumusan masalah dalam kajian ini adalah bagaimana deskripsi budaya suku Talang Mamak dalam bagian civic culture, dengan tujuan dapat mendeskripsikan budaya masyarakat suku Talang Mamak dalam bagian civic culture. Hasil Kajian Suku Talang Mamak memiliki kebudayaan yaitu kelahiran, mendanau, kumantan, gawai gadang dan kematian. Dalam konteks civic culture terdapat nilai saling percaya, sikap kemampuan bekerja sama, kepercayaan (religius), tanggung jawab, solidaritas, musyawarah, kebersamaan, dan gotong royong. Sehingga budaya suku Talang Mamak masih eksis walaupun diterpa oleh arus peradaban yang sangat pesat seperti saat sekarang ini. Kata kunci: Civic culture, suku, talang mamak
PENUMBUHAN KESADARAN SEJARAH PESERTA DIDIK MELALUI METODE KARYAWISATA DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH SITUS KERATON KADRIYAH Mauludea, Hana
JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL Vol 24, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpis.v24i1.1608

Abstract

Site Kadriyah palace as local history studies should be intensified, in the teaching of history in schools. Method of learning utilization the local history field trip site Kadriyah palace in SMA Muhammadiyah 1 Pontianak was able to enhance the learners' enthusiasm for learning history. Conditions of a historical awareness of learners generally mixed. Some karatkter awareness of history found among others the emergence of attitudes prepared for the future, alert, creative, appreciate the past, the spirit of hard work and others. This study is expected to describe the historical consciousness and contribute to the teaching of local history in Pontianak and the surrounding area. Also expected to study the history of the palace site Kadriyah be intensified to be one source of learning history. Keywords: Consciousness the History, Methods of Field Trips, Local History, Sultan Kadriyah Site
Budaya Masyarakat Suku Talang Mamak dalam Bagian Civic Culture Hana Mauludea; Nurhadianto Nurhadianto; Islamuddin Islamuddin
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 1 (2016): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v14i1.285

Abstract

Permasalahan yang muncul dari berbagai kebudayaan yang ada di Indonesia terjadi sebuah pasang surut dalam mempertahankan kebudayaanya, sehingga dia lebih bangga kepada kebudayaan yang datang dari luar dari pada mempetahankan kebudayaanya sendiri, lambat laun kebudayaan yang ada akan terkikis dimakan oleh waktu. Sehingga dalam kajian ini menggali kembali kebudayaan dalam suku Talang Mamak bisa menjadi bagian dari Civic Culture. Rumusan masalah dalam kajian ini adalah bagaimana deskripsi budaya suku Talang Mamak dalam bagian civic culture, dengan tujuan dapat mendeskripsikan budaya masyarakat suku Talang Mamak dalam bagian civic culture. Hasil Kajian Suku Talang Mamak memiliki kebudayaan yaitu kelahiran, mendanau, kumantan, gawai gadang dan kematian. Dalam konteks civic culture terdapat nilai saling percaya, sikap kemampuan bekerja sama, kepercayaan (religius), tanggung jawab, solidaritas, musyawarah, kebersamaan, dan gotong royong. Sehingga budaya suku Talang Mamak masih eksis walaupun diterpa oleh arus peradaban yang sangat pesat seperti saat sekarang ini. 
PEMANFAATAN LABORATORIUM PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN CIVIC KNOWLEDGE MAHASISWA IKIP PGRI PONTIANAK Fety Novianty, M. Anwar Rube’i, Hana Mauludea
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v3i1.278

Abstract

Salah satu sumber belajar yang mempunyai peran penting adalah laboratorium. Tanpa laboratorium, maka pembelajaran akan sulit memahami pelajaran, terutama materi yang bersifat aplikasi. Laboratorium adalah tempat belajar mengajar melalui metode praktikum yang dapat menghasilkan pengalaman belajar dimana siswa berinteraksi dengan berbagai alat dan bahan untuk mengobservasi gejala-gejala yang dapat diamati secara langsung dan dapat membuktikan sendiri sesuatu yang dipelajari, untuk melatih dalam hal keterampilan melakukan praktik, demonstrasi, percobaan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Laboratorium merupakan sumber belajar yang efektif untuk mencapai kompetensi yang diharapkan bagi peserta didik banyak fungsi dan manfaat yang dapat diambil dari pengunaan laboratorium oleh karena itu untuk mengoptimalkan fungsi laboratorium perlu dikelola secara baik untuk kelancaran proses belajar mengajar. Kata Kunci: Laboratorium PPKn, Sumber Belajar, Pengetahuan Kewarganegaraan.
STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS DI SMP NEGERI 28 KOTA PONTIANAK Kustini Handayani; Hana Mauludea
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 9 No. 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v9i2.6652

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi berkaitan dengan permasalahan mengenai pembelajaran yang belum maksimal dikarenakan kondisi kelas yang kurang aktif, keberagaman karakteristik peserta didik, serta kondisi kelas yang kurang kondusif, sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan memperbaiki proses pengajaran melalui strategi pembelajaran berdiferensiasi untuk mengetahui kemampuan belajar peserta didik, agar dapat mengakomodir kebutuhan belajar peserta didik dan berdampak terhadap peningkatan hasil belajar. Penilitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan kelas (classroom action research) yang dibagi menjadi dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan Tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas VIII Semester Ganjil di SMP Negeri 28 Kota Pontianak Tahun Ajaran 2023/2024. Adapun hasil penelitian yang dilaksanakan pada 34 orang peserta didik. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berrdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Analisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran berbasis video pada pelajaran ilmu pengetahuan sosial Erni Fatmawati; Hana Mauludea; Farhan Ramadhan Muhamad Alatri; Husin Husin
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v12i1.4499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media pembelajaran berbasis video pada pelajaran ilmu pengetahuan sosial. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan bentuk survei. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Guru IPS dan Siswa kelas VIII SMP Negeri 16 Pontianak. Teknik dan alat pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi dan komunikasi tidak langsung dengan menggunakan pedoman observasi dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di SMP Negeri 16 Pontianak memerlukan media pembelajaran berbasis video Sparkol VideoScribe berdasarkan hasil penghitungan persentase jawaban 75%.  
Attitude Of Border Communities Towards Local Wisdom: Between Modernization And Preservation Nurhadianto Nurhadianto; Hana Mauludea Hana
Jurnal Scientia Vol. 13 No. 03 (2024): Education and Sosial science, June - August 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/scientia.v13i03.2465

Abstract

This research aims to analyze and explain the understanding, feelings and actions of border area communities regarding the local wisdom values of Antar Pakatan in Simpang Empat Village, Sambas Regency. This research method uses naturalistic qualitative research methods. Data techniques and analysis use observation and interviews. The results of the research show that the attitude of border communities towards the value of local wisdom in Simpang Empat Village, Sambas Regency can be categorized as a high spirit of mutual cooperation and solidarity. The attitude of the Sambas community in maintaining local wisdom shows their awareness of the importance of preserving cultural heritage and traditional knowledge which has become an integral part of their identity.
REINFORCEMENT OF CHARACTER VALUES IN SOCIAL SCIENCE EDUCATION AT MADRASAH TSANAWIYAH MATHLA’UL ANWAR PONTIANAK Hana Mauludea; Siswandi Siswandi; Nurhadianto Nurhadianto
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 15, No 2 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v15i2.50437

Abstract

The purpose of this research is to describe what strengthening character values looks like in Mathla'ul Anwar Pontianak-based social studies education. It is hoped that this description of the educational pattern carried out at the Mathla'ul Anwar Islamic Boarding School can contribute to a learning model that can strengthen the character values of students. This research uses a case study method using data collection techniques as a guide to observation, interviews, and documentation. The analysis was carried out qualitatively based on data found through observations, interviews, and collected documents. The results of this research show that the education pattern carried out by Pesantren Pondok is quite progressive in strengthening character values. During routine recitation activities, ustadz and ustadzah highlight the latest themes in the community. Islamic boarding schools make strict rules in an effort to instill discipline and religious values, but they do not exclude modern elements. When students have good character, social intelligence is created in them so that when they enter society, they still have morals and social insight because they have social intelligence. Mathla'ul Anwar Islamic Boarding School is an Islamic educational institution in Indonesia that is widely known and has an important role in Islamic education. Like other Islamic boarding schools, Mathla'ul Anwar also emphasizes the importance of strengthening character values in the education of his students. Good character values provide a basis for decision-making. Santri who have grown up with values such as justice, sincerity, and responsibility will be more likely to make wise and responsible decisions. The aim of this character education is to form students who not only have good religious knowledge but also have noble personalities, commendable morals, and are able to contribute positively to society. By having good character and implementing positive values in their daily lives, students can create an environment that is harmonious, supports each other, and allows them to develop holistically.
PERAN GURU DALAM MENDORONG INTERAKSI SOSIAL POSITIF DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 JANGKANG KABUPATEN SANGGAU Nurlelawati, Martina; Mauludea, Hana; Siswandi, Siswandi
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 2 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v10i2.6771

Abstract

Penelitian ini mencoba untuk memastikan peran yang dimainkan pendidik dalam meningkatkan hubungan sosial yang konstruktif di kalangan siswa yang belajar IPS di SMP Negeri 1 Jangkang. Guru merupakan bagian integral dari proses pendidikan, pengajaran, dan pendampingan karena mereka memberikan teladan bagi siswa untuk menjadi orang yang bermoral tinggi. Pada dasarnya tujuan pendidikan IPS adalah untuk menginformasikan dan membekali siswa dengan keterampilan dasar yang diperlukannya untuk tumbuh menjadi individu yang sesuai dengan lingkungan, bakat, minat, dan kemampuannya. Interaksi sosial yang positif antara pengajar dan siswa akan mempengaruhi perkembangan anak-anak saat ini dan di masa depan, memungkinkan mereka untuk menjadi lebih terintegrasi tidak hanya dalam masyarakat tetapi juga dalam lingkungan yang lebih luas di luar sekolah.
REINFORCEMENT OF CHARACTER VALUES IN SOCIAL SCIENCE EDUCATION AT MADRASAH TSANAWIYAH MATHLA™UL ANWAR PONTIANAK Mauludea, Hana; Siswandi, Siswandi; Nurhadianto, Nurhadianto
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol. 15 No. 2 (2023): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) DECEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v15i2.50437

Abstract

The purpose of this research is to describe what strengthening character values looks like in Mathla'ul Anwar Pontianak-based social studies education. It is hoped that this description of the educational pattern carried out at the Mathla'ul Anwar Islamic Boarding School can contribute to a learning model that can strengthen the character values of students. This research uses a case study method using data collection techniques as a guide to observation, interviews, and documentation. The analysis was carried out qualitatively based on data found through observations, interviews, and collected documents. The results of this research show that the education pattern carried out by Pesantren Pondok is quite progressive in strengthening character values. During routine recitation activities, ustadz and ustadzah highlight the latest themes in the community. Islamic boarding schools make strict rules in an effort to instill discipline and religious values, but they do not exclude modern elements. When students have good character, social intelligence is created in them so that when they enter society, they still have morals and social insight because they have social intelligence. Mathla'ul Anwar Islamic Boarding School is an Islamic educational institution in Indonesia that is widely known and has an important role in Islamic education. Like other Islamic boarding schools, Mathla'ul Anwar also emphasizes the importance of strengthening character values in the education of his students. Good character values provide a basis for decision-making. Santri who have grown up with values such as justice, sincerity, and responsibility will be more likely to make wise and responsible decisions. The aim of this character education is to form students who not only have good religious knowledge but also have noble personalities, commendable morals, and are able to contribute positively to society. By having good character and implementing positive values in their daily lives, students can create an environment that is harmonious, supports each other, and allows them to develop holistically.