Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

Pengembangan Desa Mitra Cokrodningratan Sebagai Desa “Pelita” (Peduli Ibu Dan Balita) Dalam Pencegahan Stunting Pada Balita Titih Huriah; Falasifah Ani Yuniarti; Nur Azizah Indriastuti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.836 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.498

Abstract

Stunting masih merupakan permasalahan kesehatan yang dialami oleh Indonesia, terutama kejadianstunting pada balita. Indonesia merupakan negara berkembang berkontribusi dalam pertumbuhan angkastunting pada balita di dunia dimana saat ini Indonesia merupakan peringkat ke lima kejadian stuntingpada balita di dunia. Stunting dapat dicegah dengan adanya kegiatan pemberdayaan masyarakat yaituketerlibatan desa dalam mendeteksi kejadian dan pencegahan stunting. Tujuan kegiatan pengabdianmasyarakat ini adalah meningkatkan derajat kesehatan adalah membentuk desa sadar stunting padabalita dengan menamakan desa PELITA (peduli ibu dan balita) di Kelurahan Cokrodiningratan. RW 09Kelurahan Cokrodningratan dipilih sebagai lokasi pengabdian dikarenakan Kota Yogyakarta merupakanKota yang paling tinggi angka kejadian stunting di Yogyakarta. Selain itu hasil skrining awal di RW 09Kelurahan Cokrodiningratan, dari 30 balita yang diukur status gizinya didapatkan balita yangmengalami gizi buruk (sangat pendek) 1 balita, pendek 19 balita, dan gizi baik 10 balita. Jadi disimpulkanterdapat 66,7% balita mengalami stunting dari 30 balita yang diukur status gizinya. Hasil daripengabdian ini adalah terbentuknya desa PELITA, meningkatnya derajat kesehatan balita, dan jugapeningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam pengasuhan anak. Pengembangan desaPELITA ini dharapkan dapat berkelanjutan dan dikelola dengan baik oleh Kelurahan dan Puskesmas.
Upaya Promosi Kesehatan Calon Jamaah Haji Di KBIH ‘Aisyiyah Bantul Syahruramdhani Syahruramdhani; Falasifah Ani Yuniarti; Yanuar Fahrizal
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.925 KB) | DOI: 10.18196/ppm.22.512

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar dan pengirim jamaah hajiterbanyak di dunia. Setiap tahunnya ada lebih dari 200.000 penduduk muslim Indonesia menunaikanibadah haji dengan dengan masa tunggu yang mencapai 10-25 tahun. Persentase jamaah haji denganrisiko kesehatan tinggi mencapai 30-45 % dengan faktor utamanya adalah usia lanjut. Oleh karena itu,penyelenggaraan pelayanan dan pembinaan kesehatan haji sangat diperlukan khusunya denganmelibatkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH)‘Aisyiyah Bantul merupakan perwakilan KBIH ‘Aisyiyah Yogyakarta di Bantul. Kegiatan ini bertujuanuntuk meningkatkan kepahaman dan kesiapan calon jamaah haji tentang aspek kesehatan baik fisikdan mental sebelum pemberangkatan haji. Kegiatan ini dilaksanakan melalui promosi kesehatan denganmetode penyampain materi, pemeriksaan atau skrining kesehatan dan konsultasi. Luaran dari kegiatanini, antara lain, (a) meningkatnya kepahaman calon jamaah haji tentang permasalah kesehatan yangsering dialami oleh jamaah haji; (b) teridentifikasinya kondisi tekanan darah, kolesterol dan asam uratcalon jamaah haji dan (c) meningkatnya kesiapan calon jamaah haji dalam mengantispasi kasuskesakitan selama menunaikan ibadah haji.
Aksi Santun Lansia di Padukuhan 19 Cetan Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul Nuriza Oktabi Almira; Muhammad Nadil Hidayat; Yunira Putri Ahadini; Putri Eka Andini; Muhammad Fakhriansyah; Auliyaa Ihda Wardhani; Ivana Salsabila; Nanda Fikri Fathoni; Falasifah Ani Yuniarti
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia umunya memiliki fisik maupun non fisik yang kondisinya telah banyak mengalami penurunan proses alamiah. Pelayanan kesehatan yang ramah lansia menjadi sebuah peluang yang baik untuk membantu lansia meningkatkan kemandiriannya. Berdasarkan latar belakang tersebut, kegiatan santun lansia yang terdiri dari kegiatan senam lansia dan skrinning kesehatan dipilih sebagai program kerja KKN Tematik Kesehatan UMY 048 Tahun 2023 yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani masyarakat dan sebagai screening kesehatan untuk mencegah faktor risiko terjadinya penyakit tidak menular (PTM). Hasil kegiatan diperoleh bahwa skrinning penyakit tidak menular dan senam merupakan salah satu aksi ramah lansia yang dapat meningkatkan peluang hidup lansia dan kemandirian lansia dalam menjaga kebugaran. Antusiasme masyarakat tinggi dalam kegiatan tersebut dengan 100 orang terlibat dalam kegiatan senam dan 30 orang dalam kegiatan cek kesehatan.