Benny Rahmawan Noviadji
Institut Informatika Indonesia Surabaya

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Perancangan Microblog Instagram Tentang Kesehatan Jantung Untuk Usia 18-22 Tahun Arjuna Bangsawan; Benny Rahmawan Noviadji; Brenda Aprilia Spanic
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 6, No 1 (2023): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v6i1.8881

Abstract

Jantung merupakan salah satu organ penting dalam tubuh manusia yang bertugas mengalirkan darah, yang harus dijaga dan dirawat setiap individu agar aktivitas dapat berjalan optimal. Namun banyak masyarakat kurang peduli terhadap kesehatan jantungnya terutama usia 18-22 tahun yang kurang sadar untuk merawatnya. Penelitian ini dilakukan agar dapat merancang ilustrasi yang efektif pada microblog di platform Instagram untuk usia 18-22 tahun dengan membahas teori umum seputar kesehatan jantung. Perancangan ini dilakukan dengan pengumpulan data primer dan sekunder yaitu wawancara dokter spesialis jantung dan psikolog serta beberapa sumber seperti buku, jurnal dan internet. Tahapan perancangan ini menggunakan design thinking dengan 5 tahapan yaitu empathize, define, ideate, prototype dan test. Hasil akhir perancangan ini berupa konten microblog dalam akun Instagram yaitu jantung.sahabatku. Dengan media utama feed Instagram berjumlah 90, story Instagram berjumlah tiga set, reels Instagram berjumlah tiga set, filter Instagram berjumlah dua dan gif Instagram berjumlah tiga.Media digital maupun cetak sebagai media pendukung yaitu wallpaper smartphone, stiker Whatsapp, tumbler, notebook, gantungan kunci, tote bag, kaos, x-banner, stiker dan magnet kulkas. Perancangan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian usia 18-22 tahun untuk menjaga kesehatan jantung lebih baik lagi. 
Perancangan Animasi Stop Motion Sebagai Media Edukasi Untuk Memahami Aturan Sensor Tayangan Televisi Bagi Remaja Usia 12 — 21 Tahun Benny Rahmawan Noviadji; Briantito Adiwena; Fernando Andriyanto
Artika Vol 7 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v7i2.755

Abstract

Sensor pada tayangan televisi berfungsi untuk membatasi informasi dan pesan yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku, Akan tetapi, saat ini banyak masyarakat yang belum memahami aturan dan ketentuan tentang sensor tersebut. Keterbatasan ini telah memicu anggapan bahwa efektifitas sensor televisi di Indonesia sangat menyimpang dari tujuan utama. Dan juga banyak munculnya suatu fenomena anggapan sensor alay, sensor berlebihan dan tidak tepat sasaran. Oleh karena itu maka diperlukan suatu media yang mampu berperan dalam menjembatani masyarakat dengan lembaga sensor terkait dengan cara memberikan edukasi mengenai aturan dan ketentuan sensor televisi Metode penelitian berupa metode campuran, yaitu dengan wawancara langsung dan melalui penyebaran kuesioner. Metode perancangan yang dilakukan adalah ide cerita, pembuatan figur dengan bahan clay, proses digital dan editing. Hasil dari perancangan ini berupa tayangan video iklan layanan masyarakat sebanyak 3 episode dengan durasi 6 menit. Video ditayangkan melalui Youtube dengan target penonton utama remaja. Dikemas dengan gaya stop motion dengan tujuan agar penonton tidak merasa bosan dan fokus dengan penjelasan tentang tujuan sensor.
Perancangan Buku Ilustrasi Sebagai Sarana Edukasi dan Dukungan Sosial Terhadap Penderita Skizofrenia Swesti Anjampiana Bentri; Benny Rahmawan Noviadji; Samuel Indra Kristiawan
Artika Vol 8 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : Center for Research and Community Service, Institut Informatika Indonesia (IKADO) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/artika.v8i1.858

Abstract

Gangguan kejiwaan dapat dapat dialami setiap orang dan mengakibatkan gangguan cara berpikir, merasa, perilaku dan interaksi. Skizofrenia adalah gangguan jiwa berat yang bersifat kronis. dimana penderita mengalami kesulitan untuk membedakan antara realita dan delusi atau waham maupun halusinasi yang dialami. Saat ini masih banyak yang belum memahami tentang skizofrenia, sehingga memerlukan media untuk mengenalkan atau mengedukasi tentang skizofrenia. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan perancangan media edukasi akan pentingnya dukungan sosial terhadap penderita skizofrenia berupa buku ilustrasi yang ditujukan kepada kalangan remaja hingga dewasa. Tujuan karya ini adalah agar mereka sebagai orang terdekat dapat memahami apa itu skizofrenia dan bagaimana menanganinya. Proses perancangan dimulai dari riset data melalui wawancara dengan seorang psikiater. Selain itu juga melalui observasi terhadap salah satu penderita. Pengumpulan data sekunder didapatkan dari beberapa sumber seperti buku, jurnal dan artikel. Proses pembuatan karya dimulai dari penyusunan materi buku, desain karakter, sketsa, layout. Hingga dihasilkan karya berupa buku ilustrasi berisi 60 halaman sebagai media utama. Melalui perancangan buku ilustrasi ini diharapkan kalangan remaja dan dewasa dapat lebih memahami skizofrenia dan penangannanya, sehingga memberikan dampak positif bagi penderita untuk bisa berfungsi dengan baik dalam kehidupan.
Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Media Pengenalan Bidang Keilmuan Desain Noviadji, Benny Rahmawan; Hendrawan, Angga
Jurnal Desain Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1447.505 KB) | DOI: 10.30998/jd.v8i2.7930

Abstract

Desain merupakan salah satu bidang ilmu pendidikan tinggi di Indonesia yang mengalami peningkatan minat cukup besar. Hal ini turut didukung dengan berlangsungnya revolusi industri 4.0 yang melibatkan peranan desain secara signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja dan gaya hidup. Peningkatan minat terhadap bidang desain di Indonesia belum diikuti oleh keberadaan literatur khususnya buku yang membahas bidang desain secara utuh. Sebagian besar literatur masih sebatas membahas keterampilan teknis. Keberadaan buku yang membahas keterampilan konseptual masih tergolong minim. Hingga saat ini belum ada buku dari penulis lokal yang membahas bidang desain secara terpadu, sebagian justru menampilkan sepotong-sepotong rumpun ilmu di dalamnya. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini dilakukan untuk merancang dan menyusun sebuah buku sebagai literatur bidang desain.  Metode yang digunakan pada perancangan ini adalah Research and Development dengan pendekatan model ADDIE, dengan tahapan sebagai berikut: 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation dan 5) Evaluation. Penelitian ini menghasilkan purwarupa berupa buku dengan pendekatan ilustrasi sebagai media sekaligus literatur untuk mengenalkan bidang keilmuan desain secara terpadu dan disajikan secara atraktif sehingga dapat memberikan motivasi belajar dan pemahaman bagi siswa Sekolah Menengah Atas/Kejuruan dan mahasiswa semester awal yang ingin mengetahui bidang desain dengan lebih luas.
Analisis Hermeneutika Gadamer Karya-Karya Lukisan Roby Dwi Antono Dalam Pameran “Lucid Fragments" Noviadji, Benny Rahmawan
Journal of Contemporary Indonesian Art Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jocia.v8i2.7542

Abstract

Hermeneutika merupakan kegiatan untuk menyingkap makna sebuah teks, dimana teks dapat dipahami sebagai jejaring makna atau simbol-simbol. Gadamer, seorang tokoh hermeneutika berpendapat bahwa memahami merupakan proses yang terus melibatkan peleburan dari berbagai horizon. Karya seni, khususnya seni lukis merupakan objek yang dapat dipahami secara fleksibel dengan melibatkan horizon masa lampau dan masa sekarang. Tulisan ini bertujuan untuk menelaah makna teks lukisan Pop-Surealisme karya Roby Dwi Antono melalui pameran tunggalnya bertajuk “Lucid Fragments” sebagai representasi dari dua kekuatan, dimana simbolisme yang jelas (lucid) memvisualisasikan pecahan (fragments) dari ingatan masa lalu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutika Gadamer yang menekankan analisisnya pada konsep historis, dialektis, prasangka dan linguistik. Hasil analisis melalui pendekatan hermeneutika gadamer menunjukan bahwa “Lucid Fragments” memiliki makna historis yaitu menceritakan tentang keadaan seniman dan kenangan masa lalu sebagai latar belakang terwujudnya karya. Makna dialektis karya lukis Roby merupakan alegori kehidupan sebagai representasi dari nostalgia pahit manisnya kehidupan masa lalu. Makna prasangka karya Roby merupakan bentuk dekonstruksi karya pop-surealisme melalui ragam kebaruanyang dihadirkan dalam karya. Sedangkan makna linguistik terdapat pada penyampaian bahasa visual pada setiap karya, hal ini memaknai bahwa representasi kenangan-kenangan masa lalu dapat menjadi refleksi bagi umat manusia sebagai motivasi diri untuk mewujudkan perubahan yang positif bagi kehidupan masa sekarang dan yang akan datang.