Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Artika

Perancangan Buku Ilustrasi Sebagai Media Pengenalan Binatang Langka dan Dilindungi di Pulau Jawa Kepada Anak-Anak Usia 7 - 9 Tahun Arjuna Bangsawan; Restu Hendriyani Magh'firoh; Ahmad Fathoni Sugiarto
Artika Vol 6 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v6i2.561

Abstract

Di Pulau Jawa terdapat beragam jenis hewan endemik yang terancam punah karena aktifitas manusia, sehingga diperlukan edukasi tentang pengenalan binatang langka di Pulau Jawa guna pemenuhan informasi dan pengetahuan terhadap anak-anak Penelitian ini dilakukan guna merancang buku ilustrasi sebagai media pengenalan binatang langka dan dilindungi di Pulau Jawa terutama bagi anak-anak usia 7 – 9 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif berupa wawancara dengan guru Sekolah Dasar dan pihak Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi (IAR) Indonesia, serta beberapa sumber lain seperti buku, jurnal dan internet. Metode perancangan yang digunakan adalah riset, pembuatan sketsa, dan proses digitalisasi. Pemaparan bentuk visual yang atraktif diharapkan dapat menarik perhatian target audience sehingga dapat memahami binatang yang ada di Pulau Jawa. Perancangan ini menghasilkan buku ilustrasi berjudul “PETUALANGAN ZURI DI HUTAN JAWA” membahas sembilan binatang langka yaitu Badak Jawa, Kukang Jawa, Macan Tutul Jawa, Owa Jawa, Elang Jawa, Babi Kutil, Banteng Jawa, Trulek Jawa, dan Surili Jawa. Berisi deskripsi/nama ilmiah binatang, area konservasi/persebaran binatang, jenis makanan dari binatang, ancaman dari binatang, ciri fisik binatang, siklus hidup, serta permainan interaktif pada akhir pembahasan binatang. Serta pembuatan media pendukung berupa banner, flyer, notebook, alat tulis, masker, sticker, magnet bergambar, totebag, t-shirt, dan feed Instagram untuk menunjang media utama.
Perancangan Buku Ilustrasi Interaktif Aktivitas Domestik Sebagai Media Edukasi Untuk Anak Usia 4-6 Tahun Octavia Tungary; Arjuna Bangsawan; Kiki Nilasari
Artika Vol 7 No 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v7i1.652

Abstract

Pekerjaan domestik sering kali menjadi beban dan ditujukan hanya untuk perempuan, namun, baik laki-laki dan perempuan bertanggung jawab atasnya. Tanggung jawab ini dapat diperkenalkan pada anak usia dini atau masa usia keemasan sebagai aktivitas yang menyenangkan sehingga membawa dampak positif di masa depan ketika mereka dewasa. Metode kualitatif digunakan untuk merancang akhir tiga seri buku yang didedikasikan untuk anak laki-laki dan perempuan pada usia 4 sampai 6 tahun. Dalam penyampaian konsep buku, mendongeng, illustrasi, dan aktivitas interaktif digunakan untuk mendapatkan perhatian mereka terhadap tema dan juga untuk meningkatkan minat baca serta kemampuan motorik mereka. Penyajian melalui media kreatif ini membawa pesan-pesan edukatif yang secara tidak sadar akan membentuk pola pikir dan kemandirian anak. Buku-buku sebagai media edukasi ini bertujuan untuk membangun kesadaran anak bahwa pekerjaan domestik sebagai kewajiban yang akan membentuk perilaku mereka sehari-hari dan melawan stereotip yang salah dalam menempatkan pekerjaan domestik sebagai ‘pekerjaan khusus perempuan.
Perancangan Board Game Sebagai Media Pengenalan Tujuh Presiden Indonesia Untuk Anak Usia 10-12 Tahun Arjuna Bangsawan; Restu Hendriyani Magh'firoh; Nicolaus Alexander Lee
Artika Vol 7 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v7i2.713

Abstract

Indonesia dipimpin oleh presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Sebagai kepala negara, presiden adalah simbol resmi negara Indonesia. Sementara itu, sebagai kepala pemerintahan, presiden dibantu oleh wakil presiden dan menteri-menteri dalam kabinet, memegang kekuasaan eksekutif untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintah sehari-hari. Indonesia hingga saat ini telah dipimpin oleh tujuh presiden, dan memiliki pencapaian serta latar belakang yang berbeda-beda. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai media pembelajaran kepada anak usia 10-12 tahun guna menanamkan wawasan kebangsaan dan membangun rasa nasionalisme. Dengan membangun rasa nasionalisme pada anak-anak, kita dapat menciptakan generasi yang memiliki koneksi emosional dan tanggung jawab terhadap negara mereka, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang kuat dan berkelanjutan. Perlu adanya media pembelajaran untuk memperkenalkan tujuh presiden Indonesia dengan media yang menyenangkan sehingga dapat menjadi sarana edukasi untuk memperkenalkan tujuh presiden Indonesia. Perancangan ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan sumber data dari buku, jurnal dan internet. Selain itu melakukan studi komparator dengan board game yang sejenis untuk menggali data melalui analisis SWOT. Tahapan perancangan meliputi pemilihan tema, pemilihan konsep, tahap desain, tahap prototype, hingga tahap akhir. Perancangan ini menghasilkan board game roll and move dengan nama “7 PRESIDEN INDONESIA” yang memiliki komponen board, tujuh pion akrilik, 140 kartu kuis, 28 kartu kesempatan, 28 kartu penyerang, tujuh kartu biografi, 28 token reward, lencana juara pertama, panduan, dadu, dan packaging. Media pendukung yang digunakan berupa stiker, stiker nama, gantungan kunci, pembatas buku, notebook, kaos, totebag, magnet bergambar, x-banner, dan feed instagram. Hasil uji coba yang didapat memberikan hasil bahwa anak mendapatkan edukasi mengenai tujuh presiden Indonesia melalui permainan yang unik disertai dengan presaingan untuk menyelesaikan kuis secepat mungkin dengan bantuan seperti kartu kesempatan dan kartu penyerang.
Perancangan Kampanye Sosial Tentang Daur Ulang Sampah Kertas Menjadi Kerajinan Miniatur Untuk Mewujudkan Ekonomi Hijau Restu Hendriyani Magh'firoh; Arjuna Bangsawan; Alfredo Enrico Filbert Hatut
Artika Vol 8 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v8i1.824

Abstract

Sampah kertas merupakan sampah yang termasuk sampah organik yang dapat diuraikan. Sampah kertas selain mengganggu lingkungan, juga menimbulkan berbagai masalah untuk lingkungan sekitar. Dengan begitu perlunya dilakukan daur ulang terhadap sampah kertas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kampanye sosial tentang daur ulang sampah kertas untuk mengedukasi dampak sampah kertas serta cara mendaur ulang sampah kertas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif (wawancara dan kuisioner) serta beberapa sumber lain seperti buku, jurnal dan internet serta menggunakan metode komunikasi persuasif dalam penyampaian kata-kata atau kalimat yang bertujuan untuk mengajak, menghimbau, mengubah perilaku, sikap, dan pola pikir. Metode perancangan yang digunakan adalah tahap perancangan ide dan konsep, tahap pemilihan alat dan bahan, tahap proses pembuatan karya dan tahap perancangan media pendukung. Hassil perancangan ini berupa e-book yang berjudul “Gunakan Sampah Kertas Untuk Kedua Kalinya” dengan pembahasan mengenai sampah kertas dan dampak yang ditimbulkan serta cara untuk mendaur ulang sampah dan stan instalasi yang bernama “Stasiun Daur Ulang Kertas”. Selain itu juga terdapat media pendukung untuk menunjang media e-book dan stan instalasi. Diharapkan kampanye ini dapat membuat masyarakat mengetahui dampak yang ditimbulkan dari sampah kertas dan mengetahui cara mendaur ulang sampah kertas, sehingga masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dari sampah kertas.