Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Keterlibatan Guru dalam Proses Perkembangan Kemandirian Peserta Didik Sekolah Dasar Esti Nur Qorimah; Wisnu Cahyo Laksono
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5180

Abstract

Dalam perkembangan belajar peserta didik tentunya diperlukan sebuah faktor pendukung dalam keberhasilan dalam belajar salah satunya kemandirian. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan keterlibatan guru dalam proses perkembangan kemandirian peserta didik kelas I di SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif eksploratin. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Unggulan Botok, Kabupaten Karanganyar dengan subjek penelitian ialah guru dan siswa kelas I bilingual putra. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan obeservasi. Wawancara dalam penelitian ini dilakukan oleh guru kelas I bilingual putra di SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok. Observasi dalam penelitian ini dilakukan pada guru dan siswa kelas I bilingual putra SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan guru dalam perkembangan kemandirian peserta didik di kelas I bilingual putra SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok sudah baik, karena guru sudah menjadi fasilitator yang memberi kesempatan peserta didik untuk terlibat aktif dalam perkembangan kemandiriannya. Selain itu, proses perkembangan kemandirian peserta didik mengalami beberapa kendala yang mengakibatkan peserta didik sulit untuk mengembangkan kemandiriannya dalam proses pembelajaran. Untuk itu, diperlukan kerjasama yang dilakukan oleh orangtua dan guru terhadap peserta didik sebagai suatu solusi yang efektif demi mencapai proses perkembangan kemandirian peserta didik.
Keterlibatan Guru dalam Proses Perkembangan Kemandirian Peserta Didik Sekolah Dasar Esti Nur Qorimah; Wisnu Cahyo Laksono
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5180

Abstract

Dalam perkembangan belajar peserta didik tentunya diperlukan sebuah faktor pendukung dalam keberhasilan dalam belajar salah satunya kemandirian. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan keterlibatan guru dalam proses perkembangan kemandirian peserta didik kelas I di SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif eksploratin. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Muhammadiyah Program Unggulan Botok, Kabupaten Karanganyar dengan subjek penelitian ialah guru dan siswa kelas I bilingual putra. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan obeservasi. Wawancara dalam penelitian ini dilakukan oleh guru kelas I bilingual putra di SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok. Observasi dalam penelitian ini dilakukan pada guru dan siswa kelas I bilingual putra SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok. Hasil penelitian menunjukkan keterlibatan guru dalam perkembangan kemandirian peserta didik di kelas I bilingual putra SD Muhammadiyah Program Unggulan Botok sudah baik, karena guru sudah menjadi fasilitator yang memberi kesempatan peserta didik untuk terlibat aktif dalam perkembangan kemandiriannya. Selain itu, proses perkembangan kemandirian peserta didik mengalami beberapa kendala yang mengakibatkan peserta didik sulit untuk mengembangkan kemandiriannya dalam proses pembelajaran. Untuk itu, diperlukan kerjasama yang dilakukan oleh orangtua dan guru terhadap peserta didik sebagai suatu solusi yang efektif demi mencapai proses perkembangan kemandirian peserta didik.
Pemberdayaan Paguyuban Seni Langen Bekso Rahayu Ngremboko untuk Pembentukan Karakter dan Nilai Moral Anak Desa Sukorejo Kabupaten Pacitan Wulan Trisnawaty; Esti Nur Qorimah; Samsul Hadi
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 1 (2026): February
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i1.18436

Abstract

This community service program aims to foster character development and moral values among children in Sukorejo Village in response to the challenges of digitalization that may negatively affect positive moral values. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach implemented through five stages: socialization, training, technology application, mentoring and evaluation, and program sustainability. The outcomes of the program resulted in two main outputs: an age-appropriate innovation of the Langen Bekso dance and the development of the Langen Bekso website as a digital information platform presenting the history, cultural values, and artistic activities of the Paguyuban Rahayu Ngremboko community. The simplification of dance movements facilitated children’s learning, fostered pride in local culture, and strengthened discipline and togetherness. In addition, regular psychosocial mentoring and moral education classes contributed to the development of positive character traits, such as honesty, responsibility, and empathy. Educational efforts and the rebranding of Langen Bekso also enhanced community understanding of the relevance of traditional arts in the modern era, thereby promoting the sustainable preservation of local culture.
PENERAPAN MEDIA OPEN THE BOX TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III SDN 2 SIDOMULYO Mahardika Putri; Heni Atun Nikmah; Nurul Arifatul Anida; Jihan Islamiati Qurotul Uyun; Dwi Dhayin Tarini; Esti Nur Qorimah
Scholarly Journal of Elementary School Vol 6 No 1 (2026): Scholarly Journal of Elementary School
Publisher : PGSD STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/sjes.2026.6.1.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan minat belajar matematika melalui media Open The Box pada materi perkalian siswa kelas III SDN 2 Sidomulyo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek 21 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Open The Box meningkatkan minat belajar siswa secara signifikan. Siswa terlihat lebih antusias, aktif, dan fokus selama pembelajaran. Hasil angket menunjukkan 68% siswa memiliki minat sangat tinggi dan 32% tinggi. Media Open The Box terbukti efektif menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan sehingga meningkatkan minat belajar matematika pada materi perkalian.
Pembelajaran Sholat Jenazah sebagai Upaya Penanaman Kesadaran Fardhu Kifayah Peserta Didik: Program KKN Mahasiswa STAI Solok Nan Indah Di Jorong Baduih, Nagari Simawang Tahun 2026 Nurhayati; Bintang Ramadhan; Dina Dahliana; Esti Nur Qorimah
Journal of Social Empowerment Vol. 11 No. 01 (2026): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jse.2026.11.1.7

Abstract

This article reports the implementation of a Community Service Learning (Kuliah Kerja Nyata/KKN) program conducted by students of STAI Solok Nan Indah in Jorong Baduih, Nagari Simawang, Tanah Datar Regency, West Sumatra, in 2026. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach to enhance elementary school students' knowledge and practical skills in performing sholat jenazah (Islamic funeral prayer), a fardhu kifayah (collective religious obligation). The intervention consisted of two sequential sessions implemented as part of the Ramadhan Boarding School program at SDN 19 Simawang. The first session, held on March 6, focused on theoretical instruction covering the significance, pillars, procedures, and intentions of sholat jenazah. The second session, conducted on March 7, provided guided practical demonstrations and hands-on practice. Program effectiveness was evaluated through assessments of both theoretical understanding and practical performance. The results showed an average score of 82.8 (on a 0–100 scale) for theoretical knowledge and 84.5 for practical skills, with both outcomes categorized as Berkembang Sesuai Harapan (Developing as Expected). These findings indicate that a structured PAR-based learning model integrating theoretical instruction with supervised practice effectively strengthens students' competence in performing sholat jenazah. The study demonstrates the potential of community-engaged service-learning programs to reinforce Islamic religious education by promoting both conceptual understanding and practical religious competence in school settings.